Formasi & Jabatan CPNS dan PPPK 2021 untuk Pusat/ Provinsi/ Kota/ Kabupaten, Dimulai Bulan Depan

Setelah sebelumnya, CPNS 2021 untuk sekolah kedinasan telah dibuka, pada Mei hingga Juni mendatang akan dibuka untuk jalur umum.

CPNS & PPPK 2021 Dimulai Bulan Depan, Beda Formasi & Jabatan untuk Pusat/ Provinsi/ Kota/ Kabupaten
ilustrasi penerimaan CPNS 2021.   

Pemerintah melalui Kementerian PAN RB akan segera membuka peluang pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil / CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Setelah sebelumnya, CPNS 2021 untuk sekolah kedinasan telah dibuka, pada Mei hingga Juni mendatang akan dibuka untuk jalur umum.

Disampaikan oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Sabtu (10/4/2021), tahun ini kebutuhan akan ASN atau PNS mencapai 1,2 juta.

Ini terbagi untuk formasi guru PPPK sebanyak 1,02 juta dan PPPK non-guru 70 ribu serta 119 ribu untuk PNS.

Adapun untuk formasi dan jabatan CPNS 2021 yang dibutuhkan tiap daerah berbeda-beda.

Seleksi CPNS 2018 di Kementerian PANRB
Seleksi CPNS 2018 di Kementerian PANRB (Dok. Kementerian PANRB)

Kebutuhan untuk pemerintahan pusat, provinsi, kabupaten dan kota pun berbeda.

Berikut selengkapnya, rincian formasi dan jabatan CPNS 2021 yang dibutuhkan.

Apakah sesuai dengan bidangmu?

Jabatan terbanyak yang dibutuhkan pemerintah pusat tahun ini, antara lain dosen, penjaga tahanan, penyuluh KB, analis perkara peradilan, pemeriksa, perawat, analis hukum pertanahan, jaksa, dokter, statisi, pranata komputer, pranata barang bukti, pengawas farmasi dan makanan, penyuluh perikanan, dan perencana.

Jabatan terbanyak yang dibutuhkan pemerintah provinsi, antara lain jabatan guru, jabatan tenaga kesehatan, dan jabatan teknis. Jabatan guru terdiri dari guru BK, guru TIK, guru matematika, guru senin budaya, dan guru bahasa Indonesia.

Jabatan kesehatan terdiri dari perawat, dokter, asisten apoteker, perekam medis apoteker.

Sedangkan jabatan teknis terdiri dari pranata komputer, polisi kehutanan, pengawas benih tanaman, pengelola keuangan, dan pengelola barang dan jasa.

Jabatan terbanyak yang dibutuhkan pemerintah kabupaten/kota antara lain guru kelas, guru penjasorkes, guru BK, guru TIK, guru seni budaya, perawat, bidan, dokter, apoteker, pranata laboratorium kesehatan, penyuluh pertanian, auditor, pengelola pengadaan barang dan jasa, pengelola keuangan, dan verifikator keuangan.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Teguh Widjinarko mengungkap, pelaksanaan tes CPNS dan PPPK tahun ini tetap akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Mengenai lokasi pelaksanaan tes CPNS dan PPPK, lanjut Teguh, sama seperti tahun lalu, akan terlaksana di 34 Kantor Regional BKN beserta Unit Pelaksana Teknisnya (UPT).

"Kalau misal dilakukan di lokasi-lokasi lain, kita bisa merancangnya," katanya dalam konferensi virtual, Jumat (9/4/2021).

Ada yang Berbeda untuk Ijazah

Ada yang berbeda dalam seleksi CPNS 2021 mendatang.

Kali ini, peserta tidak perlu mengunggah ijazah saat melakukan pendaftaran berkas CPNS 2021.

Aparatur Sipil Negara (ASN)
Aparatur Sipil Negara (ASN) 

Lantas bagaimana prosedur pendaftaran CPNS 2021 yang baru?

Pemerintah bakal segera membuka seleksi CPNS tahun 2021. 

