Rincian Lengkap Formasi CPNS BPK 2021

 Gedung BPK 

Gedung BPK Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membuka 1.320 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Kesempatan bekerja di lembaga auditor negara ini terbuka bagi putra/putri terbaik bangsa Indonesia lulusan D-III hingga S1.

Nantinya, peserta yang lolos seleksi akan ditempatkan pada Kantor Pusat dan Kantor BPK Perwakilan di seluruh Indonesia.

Saat proses pendaftaran CPNS BPK 2021 di laman SSCASN, pelamar akan diminta memilih unit kerja penempatan yang meliputi Regional Sumatera, Regional Jawa, Regional Kalimantan, Regional Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara.

Berikut rincian formasi CPNS BPK 2021:

  • Pemeriksa Ahli Pertama

Jumlah kebutuhan: 1.257 formasi
Kualifikasi pendidikan: Mulai dari lulusan S1 Akuntansi/Ilmu Hukum/Ilmu ekonomi Studi Pembangunan/Ilmu Komunikasi/Ilmu Manajemen/Sastra Arab/Sastra Inggris/Sastra Jerman/Sastra Perancis/Sastra Spanyol/Sistem Informatika/Teknik Informatika/Teknik Lingkungan/Teknik Sipil/Statiska

  • Pranata Komputer Pertama
  • Jumlah Kebutuhan: 35 formasi
    Kualifikasi pendidikan: S1 Teknik Informatika/Sistem Komputer/Teknik Komputer/Ilmu Komputer/Sistem Informasi

    • Pengolah Data Informasi dan Hukum

    Jumlah kebutuhan: 28 formasi
    Kualifikasi pendidikan: D-III Teknik Informatika/Manajemen Teknik Informatika/Administrasi Perkantoran/Manajemen.

    Penempatan CPNS BPK 2021

    1. Pelamar harus memilih unit kerja penempatan pada regional yang ada di lokasi pengelompokan penempatan di SSCASN yaitu:

    1. Regional Sumatera;
    2. Regional Jawa;
    3. Regional Kalimantan;
    4. Regional Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara.

    2. CPNS hasil penerimaan Tahun Anggaran 2021 akan ditempatkan pada unit kerja/regional
    sesuai dengan pilihan peserta pada saat pendaftaran pada portal https://sscasn.bkn.go.id/.
    Bagi CPNS yang ditempatkan di regional Kalimantan dan regional Sulawesi, Maluku, Papua,
    Bali, dan Nusa Tenggara bersedia berkarier di regional tersebut sampai dengan jabatan
    administrator atau jabatan fungsional ahli madya atau selama periode minimal 12 tahun
    sesuai dengan kebutuhan organisasi dan setelah periode tersebut akan berkarier lintas
    regional (nasional).

    3. Bagi Pelamar yang telah dinyatakan diterima dan diangkat sebagai CPNS, yang bersangkutan
    tidak dapat menolak/menunda penempatan dengan alasan apapun dan tidak
    diperkenankan mengajukan pemindahan tempat tugas baik di dalam maupun keluar
    wilayah regional selama ikatan wajib kerja 5 (lima) tahun serta tidak diperkenankan
    mengajukan pemindahan tempat tugas keluar dari regional selama masa pada poin 2 yang
    akan dituangkan dalam surat pernyataan

    4. CPNS hasil penerimaan Tahun Anggaran 2021 masih dimungkinkan untuk berpindah
    tempat tugas, setelah ikatan wajib kerja 5 (lima) tahun sesuai dengan kebutuhan organisasi
    dengan mengacu pada poin 2.kompas