10 Prosedur Pelaksanaan CAT BKN untuk SKD CPNS 2021

Ilustrasi simulasi tes CAT BKN 
KOMPAS/Akbar BhayuIlustrasi simulasi tes CAT BKN Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dimulai sejak 2 September 2021. 

Selama masih dalam masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan SKD dengan metode CAT (computer assisted test) dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi telah merilis prosedur pelaksanaan CAT BKN.

Prosedur ini tercantum dalam Surat Edaran Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT BKN dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Apa saja prosedurnya?

Secara garis besar, terdapat 10 prosedur yang harus dilakukan oleh peserta SKD CPNS, sebagai berikut:

1. Peserta datang

Saat datang ke lokasi ujian, peserta harus menggunakan double masker, dengan masker 3 lapis dan masker kain di bagian luar.

2. Drop off

Pengantar peserta SKD CPNS dapat menurunkan peserta di drop off area, dan dilarang menunggu atau berkumpul di sekitar area ujian.

3. Pengecekan suhu

Petugas akan melakukan pengecekan suhu badan peserta.

Jika suhu badan kurang dari 37,3 derajat celcius, peserta dapat melanjutkan proses seleksi.

Sedangkan jika suhu badan peserta di atas 37,3 derajat celcius, dilakukan 2 kali pemeriksaan dengan jarak waktu 5 menit.

Apabila tim kesehatan merekomendasikan peserta dapat mengikuti tes, maka ditempatkan pada tempat yang ditentukan.

4. Pemeriksaan dokumen

Petugas akan mengecek kelengkapan dokumen peserta, seperti identitas diri, kartu ujian, kartu deklrasi sehat, dan lain-lain.

Untuk itu, peserta harus memahami jenis dokumen yang wajib dibawa saat tes SKD.

5. Pemberian PIN

Nantinya peserta akan mendapatkan PIN Registrasi dari petugas.

Berkaca dari rekrutmen sebelumnya, PIN digunakan sebagai akses masuk ke CAT.

6. Penitipan barang

Tahapan selanjutnya yaitu penitipan barang peserta di tempat yang disediakan panitia.

Barang-barang yang dapat dibawa peserta antara lain pensil kayu, KTP asli/KK asli, legalisir/SK pengganti asli, kartu peserta, formulir deklarasi sehat dan lainnya.

7. Pemeriksaan badan

Setelah itu, akan dilakukan pemeriksaan badan melalui metal detector.

8. Menunggu di ruangan

Peserta yang lolos dari pemeriksaan badan dapat menuju ke ruang tunggu steril.

9. Mengerjakan ujian

Setelah tiba waktu pelaksanaan ujian, maka peserta dapat menuju ke ruangan ujian dan menyelesaikan soal-soal yang ada.

10. Selesai ujian

Peserta dapat mengambil barang di penitipan dan keluar meninggalkan area seleksi.kompas