Penerimaan CPSN tahun ini terbagi dalam tiga kategori yakni CPNS, sekolah kedinasan dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan jumlah formasi yang dibuka dalam seleksi CPNS 2021 akan diputuskan akhir bulan ini.

"Kami merencanakan dengan BKN nanti mudah-mudahan akhir Maret ini kita putuskan (jumlah formasi), berapa sebenarnya formasi yang dibutuhkan, jadi ini tawar-menawar masih banyak, baik daerah beberapa Kementerian/Lembaga (K/L) instansi, tapi Alhamdulillah ini akan mencapai," ujar Tjahjo, dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Rabu (24/3/2021).

Meski belum diputuskan, Tjahjo mengungkapkan diperkirakan ada 1.275.387 lowongan dengan rincian 83.669 di antaranya untuk memenuhi kebutuhan pemerintah pusat dan 1.191.718 lowongan untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah. 

Dari total lowongan yang dibutuhkan, Tjahjo menyebut posisi paling banyak akan ditempatkan sebagai guru PPPK yaitu sebanyak 1.022.616, PPPK non guru sebanyak 70.008, dan sisanya sebagai CPNS sebanyak  119.094.

"Tapi jumlah rencana penetapan untuk pemerintah pusat sebanyak 69.684 dengan rincian 61.129 untuk 56 K/L, dan 8.555 untuk 8 sekolah kedinasan," jelas Tjahjo.

"Untuk pemerintah daerah sebanyak 671.867 dengan rincian guru PPPK sebanyak 565.633, PPPK non guru 21.571 dan CPNS 64.663," imbuhnya.

Jadwal Tahapan CPNS 2021

Sementara itu, Kepala Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana membeberkan tahapan jadwal seleksi CPNS 2021. 

Pendaftaran CPNS 2021, kata dia,  sudah bisa dimulai pada bulan April 2021. Namun hanya bagi sekolah kedinasan di bawah 8 instansi Kementerian dan Lembaga terlebih dahulu. 

"Tahun ini kami berharap pada bulan April sudah bisa dimulai pendaftaran terutama untuk sekolah kedinasan. Karena apa? karena kami tidak ingin itu disatukan, agar protokol kesehatan bisa terjaga, karena kalau terlalu banyak ini agak sulit menjaga protokol kesehatannya," ujar Bima, dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/3/2021). 

Setelah pendaftaran bagi sekolah kedinasan selesai dilakukan, nantinya baru dilanjutkan pendaftaran bagi guru dengan skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), PPPK non guru, dan CPNS. 

Bima mengungkap pendaftaran grup ini rencananya mulai dibuka antara bulan Mei sampai dengan Juni 2021. Selepas itu gelaran seleksi CPNS 2021 akan dimulai. 

"Pertama seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk sekolah kedinasan pada Mei 2021. Kedua, seleksi untuk PPPK non guru dan CPNS digelar antara Juli sampai Oktober 2021. Sedangkan, seleksi SKD untuk guru PPPK baru dibuka mulai Agustus sampai Desember 2021 dibagi menjadi 3 tahapan," jelasnya. 

Nantinya November 2021 hingga Januari 2021 akan menjadi tahap pengumuman, pemberkasan dan penetapan NIP bagi CPNS dan PPPK non guru. 

Sementara bagi guru PPPK, kata Bima, pengumuman hingga penetapan NIP akan dilaksanakan secara bertahap.

Satu Portal SSCASN, Tak Perlu Unggah Ijazah

Dikutip dari laman resmi BKN, Rabu (24/3/2021), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyatakan penerimaan CPNS 2021 hanya akan menggunakan satu portal pendaftaran yakni portal SSCASN.

BKN mengaku telah melakukan perbaikan pada portal tersebut.

Di antaranya peserta seleksi nantinya tidak perlu mengunggah sejumlah dokumen seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR) serta Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) saat melakukan pendaftaran.

"Portal SSCASN akan terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemdikbud, data STR di Kementerian Kesehatan dan akses data ijzah dan akreditasi Perguruan Tinggi di Kementerian Ristekdikti," ujarnya

Selain itu, Bima juga memastikan peserta seleksi ASN dapat mengakses informasi seluruh formasi yang dibuka pemerintah.

