Jumlah Pelamar Formasi Guru PPPK di Aceh Utara Tahun 2021

JumLah pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) 2021untuk Jabatan fungsional guru SD dan SMP, sampai pendaftaran ditutup pada....

Ini Jumlah Pelamar Formasi Guru PPPK di Aceh Utara Tahun 2021

Kantor Bupati Aceh Utara yang baru di kawasan Landing, Kecamatan Lhoksukon.  
JumLah pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) 2021untuk Jabatan fungsional guru SD dan SMP, sampai pendaftaran ditutup pada 21 Juli 2021 mencapai 4.190 orang. 

JumLah pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) 2021untuk Jabatan fungsional guru SD dan SMP, sampai pendaftaran ditutup pada 21 Juli 2021 mencapai 4.190 orang. 

Saat ini, panitia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi sedang melakukan verifikasi terhadap berkas yang di-upload peserta. 

Dari jumlah pelamar tersebut, hasil verifikasi sementara jumlah pelamar yang sudah memenuhi syarat (MS) sampai Rabu (28/7/2021) pukul 16.00 WIB mencapai 4.008.

Sedangkan sisanya, 182 berkas pelamar lagi belum diverifikasi.

Artinya, semua berkas yang sudah diverifikasi panitia tersebut, memenuhi syarat (MS). 

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Aceh Utara menerimaPPPK2021untuk Jabatan Fungsional guru SD dan SMP mencapai 1.031 orang. 

Kuota tersebut tertuang dalam Keputusan Menpan RB, Nomor 667 Tahun 2021, tentang Penetapan Kebutuhan ASN di lingkungan Pemkab Aceh Utara Tahun 2021, ditetapkan 21 Juni 2021 di Jakarta. 

Kuota 1.031 guru PPK yang diterima tersebut terbagi dalam 598 lowongan.

Masing-masing, Guru Agama Islam, Guru Bahasa Indonesia. 

Kemudian Bahasa Inggris, Bimbingan Konseling, Guru Kelas, Guru Matematika, Guru Penjankes, Guru PPKN dan Guru Prakarya dan Keterampilan. 

Guru yang diterima tersebut akan ditempatkan di SDN dan SMP yang tersebar dalam 27 kecamatan di Aceh Utara. 

Berdasarkan data yang diperoleh Rabu (28/7) dari Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)Aceh Utara Syarifuddin MAP, jumlah pelamar terbanyak pada formasi ahli pertama guru kelas yaitu 1.659 orang.

Karena kuota yang disediakan formasi tersebut juga lebih besar dibandingkan formasi yang lainnya, yaitu 621 orang.(*)Aceh Tribun

»»

Jadwal Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2021

Ratusan CPNS mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Sport Center Arcamanik, Kota Bandung, Senin (14/9). Tes dilakukan dengan protokol kesehatan.
Ilustrasi/Foto: Wisma Putra

Pengumuman seleksi administrasi CPNS 2021 bisa dilihat pada 2- 3 Agustus mendatang. Tahapan ini menjadi yang paling ditunggu peserta CPNS 2021 setelah menyelesaikan pendaftaran yang berakhir pada 26 Juli lalu.

Menurut data Badan Kepegawaian Negara (BKN), per tanggal 27 Juli 2021 total peserta yang sudah mengisi formulir sebanyak 4.543.158, sedangkan yang sudah submit 4.030.182.

Nantinya, pengumuman seleksi administrasi CPNS 2021 dapat dilihat melalui situs SSCASN http://sscasn.bkn.go.id/. Peserta dapat login di situs SSCASN memasukkan NIK KTP dan kata sandi. Kemudian barulah bisa melihat pengumuman hasil seleksi administrasi.

Berikut ini cara mengecek hasil seleksi administrasi CPNS 2021:

1. Buka laman sscasn.bkn.go.id
2. Pada menu bar klik "Login"
3. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta password pada kolom yang tersedia
4. Klik "Masuk"
5. Apabila pelamar lolos, maka sistem SSCASN akan memuat pesan yang menyatakan kelulusan pelamar dalam seleksi administrasi
6. Unduh Kartu Ujian.

