Jangan Terpedaya Dengan Link - link dan Buku Yang Berisi Latihan Soal CPNS dan PPPK

Jangan Terpedaya Dengan Link - link dan Buku Yang Berisi Latihan Soal CPNS dan PPPK 
Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengingatkan para pelamar CPNS 2021 dan PPPK jangan terkecoh dengan beredarnya latihan soal tes ASN. Ilustrasi Foto: dok JPNN

Para pelamar CPNS 2021 dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sudah sukses mendaftar sebaiknya mulai mempersiapkan diri dengan mempelajari soal-soal tes.

Namun, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana meminta para pelamar jangan terkecoh dengan informasi yang kini ramai beredar di medsos.

"Memang begitu, setiap kali rekrutmen CPNS dan PPPK pasti muncul link-link maupun buku yang berisi latihan soal," kata Bima Haria Wibisana, Senin (5/7).

Bima melihat besarnya keinginan masyarakat untuk menjadi ASN membuat para oknum memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan. Tidak heran banyak beredar di masyarakat buku panduan kiat lulus tes ASN dengan mencantumkan logo lama CAT BKN. 

"Para pelamar harus cermat, jangan terkecoh dengan hal tersebut karena BKN tidak pernah menerbitkan buku panduan soal atau kisi-kisi soal CPNS dan PPPK," ucapnya.

BKN sendiri lewat akun media sosial terus gencar memberikan edukasi kepada para pelamar untuk berhati-hati menerima informasi yang sumbernya bukan resmi dari BKN.

Di laman Facebook BKN ditegaskan bahwa BKN tidak pernah bekerja sama maupun secara mandiri menerbitkan buku kisi-kisi materi seleksi ASN dan sejenisnya.

"Untuk latihan soal-soal seleksi ASN baik CPNS maupun PPPK 2021 menggunakan CAT, para pelamar bisa ikuti simulasinya via kanal berikut http://cat.bkn.go.id/simulasi," bunyi pengumuman di laman FB BKN.

Masih di laman yang sama, BKN mengimbau para pelamar CPNS dan PPPK yang masih bingung dengan seputar tata cara dan alur pendaftaran ASN bisa mendapatkan jawabannya di portal sscasn.bkn.go.id/faq.

Para pelamar CPNS 2021 dan PPPK 2021 juga diminta membaca petunjuk yang ada sebelum mendaftar. Sebab, jika salah input, yang rugi pendaftar itu sendiri. (esy/jpnn)