Deklarasi Sehat Peserta SKD CPNS: Daftar Pertanyaan, Cara Mengisi, dan Mencetaknya

Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. 
AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). 

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengumumkan bahwa pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan digelar mulai 2 September 2021.

Selanjutnya, jadwal SKD dan titik lokasi ujian akan diinformasikan langsung kepada peserta melalui SSCASN.

Sebelum pelaksanaan SKD, para peserta diwajibkan untuk mengisi Deklarasi Sehat sebagai protokol tes selama pandemi Covid-19.

"Silakan nanti pada H-3 dicek lagi ada di titik lokasi mana, sambil Bapak Ibu peserta mencetak Kartu Deklarasi Sehat," ujar Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS) BKN Mohammad Ridwan, saat konferensi pers virtual, Rabu (25/8/2021).

Apa itu Deklarasi Sehat

Deklarasi Sehat adalah kartu atau formulir isian untuk mengetahui atau memonitor kondisi kesehatan peserta ujian SKD CPNS 2021.

Kewajiban pelamar mengisi formulir deklarasi sehat menjadi keputusan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) setelah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Kemenkes dan BNPB).

Daftar pertanyaan

Deklarasi Sehat berisi pertanyaan tentang kesehatan peserta SKD harus diisi sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Berikut daftar isian yang harus dijawab dengan "ya" atau "tidak" oleh para peserta SKD CPNS.

Dalam 14 hari terakhir, saya:

  • Ada anggota keluarga satu rumah yang bergejala/terkonfirmasi Covid-19
  • Pernah bersentuhan fisik/berdekatan kurang dari 1 meter dengan orang yang bergejala/terkonfirmasi Covid-19

Kondisi kesehatan

  • Demam
  • Batuk
  • Lemas
  • Nyeri otot
  • Nyeri tenggorokan
  • Pilek atau hidung tersumbat
  • Sesak napas
  • Anoreksia atau mual atau muntah
  • Diare
  • Gejala lain yang mengarah Covid-19
  • Saya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. 

Hasil tes negatif Covid-19

Apabila peserta mengisi salah satu pernyataan dengan jawaban "iya", maka masih bisa mengikuti seleksi SKD dengan syarat menunjukkan bukti hasil tes Covid-19 negatif.

"Kartu deklarasi sehat itu tidak kemudian serta merta kalau ada yang 'iya' dari sekian pertanyaan itu langsung selesai (tidak bisa mengikuti SKD)," kata Ridwan.

BKN dan panitia pelaksana masih memberi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan bahwa mereka memenuhi persyaratan mengikuti SKD.

Misalnya, peserta SKD yang merupakan tenaga kesehatan (nakes) atau bekerja di layanan kesehatan yang sehari-hari kontak erat dengan orang pasien Covid-19. Maka, kata Ridwan, orang tersebut perlu menunjukkan bukti lain.

"Terutama, saya tambahkan, untuk nakes yang memang terbukti negatif silakan memberikan fakta lain," ujarnya.

Fakta lain yang ia maksud, yaitu menunjukkan KTP yang di situ tertera status pekerjaan yang bersangkutan. Bukti juga bisa berupa surat pernyataan bahwa yang bersangkutan merupakan pekerja honorer di puskesmas, rumah sakit, atau layanan kesehatan lainnya.

"Prinsipnya, apapun bukti valid yang akan bisa membantu kami meyakinkan panitia setempat bahwa kita memenuhi semua requirement itu," terang Ridwan.

Cara mengisi dan mencetak Deklarasi Sehat

Peserta sebaiknya mengisi Deklarasi Sehat menjelang pelaksanaan SKD CPNS.

Adapun cara mengisi dan mencetak kartu Deklarasi Sehat, yaitu:

  • Akses laman https://sscasn.bkn.go.id/
  • Pilih menu "Login" yang terdapat pada pojok kanan atas halaman
  • Masuk menggunakan NIK, KTP dan password yang telah didaftarkan
  • Klik "Masuk" pada halaman Resume Pendaftaran, dan pilih "Cetak Kartu Peserta Ujian"
  • Isi formulir
  • Klik Simpan
  • Terakhir, cetak kartu Deklarasi Sehat.

Apabila formulir isian hilang di laman SSCASN, peserta tidak perlu khawatir. Formulir isian tersebut nantinya akan muncul kembali.kompas