Ini merupakan inovasi pada portal SSCASN.

"Pada seleksi sebelumnya peserta hanya dapat melihat ketersediaan pada portal SSCASN di website masing-masing instansi," jelasnya. (TribunMataram/ Salma) (Tribunnews/Daryono/Vincentius Jyestha)

»»

Kabupaten Penajam Paser Utara Usulkan 1.274 CPNS dan P3K Tahun 2021


Pemerintah kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah mengusulkan 1.274 Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di tahun 2021 kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dengan anggaran Rp 400 juta untuk persiapan rekruitmen baik itu untuk P3K maupun CPNS 2021.

“Kami telah anggarkan Rp 400 juta untuk persiapan rekruitmen, baik itu untuk P3K maupun CPNS. kami mengusulkan 1.274 dan 397 dari guru karena sesuai surat edaran Menpan tidak ada CPNS untuk guru makanya dilaihkan ke P3K, kecuali jabatan Teknis Kesehatan dan teknis Umum,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU Kahiruddi, Jumat (09/04/2021).

Lanjut Kahiruddin untuk Teknis Kesehatan dan Teknis Umum pihaknya mengusulkan sekitar 800 dan terkait dengan formasikan yang dikeluarkan oleh Menpan maka yang dialokasikan untuk daerah merupakan kewenangan Menpan.

“Dari tahun-tahun sebelumnya di bulan Agustus kuota dikeluarkan Menpan. Harapan kami usulan bisa terakomodir untuk memenuhi kebutuhan dalam formasi untuk melaksanakan fungsi yang ada di SKPD,” lanjutnya.

Khairudin menyebutkan, pihaknya telah mengajukan sebanyak 1.224 formasi untuk P3K.

“Nanti kan tinggal kurangi P3K kita kan 397, kalaupun kita mengusulkan sebanyak 800 kan itu menjadi kebijakan pusat untuk dialokasikan di daerah, artinya sepanjang itu memenuhi kemampuan daerah untuk membayar gaji, ya insha allah lah, sesuai dengan kebutuhan kita,” pungkasnya.

Diketahu dari laman Kompas jumlah total usulan formasi CPNS 2021 yang masuk untuk instansi pusat sebanyak 113.172 formasi, dan pemerintah daerah sebanyak 438.170 formasi.(advertorial/diskominfoppu)

Reporter : Hamaruddin

Editor : Riadi Saputraharianppu

»»

Kabupaten Lombok Barat Usulkan 2.039 CPNS dan P3K Tahun 2021

SELEKSI: Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS di NTB 2020 lalu

 Pemerintah kembali membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak (P3K) tahun ini. Pemkab Lombok Barat mengusulkan 2.039 formasi CPNS dan P3K. Sebagian besar yang diusulkan adalah tenaga guru.

Kepala BKPSDM Lobar, Syahrudin, membenarkan Pemkab mengusulkan ke kementerian PAN-RB sebanyak 2.039 formasi. Itu terdiri CPNS sebanyak 211 dan P3K sebanyak 1.828. Untuk formasi P3K ini semuanya tenaga guru.” Usulan kita ini didominasi oleh para guru,” ungkapnya kemarin.

Dirincikan, untuk formasi CPNS yang diusulkan terdiri dari tenaga kesehatan 201 formasi, dan 10 formasi tenaga teknis. Ditambah dengan formasi P3K khusus untuk tenaga guru sebanyak 1.828 sehingga totalnya 2.039 formasi.

Sejauh ini, jelas mantan Camat Batulayar ini, belum ada persetujuan formasi dari kementerian. Pihaknya masih menunggu. Ia berharap agar pengumuman penerimaan CPNS dan P3K bisa dilakukan bulan ini.” Tapi sampai saat ini belum ada persetujuan dari kementerian berapa formasi yang disetujui,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk kebijakan pengadaan CPNS dan P3K masih mendominasi tenaga guru dan tenaga kesehatan. Sehingga sisa dari formasi guru tidak tetap diajukan sebagai P3K. Akan tetapi persyaratan yang utama adalah salah satunya masuk dafodik. Namun pihaknya juga meminta untuk formasi tenaga teknis.