Setelah pengumuman seleksi administrasi CPNS 2021, peserta bisa mengajukan sanggahan jika keberatan dengan hasilnya. Masa sanggah akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 4-6 Agustus 2021.

(ara/ara)detik
»»

Pendaftaran PPPK Guru di Papua dan Papua Barat Diperpanjang hingga 31 Juli Karena Sepi Peminat

Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. 
AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). 

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperpanjang masa pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru khusus bagi Provinsi (Pemprov) Papua dan Papua Barat.

Perpanjangan masa pendaftaran masih akan dibuka hingga Sabtu (31/72021) pukul 23.59 WIB.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat Nomor B/1158/S.SM.01.00/2021 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by #ASNKiniBeda (@bkngoidofficial)

Sepi peminat

Perpanjangan pendaftaran PPPK untuk formasi di Papua dan Papua Barat dilakukan karena ada beberapa instansi yang masih sepi peminat.

Alasan lainnya adalah karena adanya keterlambatan pembukaan pendaftaran PPPK guru di Papua dan Papua Barat dan juga kendala akses jaringan selama proses pendaftaran.

Hal ini dibenarkan oleh Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono.

"Iya (sempat terlambat) dan pelamarnya masih sedikit," kata Paryono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Dari catatan BKN per Selasa (27/7/2021) pukul 17.31 WIB ada 3.388.953 orang yang telah submit pendaftaran seleksi calon aparatur sipil negara (CASN).

Namun dari jumlah pendaftar tersebut, sebagian besar wilayah Papua dan Papua Barat masih sepi peminat.

10 Instansi sepi peminat

Berikut 10 instansi di Papua dan Papua Barat dengan jumlah pelamar paling sedikit:

  1. Pemerintah Kabupaten Paniai 30 pendaftar
  2. Pemerintah Kabupaten Nduga 28 pendaftar
  3. Pemerintah Kabupaten Tolikara 28 pendaftar
  4. Pemerintah Kabupaten Intan Jaya 25 pendaftar
  5. Pemerintah Kabupaten Supiori 23 pendaftar
  6. Pemerintah Kabupaten Boven Digoel 22 pendaftar
  7. Pemerintah Kabupaten Dogiyai 19 pendaftar
  8. Pemerintah Kabupaten Memberamo Raya 12 pendaftar
  9. Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang 7 pendaftar
  10. Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya 3 pendaftar.

Cara mendaftar

Kesempatan masih terbuka bagi mereka yang ingin bekerja sebagai PPPK guru di wilayah Papua dan Papua Barat.

Berikut ini cara mendaftar PPPK guru di SSCASN:

1. Membuat akun

  • Buka laman https://sscasn.bkn.go.id/ 
  • Klik "Buat Akun" di pojok kanan atas
  • Isi data diri, meliputi nomor induk kependudukan (NIK), nomor kartu keluarga, nama lengkap sesuai KTP, tempat dan tanggal lahir
  • Masukkan nomor handphone dan email pribadi
  • Masukkan kode Captcha
  • Lengkapi data lainnya dengan menuliskan nama tanpa gelar (sesuai KTP), kabupaten/kota lahir (sesuai ijazah), tanggal lahir (sesuai ijazah), jenis kelamin dan foto.
  • Unggah foto KTP dan foto selfie, juga buat password untuk login dan pertanyaan keamanan.
  • Jika sudah, klik "Iya" dan memilih menu Cetak Informasi Pendaftaran untuk mencetak kartu informasi akun.

2. Pilih jenis seleksi dan daftar formasi

Pelamar login ke portal SSCASN. Isikan NIK sebagai username dan password yang telah didaftarkan saat membuat akun di SSCASN 2021.

Pilih jenis seleksi PPPK guru dan daftar formasi di instansi yang diinginkan. Pastikan pilih instansi dan jenis formasi yang sesuai dengan kualifikasi.

Kemudian, isikan data yang diperlukan. Masukkan kode captcha, klik "Selanjutnya".

