Jadwal dan Lokasi SKD CPNS Kemenko Marves 2021

Jadwal SKD CPNS Kemenko Marves 2021 Jadwal SKD CPNS Kemenko Marves 2021 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) telah merilis jadwal dan lokasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipili (CPNS) 2021.

Informasi jadwal SKD Kemenko Masves tertuang dalam Pengumuman Nomor: 08/Marves/Ses/HM.00.00/VII/2021.

Sebanyak 1.118 peserta akan mengikuti SKD berbasis Competer Assisted Test (CAT) di lingkungan Kemenko Marves.

Dalam surat pengumuman itu, disebutkan bahwa pelaksanaan SKD CPNS Kemenkomarves 2021 dilaksanakan pada 5 September sampai 15 Oktober 2021.

Pelaksanaan SKD juga dilakukan di Kantor BKN Pusat dan Kantor Regional.

Daftar peserta, jadwal, dan lokasi ujian selengkapnya dapat dilihat di sini: SKD CPNS Kemenkomarves 2021.

Syarat peserta SKD

Perlu diketahui, ada beberapa persyaratan yang harus dibawa selama pelaksanaan SKD, selain kartu peserta ujian dan identitas diri.

Dokumen tersebut berkaitan dengan penerakan protokol kesehatan guna mencegah adanya infeksi Covid-19.

Berikut yang harus diperhatikan peserta tes SKD CPNS 2021:

  • Melakukan swab PCR kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1x24 jam dengan hasil negatif atau non-reaktif
  • Menggunakan masker 3 lapis (3 ply) dan ditambah masker kain di bagian luar (double masker).
  • Jaga jarak minimal 1 meter
  • Cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer
  • Khusus bagi peserta seleksi CASN 2021 di Jawa, Madura, dan Bali, wajib sudah divaksin dosis pertama

Selain protokol kesehatan di atas, peserta juga wajib mengisi Deklarasi Sehat yang terdapat di website sscasn.bkn.go.id dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengikuti ujian seleksi dan paling lambat pada H-1 sebelum ujian.

Formulir yang telah diisi wajib dibawa pada saat pelaksanaan seleksi dan ditunjukkan kepada petugas sebelum dilakukan pemberian PIN registrasi.

Jika terdapat peserta yang membawa hasil swab dan sertifikat vaksin palsu, maka peserta dianggap gugur dalam seleksi.

Sementara peserta yang sedang hamil atau menyusui, penyintas Covid-19 sebelum 3 bulan, komorbid yang tidak bisa divaksin, wajib membawa surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa peserta seleksi tidak bisa divaksin.

Peserta juga wajib mengunduh aplikasi Peduli Lindungi.

Peserta positif Covid-19

Peserta yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 masih bisa mengikuti seleksi dengan sejumlah ketentuan.

Bagi peserta positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, wajib melaporkan ke instansi yang dilamar, kemudian instansi akan mengirim surat kepada Kepala BKN disertai bukti surat rekomendasi dokter dan/atau hasil swab PCR dan keterangan menjalani isolasi dari pejabat berwenang.

Peserta yang positif Covid-19 dan tidak sedang menjalani atau sudah selesai isoman, maka pantia seleksi instansi melaporkan kepada Tim Pelaksana CAT BKN dan dibuatkan Berita Acara Peserta Terkonfirmasi Positif Covid-19, serta dapat mengikuti seleksi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Surat panitia seleksi instansi di atas memuat permohonan agar peserta seleksi CPNS yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk dapat dijadwalkan di akhir seleksi di lokasi tempat peserta atau lokasi BKN terdekat.

BKN akan mengatur kembali jadwal peserta seleksi CPNS yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi.

 
  KOMPASAkbar Bhayu Tamtomo Infografik: Syarat Peserta Tes SKD CPNS 2021