Untuk kondisi di Lobar sendiri, ia mengaku saat ini Lobar kekurangan ASN di lingkup Pemkab sekitar 500 orang. Ia menambahkan untuk tenaga kontrak di lingkup Pemkab sendiri ada sekitar 1.800 orang lebih. Sejauh ini belum ada kebaikan dari pusat untuk mengakomodir mereka untuk formasi P3K. Namun ada kesempatan ikut seleksi penerimaan CPNS formasi umum, sehingga diusulkan dengan jumlah yang cukup banyak.(ami)radarlombok

»»

Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 & Formasinya, Cari Kerja Merapat!

Tes CPNS di Tengah Pandemi (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) 
Foto: Tes CPNS di Tengah Pandemi (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)  

 Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memastikan pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) atau Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dibuka pada Mei mendatang.

Pembukaan pendaftaran CPNS ini dilakukan setelah pada tahun lalu ditiadakan karena Pemerintah fokus pada penanganan dampak pandemi Covid-19.

"Pendaftaran dibuka April-Mei nanti," ujar Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo saat melakukan konferensi pers Pengadaan CASN Tahun 2021 pada akhir pekan ini.

Tjahjo mengatakan, beberapa instansi baik pusat maupun daerah sudah menyampaikan usulan formasi ke Kemenpan RB. Oleh karenanya, sebentar lagi sudah bisa dilakukan pengumuman pendaftaran.

"Pengadaan ASN, pemda sudah sampaikan usulan dengan pertimbangkan analisis jabatan dan beban kerja, dan Kemenpan RB menetapkan kebutuhan ASN dengan mempertimbangkan keputusan Menteri Keuangan dan kepala BKN," ujarnya.

Menpan RB Tjahjo Kumolo  dalam konfrensi pers pengadaan CASN tahun 2021. (Tangkapan Layar Youtube KemenpanRB) 
Foto: Menpan RB Tjahjo Kumolo dalam konfrensi pers pengadaan CASN tahun 2021. (Tangkapan Layar Youtube KemenpanRB)

Menurutnya Tjahjo, untuk tahun ini total kebutuhan ASN sebanyak 1.275.384 formasi. Kebutuhan ini terdiri dari untuk Pemerintah Pusat 83.669, Pemerintah Daerah 1.191.718 formasi.

Untuk kebutuhan Pemda terdiri dari guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616 formasi dan PPPK non guru 70.008 formasi serta CPNS 119.094 formasi.

Ia menjelaskan, dari jumlah formasi tersebut sudah ada sebanyak 546 instansi yang mengajukan dokumen dengan lengkap yang terdiri dari 56 K/L, 34 pemerintah provinsi dan 456 Pemerintah Kabupaten/Kota.

Sedangkan, 46 instansi sudah menyampaikan usulan kebutuhan CPNS, namun syaratnya belum lengkap, sehingga belum bisa ditindaklanjuti.

"Saya harap para Pemda ini bisa lengkapi dokumen pengajuan kebutuhan ASN ini," kata Tjahjo.

Sementara itu, ada 27 instansi yang tidak mengusulkan kebutuhan ASn untuk tahun ini, yang terdiri dari 23 K/L dan 4 Pemerintah Kabupaten/Kota.

(sef/sef) 
CNBC Indonesia
»»

Syarat-syarat Pendaftaran CPNS 2021, Dibuka Mei

cover topik/ test CPNS_dalam 
Foto: cover topik/ test CPNS

Pemerintah kembali menyediakan lowongan untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun ini. Setelah pada tahun lalu dihentikan karena pandemi Covid-19.

Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Teguh Widjinarko mengatakan pembukaan pendaftaran akan dilakukan pada Mei mendatang.

"Pendaftaran CPNS bulan Mei-Juni," ujar Teguh kepada CNBC Indonesia.

Menurutnya, pembukaan pendaftaran ini baik untuk CPNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru maupun PPPK guru. Nantinya untuk penempatan pusat maupun daerah.

Pengumuman resmi akan segera dilakukan setelah penyusunan data selesai. Saat ini masih menyusun detail formasi yang dibutuhkan KL.

