Kementerian BUMN Buka 127 Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan S1

 Logo Kementerian BUMN

Kementerian BUMNLogo Kementerian BUMN Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka 127 formasi dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021.

Formasi tersebut terdiri dari 107 formasi umum, 15 cumlaude, 3 disabilitas dan 2 putra/putri Papua & Papua Barat.

Hal tersebut diketahui berdasarkan Pengumuman Nomor: PENG-01/PANSELCPNS.MBU/2021 Tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian BUMN Tahun Anggaran 2021.

Berikut rincian formasi CPNS 2021 Kementerian BUMN:

  • Ahli Pertama - Penata Kelola Perusahaan Negara

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 66 yang terdiri dari 55 formasi umum, 10 cumlaude dan 1 putra/putri Papua & Papua Barat. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja wakil menteri I dan wakil menteri II.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi /Akuntansi Keuangan / Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi /Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis /Manajemen Keuangan / Manajemen Perbankan / Administrasi / Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan / Ilmu Administrasi / Teknik Industri / Teknologi Industri / Logistik / Teknik Logistik /Manajemen Logistik / Logistik Bisnis /Kewirausahaan / Hukum / Hukum Administrasi Negara / Hukum dan Tata Negara / Hukum Bisnis / Hukum Ekonomi /Ilmu Hukum / Hukum Perdata / Hukum Umum / Manajemen SDM / Manajemen Organisasi.

  • Ahli Pertama - Penata Kelola Perusahaan Negara

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 28 yang terdiri dari 24 formasi umum, 3 cumlaude dan 1 disabilitas. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Resiko.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi /Akuntansi Keuangan / Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi /Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis /Manajemen Keuangan / Manajemen Perbankan / Administrasi / Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan / Ilmu Administrasi / Teknik Industri / Teknologi Industri / Logistik / Teknik Logistik /Manajemen Logistik / Logistik Bisnis /Kewirausahaan / Hukum / Hukum Administrasi Negara / Hukum dan Tata Negara / Hukum Bisnis / Hukum Ekonomi /Ilmu Hukum / Hukum Perdata / Hukum Umum / Manajemen SDM / Manajemen Organisasi.

  • Ahli Pertama - Penata Kelola Perusahaan Negara

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 12 yang terdiri dari 9 formasi umum, 1 cumlaude, 1 putra/putri Papua & Papua Barat dan 1 disabilitas. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi /Akuntansi Keuangan / Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi /Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis /Manajemen Keuangan / Manajemen Perbankan / Administrasi / Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan / Ilmu Administrasi / Teknik Industri / Teknologi Industri / Logistik / Teknik Logistik /Manajemen Logistik / Logistik Bisnis /Kewirausahaan / Hukum / Hukum Administrasi Negara / Hukum dan Tata Negara / Hukum Bisnis / Hukum Ekonomi /Ilmu Hukum / Hukum Perdata / Hukum Umum / Manajemen SDM / Manajemen Organisasi.

  • Ahli Pertama - Penata Kelola Perusahaan Negara

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 10 yang terdiri dari 8 formasi umum, 1 cumlaude dan 1 disabilitas. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi /Akuntansi Keuangan / Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi /Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis /Manajemen Keuangan / Manajemen Perbankan / Administrasi / Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan / Ilmu Administrasi / Teknik Industri / Teknologi Industri / Logistik / Teknik Logistik /Manajemen Logistik / Logistik Bisnis /Kewirausahaan / Hukum / Hukum Administrasi Negara / Hukum dan Tata Negara / Hukum Bisnis / Hukum Ekonomi /Ilmu Hukum / Hukum Perdata / Hukum Umum / Manajemen SDM / Manajemen Organisasi.

  • Ahli Pertama - Analis Pengelolaan Keuangan APBN

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 4. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Sekertaris Kementerian BUMN.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Ekonomi / Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Bisnis / Ekonomi Pembangunan / Ekonomi Manajemen / Ekonomi Keuangan / Ilmu Ekonomi / Hukum / Hukum Bisnis / Ilmu Hukum / Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi / Akuntansi Keuangan /Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi / Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis / Manajemen Keuangan /Manajemen Perbankan / Administrasi /Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan/ Ilmu Administrasi / Administrasi Publik /Administrasi Negara / Manajemen dan Kebijakan Publik.

  • Ahli Pertama - Arsiparis

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 2. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Sekertaris Kementerian BUMN.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan D-IV Kearsipan/Ilmu Kearsipan/Arsiparis atau S1 jurusan Administrasi Negara / Ilmu Administrasi Negara / Kearsipan / Arsiparis / Sistem Informasi / Administrasi Publik / Ilmu Administrasi Publik / Ilmu Perpustakaan /Administrasi / Ilmu Administrasi / Ilmu Kearsipan / Manajemen / Ilmu Manajemen /Sekretaris / Manajemen dan Kebijakan Publik.

  • Ahli Pertama - Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pertama

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 3. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Sekertaris Kementerian BUMN.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Ekonomi / Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Bisnis / Ekonomi Pembangunan / Ekonomi Manajemen / Ekonomi Keuangan / Ilmu Ekonomi / Hukum / Hukum Bisnis / Ilmu Hukum / Teknik Industri / Administrasi Publik / Administrasi Negara / Manajemen dan Kebijakan Publik.

  • Analis Keuangan

Untuk posisi ini, jumlah formasi yang dibuka sebanyak 3. Nantinya peserta yang lolos seleksi akan di tempatkan di unit kerja Sekertaris Kementerian BUMN.

Adapun kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan adalah lulusan S1 jurusan Ekonomi / Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Bisnis / Ekonomi Pembangunan / Ekonomi Manajemen / Ekonomi Keuangan / Ilmu Ekonomi / Akuntansi / Manajemen / Ilmu Akuntansi / Akuntansi Keuangan /Akuntansi Manajemen / Sistem Informasi Akuntansi / Ilmu Manajemen / Manajemen Bisnis / Manajemen Keuangan /Manajemen Perbankan / Administrasi /Administrasi Bisnis / Administrasi Keuangan/ Ilmu Administrasi / Administrasi Publik / Ilmu Administrasi Publik / Administrasi Negara / Manajemen dan Kebijakan Publik.

Syarat Pelamar CPNS 2021 Kementerian BUMN

  • Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Berusia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) pada saat melamar,
  • Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana dengan
  • pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih.
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, Prajurit TNI, anggota POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  • Tidak berkedudukan sebagai Calon PNS, PNS, Prajurit TNI, atau anggota POLRI.
  • Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
  • Tidak menjadi anggota atau pengurus organisasi atau organisasi masyarakat yang dilarang Pemerintah.
  • Memiliki kualifikasi Pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
  • Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dalam Surat Keterangan dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas setempat yang masih berlaku (wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir).
  • Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya, yang dinyatakan dalam Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas setempat yang masih berlaku (wajib dilengkapi setelah peserta dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir).kompas