3. Unggah dokumen

Jenis dokumen yang diunggah berbeda-beda sesuai persyaratan instansi yang dilamar. Perhatikan tipe dan ukuran dokumen yang disyaratkan sistem.

Apabila sudah berhasil mengunggah, maka status dokumen akan berubah menjadi "Sudah Diunggah".

Pelamar bisa memastikan kembali bahwa dokumen sudah benar dengan klik "Lihat". Apabila tidak ada kesalahan pada dokumen, maka klik "Selanjutnya".

Penting untuk diingat, dokumen yang sudah diunggah tidak dapat diubah kembali setelah mengakhiri pendaftaran.

4. Final resume

Baca dan cek kembali data dan dokumen yang telah diisi. Jika sudah yakin tidak ada kesalahan, maka pelamar bisa menandai (check list) seluruh kotak yang ada pada tampilan yang tersedia, mulai nama instansi hingga persyaratan instansi.

Tandai kotak pernyataan dan klik "Akhiri Proses Pendaftaran". Selanjutnya, akan muncul pemberitahuan untuk mengakhiri proses pendaftaran dan peringatan bahwa setelah proses diakhiri, semua data tidak dapat diubah kembali.

Klik "Iya" dan akan tampil halaman Final Resume. Di halaman Final Resume, pelamar sudah tidak bisa mengubah data.

Pastikan untuk mencetak Kartu Informasi Akun dan Kartu Pendaftaran PPPK guru.

 

KOMPAS.Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Panduan Pendaftaran CPNS 2021

»»

Passing Grade CPNS 2021 Diumumkan Besok

 Laman pendaftaran CPNS 2021, www.sscasn.bkn.go.id. sscasn.bkn.go.idLaman pendaftaran CPNS 2021, www.sscasn.bkn.go.id. 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biokrasi (KemenpanRB) akan mengumumkan nilai ambang batas atau passing grade Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 pada Kamis (29/7/2021).

Nilai ambang batas merupakan penentu kelulusan peserta seleksi CPNS 2021 ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Esok Kementerian PANRB akan mensosialisasikan keputusan tersebut (passing grade CPNS 2021). Saksikan acaranya live di kanal YouTube Kementerian PANRB pukul 15.30 WIB," tulis akun Instagram resmi KemenpanRB pada Rabu (28/7/2021).

Ketentuan mengenai passing grade tersebut tertuang dalam keputusan Menteri PANRB Nomor 1023Tahun 2021 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan PNS Tahun 2021.

"Sahabat muda, Keputusan Menteri PANRB No. 1023/2021 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan PNS Tahun 2021 telah ditandatangani," tambahnya.

Passing Grade CPNS 2019

Pada seleksi CPNS 2019, pemerintah memberlakukan nilai ambang batas atau passing grade menjadi penentu kelulusan peserta ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 24/2019 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2019 berikut passing grade untuk setiap formasi:

Jalur formasi umum dan formasi khusus tenaga pengamanan siber (cyber security)

  • TKP (Tes Karakteristik Pribadi) skor minimal 126
  • TIU (Tes Intelegensia Umum) skor minimal 80
  • TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) skor minimal 65.

Jalur disabilitas

  • TKP (Tes Karakteristik Pribadi) tanpa minimum skor
  • TIU (Tes Intelegensia Umum) sebesar 70
  • TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) tanpa minimum skor Akumulasi skor minimal 260.

Jalur putera-puteri Papua dan Papua Barat

  • TKP (Tes Karakteristik Pribadi) tanpa minimum skor
  • TIU (Tes Intelegensia Umum) sebesar 60
  • TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) tanpa minimum skor Akumulasi skor minimal 260.

Jalur diaspora dan cumlaude

  • TKP (Tes Karakteristik Pribadi) tanpa minimum skor
  • TIU (Tes Intelegensia Umum) sebesar 85
  • TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) tanpa minimum skor
  • Akumulasi skor minimal 271.kompas

»»

Penjelasan BKN soal Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2021

Laman pendaftaran CPNS 2021, www.sscasn.bkn.go.id. sscasn.bkn.go.idLaman pendaftaran CPNS 2021, www.sscasn.bkn.go.id. Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 lewat portal SSCASN telah ditutup Senin (26/7/2021).