"Datanya detailnya masih disusun. Dalam waktu dekat akan diumumkan," kata dia.

Teguh menyebutkan rencana ini pun sudah disampaikan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk penyiapan anggaran sesuai dengan kebutuhan.

"Pada intinya Menteri keuangan setuju dengan usulan rencana kebutuhan ASN tahun 2021," jelasnya. Tes CPNS di Tengah Pandemi (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) 

  Foto: Tes CPNS di Tengah Pandemi (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Untuk tahun ini, Pemerintah akan membuka lowongan CPNS untuk sekitar 1,3 juta formasi. Ini baik melalui PPPK maupun CPNS non PPPK.

Berikut rinciannya:

1. 1 juta guru PPPK melalui skema yang menjadi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (untuk Pemda)

2. Untuk Pemda (diluar guru) ditentukan sebesar sekitar 189 ribu yang terdiri dari, 70 ribu PPPK jabatan fungsional selain guru, dan 119 ribu CPNS untuk berbagai jabatan teknis yang sangat diperlukan (termasuk tenaga kesehatan).

3. Untuk instansi pemerintah pusat ditentukan kebutuhan sebesar sekitar 83 ribu dengan persentase 50% PPPK dan 50% CPNS Tes CPNS di Tengah Pandemi (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) 

Foto: Tes CPNS di Tengah Pandemi (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Sambil menunggu pendaftaran dibuka ada baiknya untuk menyiapkan syaratnya dari sekarang. Sehingga pada saatnya sibuka nanti akan lebih mempermudah.

Adapun berdasarkan data yang dihimpun CNBC Indonesia, dokumen yang perlu disiapkan sebagai syarat ikut daftar CPNS adalah:

1. Kartu Keluarga

2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

3. Ijazah

4. Transkrip Nilai

5. Pas foto

6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar termasukSKCK.

(sef/sef)CNBC Indonesia

»»

4 Fakta Pendaftaran CPNS Sekolah Kedinasan, Peserta Wajib Siapkan

https: img.okezone.com content 2021 04 10 320 2392510 4-fakta-pendaftaran-cpns-sekolah-kedinasan-peserta-wajib-siapkan-ini-oy6qLve8ZV.jpg 
CPNS (okezone)  
Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil ( CPNS ) untuk jalur sekolah kedinasan dibuka pada tanggal 9 April. Ada delapan instansi yang akan membuka seleksi sekolah kedinasan.

Di antaranya adalah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Berikut fakta-fakta CPNS Sekolah Kedinasan yang telah dirangkum oleh Okezone, Minggu (11/3/2021):

1. Peserta Wajib Siapkan Dokumen

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo mengingatkan agar para calon pelamar dapat mempersiapkan dokumen yang diperlukan.

“Calon pelamar dapat mempersiapkan diri dan mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk mendaftar seleksi sekolah kedinasan tahun 2021 mulai dari sekarang,” katanya dalam keterangan persnya.

2. Seleksi Sekolah Kedinasan Dilaksanakan dengan CAT

Dokumen yang dipersiapkan antara lain pas foto, KTP, Kartu Keluarga, ijazah/ Surat Keterangan Lulus, dan dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang dilamar. Sementara informasi terkait syarat-syarat pendaftaran lainnya dapat dilihat pada website masing-masing instansi/sekolah kedinasan atau SSCASN.

Lebih lanjut seleksi sekolah kedinasan akan dilaksanakan dengan menggunakan computer assisted test (CAT). Dengan sistem CAT ini, Tjahjo menjamin proses seleksi sekolah kedinasan akan adil, transparan, dan bebas KKN.

3. Waspada Praktik Penipuan

Dia pun mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan/percaloan yang kerap muncul saat penerimaan sekolah kedinasan.

“Jangan mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan menjadi mahasiswa atau taruna sekolah kedinasan. Proses seleksi dilakukan secara online dan tes dilaksanakan dengan CAT yang dipastikan transparan dan akuntabel,” pungkasnya.

