Rincian Lengkap Formasi CPNS 2021 Pemkot Langsa untuk Lulusan Sarjana Sosiologi dan S-1 Akuntansi

Untuk lulusan S-1 Sosiologi, Pemkot Langsa membuka tiga (3) formasi untuk mengisi sejumlah jabatan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Rincian Lengkap Formasi CPNS 2021 Pemkot Langsa untuk Lulusan Sarjana Sosiologi dan S-1 Akuntansi
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Republik Indonesia Nomor 864 tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Langsa Tahun Anggaran 2021. 

Berikut rincian formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kota Langsa.

Terdapat sejumlah formasi jabatan untuk lulusan sarjana/S-1 Sosiologi dan Akuntansi.

Pemerintah Kota Langsa akan membuka 354 formasi CPNS dan PPPK tahun 2021 untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Republik Indonesia Nomor 864 tahun 2021

tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Langsa Tahun Anggaran 2021.

“Penetapan rincian kebutuhan pegawai Aparatur Sipil Negara di Kota Langsa sejumlah 354, dengan rincian Tenaga Guru sejumlah 231, Tenaga Kesehatan sejumlah 105 , dan Tenaga Teknis sejumlah 18 sebagaimana tercantum dalam lampiran,” bunyi keputusan itu.

Dalam lebar rincian penetapan kebutuhan ASN di Pemkot Langsa, terdapat sejumlah kualifikasi pendidikan untuk Tenaga Teknis.

Untuk lulusan S-1 Sosiologi, Pemkot Langsa membuka tiga (3) formasi untuk mengisi jabatan Analis Bencana, Analis Mitigasi Bencana, dan Penyuluh Bencana.

Unit penembatan berada di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa.

Sementara itu untuk lulusan S-1 Akuntansi, Pemkot Langsa membuka dua formasi.

Formasi pertama dengan jabatan Penyusun Laporan Keuangan, unit penempatan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Sedangkan formasi kedua untuk mengisi jabatan Penyusun Program Anggaran dan Pelaporan di Dinas Kesehatan Daerah.

Dalam rincian formasi kebutuhan Tenaga Guru, sebanyak 231 lulusan guru akan ditempatkan di sejumlah sekolah SD dan SMP Kota Langsa.

Semua formasi Tenaga Guru ini dengan alokasi PPPK.

Berikut Formasi Guru PPPK Kota Langsa

1. Ahli Pertama – Guru Bahasa Indonesia: 1

2. Ahli Pertama – Guru Bimbingan Konseling: 21

3. Ahli Pertama – Guru Kelas: 150

4. Ahli Pertama – Guru Matematika: 3

5. Ahli Pertama – Guru Penjasorkes: 48

6. Ahli Pertama – Guru Prakarya dan Kewirausahaan: 8

Dari jumlah itu, 4 orang Guru Bimbingan Konseling akan ditempatkan di SMP N 3 Langsa.

Kemudian, 6 orang Guru Kelas akan ditempatkan di SD N 2 Alue Dua, SD N Percontohan, dan SD N Paya Bujok Teungoh.

Sementara itu, ada 105 formasi Tenaga Kesehatan yang dialokasi untuk CPNS.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 formasi Ners, dengan jabatan Ahli Pertama Perawat akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah.

Sedangkan 18 formasi tenaga teknis akan ditempatkan di sejumlah Dinas milik Pemerintah Kota Langsa.

Pengumuman penetapan formasi CPNS dan PPPK Pemerintah Kota Langsa tahun 2021, selengkapnya dapat diunduh pada link berikut:

>>> PENETAPAN CPNS DAN PPPK PEMKOT LANGSA 2021 <<<

Kapan Pendaftaran CPNS 2021?

Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Paryono menegaskan, pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK hingga kini belum dibuka.

Adapun hal itu juga telah disampaikan BKN melalui Surat Kepala BKN Nomor: 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tentang Pengadaan CPNS dan PPPK non-Guru Tahun 2021.

Paryono mengungkapkan, pertimbangan belum dibukanya seleksi CPNS 2021 dan PPPK dijelaskan pada poin delapan dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana tersebut.

"Mengingat masih terdapat beberapa peraturan pengadaan CPNS, PPPK non-Guru, PPPK, dan PPPK Guru tahun 2021 yang belum ditetapkan oleh Pemerintah serta masih adanya usulan revisi penetapan kebutuhan (formasi) oleh beberapa instansi, maka jadwal pelaksanaan seleksi akan diinformasikan lebih lanjut," kata Bima dalam suratnya.

Oleh karena itu, Paryono berpesan kepada calon peserta CPNS 2021 dan PPPK agar selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi BKN.

Baik melalui laman www.bkn.go.id, dan sejumlah media sosial resmi BKN, dari Twitter, Instagram, Facebook, dan YouTube.

Dia juga mengajak calon peserta seleksi CPNS 2021 dan PPPK memanfaatkan waktu yang ada untuk terus belajar.

"Para calon pelamar agar mempersiapkan diri mulai dari dokumen-dokumen dan tentunya belajar," pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 akan dilakukan melalui portal resmi sistem pendaftaran terintegrasi SSCN.

Dikutip dari sscn.bkn.go.id, Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) merupakan situs resmi pendaftaran ASN secara nasional sebagai pintu pendaftaran pertama seleksi ASN ke seluruh instansi baik pusat maupun daerah.

SSCASN dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai Panitia Seleksi Penerimaan Nasional. (Aceh Tribun/Agus Ramadhan)