Sempat Terkendala, Pelamar PPPK Guru Bisa Lanjut Proses Pendaftaran


Peserta bersiap mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (26/10). Tes SKD CPNS diselenggarakan mulai 26 Oktober hingga 17 November 2018. (/Immanuel Antonius)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengimbau kepada calon peserta seleksi untuk guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk kembali melanjutkan proses melamarnya. Mengingat formasi yang akan dilamar sudah bisa dipilih.

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Nunuk Suryani mengatakan, saat ini seluruh teman-teman guru non ASN yang mengabdi di sekolah negeri, dan akan melamar formasi yang tersedia di sekolahnya kini sudah bisa dilakukan. Para pelamar cukup masuk akunya kembali dan meneruskan formasi lamarannya sesuai dengan pilihan.

"Bagi teman-teman guru non ASN yang mengabdi di sekolah negeri yang pada saat itu masuk ke dalam akunnya formasi atau sekolahnya tidak muncul, sekarang bisa masuk ke akunnya kembali dan cek kembali melanjutkan melamarnya karena formasi yang akan dipilih sudah tersedia silakan melanjutkan," katanya dikutip dari laman instagram @ditjen.gtk.kemendikbud, Senin (19/7).

Sementara itu, bagi teman-teman guru non-ASN yang mengabdi di sekolah negeri yang sudah melakukan resume, pada saat melamar sebenarnya punya kualifikasi akademik yang linier dengan formasi yang tersedia di sekolahnya, namun pada saat melamar informasi tersebut tidak muncul dan memilih sekolah lain juga sudah bisa kembali.

Para pelamar sudah bisa masuk ke akunnya kembali dengan mereset melalui tombol reset yang tersedia di akunnya. Itu bisa dilakukan jika para pelamar ingin kembali memilih formasi yang tersedia di sekolahnya yang mana formasi tersebut linier dengan kualifikasi akademik.

"Pahami dengan betul pesan saya ini. Selamat melakukan lamaran dengan semangat dan doa saya yakin bapak ibu semua sukses dalam seleksi guru ASN," tandasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Mdk