4. Formasi CPNS Sekolah kedinasan ada 8.500, Terbanyak Kemenhub

MenPANRB Tjahjo Kumolo menyatakan formasi CPNS Sekolah Kedinasan sekitar 8.195. Formasi terbesar ada di sekolah kedinasan milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yakni sekitar 3.210. Hal ini mengingat sekolah kedinasan yang ada di bawah asuhan Kemenhub mencapai 21 politeknik.

“Memang terbesar di Kemenhub. Kemudian diikuti IPDN. Setelah IPDN, ada STIS, dan Kemenkumham. Itu juga sudah ditetapkan. Tapi karena belum ditetapkan secara resmi oleh Pak Menteri saya belum berani sampaikan angka resminya,” ujarnya.Okz

»»

Syarat Masuk PKN STAN, Jurusan, dan Kuota yang Dibutuhkan 2021/2022

Kampus PKN STAN
Foto: Pinterst/Syarat Masuk PKN STAN, Jurusan, dan Kuota yang Dibutuhkan 2021/2022

Pendaftaran Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN resmi dibuka oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Calon pelamar bisa melakukan pendaftaran PKN STAN 2021/2022 di alamat http://pknstan.ac.id.

Adapun, Kampus PKN STAN berada di Bintaro, Tangerang Selatan. PKN STAN sendiri merupakan sekolah ikatan dinas di bawah Kementerian Keuangan sehingga lulus dari sekolah ini bisa langsung menjadi CPNS.


"Kita tarik dari LTMPT (nilai TPS dari UTBK) secepatnya. Jadi sehari setelah pengumuman UTBK bisa mengumumkan ke tahapan berikut SKD. Lalu, (tes) fisik ada, jadi hampir sama kita juga harus memastikan yang jadi mahasiswa dan calon CPNS ada kesehatan kan, jadi ada, psikotes itu tahapan setelah SKD. Terakhir, ada wawancara," terangnya , Kamis (8/4/2021).Hal ini dikatakan oleh Plt Direktur PKN STAN Bambang Juli Istanto. Menurutnya, tes yang dilaksanakan guna mendapatkan lulusan terbaik sebagai CPNS.

Syarat Masuk PKN STAN dikutip dari Surat Pengumuman Nomor Peng-40/PKN/2021:

  • 1. Syarat Pendaftaran

-Persyaratan lulusan

a. Program Reguler: lulusan (tahun 2020 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2021) semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat; atau
b. Program Afirmasi: calon lulusan tahun 2021 semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat.

-Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi peserta
a. lulusan tahun 2020 dan sebelumnya, memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau
b. calon lulusan tahun 2021, memiliki rata-rata nilai rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 (lima) semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.

-Usia maksimal PKN STAN pada tanggal 1 September 2021 adalah 21 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 2000 tidak diperkenankan untuk mendaftar. Usia minimal pada tanggal 1 September 2021 adalah 15 tahun.

-Telah terdaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Tahun 2021.

-Memiliki nilai minimal Tes Potensi Skolastik (TPS) UTBK sebesar 600 untuk peserta program reguler atau 400 untuk peserta program afirmasi.

-Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari ketergantungan napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya).

-Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali karena ketentuan agama/adat.

-Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan).

-Belum pernah menikah/kawin dan bersedia untuk tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan.

-Peserta tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN pada tahun-tahun sebelumnya

-Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:

a. telah menyelesaikan Sekolah Dasar (SD) atau yang sederajat, Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau yang sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur;
b. memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur; dan
c. mendapat rekomendasi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan 2 (dua) usulan terbaik.

2. Jurusan PKN STAN dan Kuota

-Diploma IV Akuntansi Sektor Publik dengan kuota 64 orang
-Diploma IV Manajemen Keuangan Negara dengan kuota 159 orang
-Diploma IV Manajemen Aset Publik dengan kuota 52 orang

  • 3. Biaya Pendaftaran

Biaya pendaftaran SPMB STAN dipatok sebesar Rp 350 ribu per orang. Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar sebesar Rp 50 ribu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada
Badan Kepegawaian Negara.

Selamat mencoba PKN STAN 2021!

(pay/pal) Detik

»»