Berikutnya, cara mengecek hasil seleksi administrasi akan menjadi salah satu fokus pelamar setelah menyelesaikan pendaftaran CPNS 2021.

Sejumlah warganet pun ramai-ramai menanyakan kapan pengumuman kelulusan seleksi administrasi akan dilakukan.

Lantas, kapan pengumuman hasil seleksi administrasi?

Penjelasan BKN

Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS 2021 masih sesuai pada jadwal terbaru yang dirilis BKN pada 19 Juli 2021.

Jadwal tersebut tertuang dalam Surat Kepala BKN Nomor 6201/B-KS.04.01/SD/K/2021 tentang Penyesuaian Jadwal Tahapan Pelaksanaan Seleksi Calon ASN Tahun 2021.

Tertulis, pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada 2-3 Agustus 2021.

Kemudian dilanjutkan dengan masa sanggah hingga pengumuman pasca-sanggah yang akan dilakukan pada pertengahan Agustus 2021.

Berikut jadwalnya:

  • Pengumuman seleksi ASN: 30 Juni-14 Juli 2021
  • Pendaftaran seleksi ASN: 30 Juni-26 Juli 2021
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2-3 Agustus 2021 Masa sanggah: 4 Agustus-6 Agustus 2021
  • Jawab sanggah: 4-13 Agustus 2021
  • Pengumuman pasca-sanggah: 15 Agustus 2021.

Cara mengeceknya

Untuk cara melihat hasil seleksi administrasi, Paryono menjelaskan bahwa peserta hanya cukup login ke akun SSCASN masing-masing.

"Masuk ke laman SSCASN dengan akunnya," ujar Paryono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Begini cara selengkapnya:

  1. Peserta dapat mengunjungi laman https://sscasn.bkn.go.id/
  2. Klik menu "Login" yang ada di pojok kanan atas laman tersebut
  3. Isikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan password
  4. Klik "Masuk"
  5. Apabila pelamar lolos, maka sistem SSCASN akan memuat pesan yang menyatakan kelulusan pelamar dalam seleksi administrasi
  6. Unduh kartu ujian.

Pelaksanaan SKD

Fase selanjutnya setelah sanggah selesai adalah pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD).

Menurut Paryono, SKD akan dilakukan sesuai jadwal yang tertuang di Surat Kepala BKN Nomor 5587/BKS.04.01/SD/K/2021 tentang Jadwal Pelaksanaan Seleksi Penerimaan CPNS dan PPPK Nonguru Tahun 2021.

 2021 akan dilakukan pada 25 Agustus hingga 4 Oktober 2021.

"Kalau pelaksanaan SKD masih mengacu ke jadwal ini selama belum ada perubahan," tutur Paryono.

Sementara pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK Nonguru akan dilakukan setelah pelaksanaan SKD selesai di masing-masing titik.

Perlu membawa bukti sudah vaksin saat SKD?

Seperti diketahui bersama, pada seleksi aparatur sipil ngara tahun ini digelar di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Pemerintah terus berupaya mengatasi pandemi dengan sejumlah cara, salah satunya vaksinasi massal kepada masyarakat.

Bukti vaksinasi juga dipersyaratkan jika masyarakat hendak bepergian, misalnya ketika hendak menggunakan moda transportasi kereta api.

Nah, apakah hal yang sama juga akan diterapkan saat pelaksanaan SKD CPNS 2021 mengingat lokasi tes digelar di sejumlah titik.

Menurut Paryono, BKN tidak mempersyaratkan bukti vaksinasi itu saat SKD nanti.

"Kayaknya tidak ada (membawa bukti vaksinasi)," terang dia menjelaskan.

Ia mengatakan, BKN telah merilis prosedur penyelenggaraan SKD menggunakan metode computer assisted test (CAT) dengan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Prosedur tersebut tertuang dalam Surat Edaran BKN Nomor 7 Tahun 2021.

