5 Fakta Seleksi CPNS 2021, SKD-SKB Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

https: img.okezone.com content 2021 08 21 320 2459098 5-fakta-seleksi-cpns-2021-skd-skb-ditargetkan-selesai-akhir-tahun-7jl9TqZFBl.jpg 

Tes SKD CPNS (Foto: Okezone) Pendaftaran CPNS dan PPPK tahun ini telah ditutup. Antusias masyarakat mengikuti seleksi CPNS dan PPPK 2021 tinggi, terlihat dari jumlah pelamar yang terus bertambah.

Dikutip dari akun Facebook resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) @BKNgoid, tercatat sebanyak 4.112.722 akun telah mendaftar seleksi CPNS dan PPPK hingga 26 Juli 2021 pukul 15.35 WIB.

Berikut fakta-fakta CPNS 2021 yang dirangkum Okezone di Jakarta.

1. Pengumuman Hasil Sanggah Ditunda

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunda pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) BKN Tahun Anggaran 2021. Keputusan ini seperti dalam surat pengumuman yang diunggah di akun Instagram @bkngoidofficial (16/8/2021).

Awalnya pengumuman direncanakan pada 15 Agustus 2021, sebelum ditunda menjadi 20 Agustus 2021.

Keputusan tersebut resmi dalam surat BKN Nomor: 04/Panpel.BKN/CPNS/VIII/2021 tentang Penundaan Pengumuman Hasil Sanggah Seleksi Administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil Badan Kepegawaian Negara Tahun 2021.

Keputusan tersebut merujuk pada Pengumuman Ketua Panitia Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tahun Anggaran (T.A) 2021 Nomor: 03/PANPEL.BKN/CPNS/VIII/2021 tanggal 2 Agustus 2021 tentang Hasil Seleksi Administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil Badan Kepegawaian Negara Tahun Anggaran 2021.

2. Tes SKD dan SKB Ditargetkan Selesai Akhir Tahun Ini

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menargetkan rangkaian seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) bagi CPNS serta seleksi Kompetensi bagi PPPK dapat rampung paling lambat 15 Desember 2021. Namun, menurutnya realisasi tersebut tentu menyesuaikan tren kondisi pandemi terhadap proses bisnis pelaksanaan seleksi di lapangan.

Hal itu juga memengaruhi jumlah sesi pelaksanaan SKD dan SKB yang menggunakan computer assisted test (CAT) di titik lokasi.

“Karena perkembangan pandemi saat ini, BKN merencanakan penerapan 3 (tiga) sesi per hari dari jumlah normal 5 (lima) sesi untuk mengurangi penumpukan. Nanti kita lihat di lapangan apakah berkurang atau tidak tergantung situasi,” katanya dikutip dari pers rilis Humas BKN, Kamis (19/8/2021).

3. Jadwal Tes SKD Tunggu Izin Satgas Covid-19

Jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 akan menunggu izin dari Satgas Penanganan Covid-19. Selain SKD CPNS, seleksi kompetensi untuk formasi PPPK Guru dan non-Guru juga menunggu izin yang sama.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen menyampaikan rencana jadwal pelaksanaan seleksi CASN 2021 akan diawali dengan SKD CPNS, di mana ini akan berjalan secara paralel dengan Seleksi Kompetensi PPPK Guru dan non-Guru.

"Rencana jadwal yang ditetapkan Panselnas tersebut menunggu izin dan persetujuan dari BNPB selaku Satgas Covid-19,” katanya dikutip dari pers rilis Humas BKN, Kamis (19/8/2021).

4. Jadwal SKD dan Seleksi Kompetensi Disiapkan secara Rinci

Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi (PPSS) BKN Mohammad Ridwan menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan jadwal SKD dan seleksi kompetensi secara rinci. Termasuk juga menentukan titik lokasi.

“PPSS BKN juga tengah membuat penjadwalan SKD rinci terhadap peserta CASN yang dinyatakan lulus administrasi pascasanggah, termasuk menyangkut titik lokasi (tilok),” katanya.

5. Peserta SKD Wajib Isi Deklarasi Sehat

BKN mewajibkan peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021 mengisi formulir Deklarasi Sehat. Adapun deklarasi sehat wajib diisi dalam waktu 14 hari.

“#SobatBKN, guna mencegah penyebaran Covid-19 di lokasi ujian SKD #CASN2021, kepada seluruh peserta SKD diwajibkan untuk mengisi Deklarasi Sehat. Deklarasi Sehat, WAJIB diisi dalam kurun waktu 14 hari sebelum mengikuti ujian seleksi dan paling lambat pada H-1 sebelum ujian ya,” demikian BKN mengumumkan hal ini melalui media sosialnya, Kamis (19/8/2021).

Sebagaimana pengumuman yang dilakukan BKN, kewajiban ini merupakan keputusan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) setelah berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19.Okz