Jadwal SKD CPNS di Lebih Dari 40 Instansi Telah Ditetapkan

Siap-siap! Jadwal SKD CPNS di Lebih Dari 40 Instansi Telah Ditetapkan
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen mengatakan, bahwa jadwal pelaksanaan kompetensi dasar (SKD) di lebih dari 440 instansi sudah disampaikan. Foto/Dok
 Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) , Suharmen mengatakan, bahwa jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di lebih dari 440 instansi sudah disampaikan. Seperti diketahui pada awal September mendatang pelaksanaan SKD mulai dilaksanakan.

“Kalau instansi pusat sudah lebih dari 40 yang disampaikan. Lalu lebih dari 400 daerah yang jadwalnya sudah kami sampaikan ke seluruh instansi,” katanya dalam konferensi persnya, Rabu (25/8/2021).

Dia mengatakan, bahwa SKD akan dimulai pada tanggal 2 September khusus untuk titik lokasi (tilok) yang dimiliki BKN. Diakui olehnya bahwa tilok BKN memang lebih dulu karena dinilai telah siap.

“Rencana pelaksanaan seleksi akan dimulai di tanggal 2 September 2021. Ini adalah khusus untuk tilok yang dimiliki BKN. Karena tilok yang dimiliki BKN relatif sudah siap semua. Baik secara infrastruktur maupun jaringan teknologi dan komunikasinya,” ujarnya.

Sementara untuk tilok mandiri yang digelar instansi akan dimulai 14 September 2021. Meski begitu dia mengatakan, bahwa jadwal pastinya bisa lebih cepat atau lebih lambat.

“Bisa lebih cepat kalau instansinya sudah lebih siap. Jadi mereka mengadakan lelang ketersediaan sarana prasarananya sudah lebih siap, maka bisa saja lebih awal dari tanggal 14 September,” ungkapnya.

Meski begitu dia mengaku, bahwa sebagian besar instansi sanggupnya di tanggal 14 September. Namun saat rapat pelaksanaan SKD ada instansi yang kemudian menyatakan siap sebelum tanggal 14.

“Bagi instansi yang sudah siap sebelum tanggal 14 bisa saja dilaksanakan tapi setelah dilakukan audit terhadap teknologi informasi dan komunikasi di tiloknya. Sehingga pelaksanaan ini betul-betul bisa kita lakukan secara transparan dan bertanggungjawab,” ujarnya.

Terkait penjadwalan untuk tilok yang saat ini belum siap, Suharmen mengatakan akan disusulkan kemudian. Lebih lanjut dia mengakui bahwa jadwal saat ini cukup mepet. Dengan dimulai tanggal 2 Desember ada potensi akan berakhir di bulan Desember.

“Kita akan berusaha pelaksanaan sampai pengumuman hasil bisa dilakukan di akhir Desember. Sehingga Januari sudah penetapan NIP,” pungkasnya.
Dita Angga Rusiana