Isi surat edaran tersebut dapat dilihat di sini.

Jadwal SKD hingga penetapan NIP

  • Pelaksanaan SKD: 25 Agustus-4 Oktober 2021
  • Pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK Nonguru: setelah pelaksanaan SKD selesai di masing-masing titik
  • Pengumuamn hasil SKD: 17-18 Oktober 2021
  • Persiapan pelaksanaan SKB: 19 Oktober-1 November 2021
  • Pelaksanaan SKB: 8-29 November 2021
  • Penyampaian hasil integrasi SKD dan SKB serta seleksi PPPK Nonguru: 15-17 Desember 2021
  • Pengumuman kelulusan: 18-19 Desember 2021
  • Masa sanggah: 20-22 Desember 2021
  • Jawa sanggah: 20-29 Desember 2021
  • Pengumuman pasca-sanggah: 30-31 Desember 2021
  • Pengisian DRH: 1-18 Januari 2022
  • Usul penetapan NIP: 19 Januari-18 Februari 2022.


 
KOMPAS/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK 2021

»»

INFOGRAFIK: 10 Instansi dengan Pendaftar Terbanyak dan Paling Sedikit CPNS 2021

 10 Instansi dengan Pendaftar Terbanyak dan Paling Sedikit di CPNS 2021 KOMPAS/Akbar Bhayu Tamtomo10 Instansi dengan Pendaftar Terbanyak dan Paling Sedikit di CPNS 2021

Para pendaftar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) saat ini sedang menunggu pengumuman hasil seleksi administrasi

Pengumuman dijadwalkan dilakukan pada 2-3 Agustus 2021. 

Sebelumnya, pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini telah ditutup pada Senin (26/7/2021) malam.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sebanyak 4.543.158 orang telah mengisi formulir.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.030.182 orang telah melakukan submit atau menyelesaikan pendaftaran.

Pendaftaran dan proses seleksi CPNS 2021 dilakukan secara online melalui laman SSCASN, sscasn.bkn.go.id.

Setelah penutupan pendaftaran dilakukan, ada 10 instansi yang paling banyak dilamar dan 10 instansi yang sepi peminat. Berikut ini daftarnya: 

KOMPAS/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 10 Instansi dengan Pendaftar Terbanyak dan Paling Sedikit di CPNS 2021

»»

Pendaftaran CPNS 2021 Ditutup, Kapan Mulai Tes?

Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di bilik khusus, di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. (Juni Kriswanto/AFP)

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengimbau peserta tes CPNS 2021 untuk mulai fokus pada tes setelah alur pendaftaran ditutup Senin (26/7/2021) lalu. Pendaftar yang telah submit dokumen persyaratan diminta untuk menunggu alur selanjutnya CPNS 2021.

Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Paryono mengatakan saat ini panitia sedang melakukan verifikasi berkas yang di-submit oleh peserta. Ia meminta peserta untuk menunggu hasil seleksi administrasi hingga selesai.

“Saat ini panitia instansi sedang melakukan verifikasi dari para pelamar. Kita tunggu saja yang rencananya pengumuman seleksi administrasi akan diumumkan pada tanggal 2-3 Agustus 2021,” katanya, Rabu (28/7/2021).

Lebih lanjut ia meminta peserta untuk menyiapkan diri menghadapi tes CPNS tertulis setelah pengumuman administrasi nanti.

“Para pelamar hendaknya mempersiapkan diri dari sekarang, belajar, menjaga kesehatan,” katanya.

Seperti diketahui, peserta akan menghadapi seleksi kompetensi dasar yang mencakup pengetahuan-pengetahuan kenegaraan dasar termasuk tes wawasan kebangsaan.

Pada masa pembatasan saat ini, Paryono juga mengingatkan peserta untuk sementara mengurangi mobilitas. Pasalnya, memburuknya kondisi dari mobilitas yang dilakukan, dikhawatirkan akan menjadi halangan pada saat tes nanti.

“Mengurangi mobilitas agar pada saat tes CPNS 2021 nanti bisa mengikuti tes tanpa ada halangan,” katanya.liputan6

»»