Alasan Tak Semua Daerah Buka Rekrutmen CPNS 2021

Infografis cara dan syarat daftar CPNS 2021
Foto: Infografis detikcom/M. Fakhry Arrizal

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menjelaskan alasan pemerintah tak membuka rekrutmen CPNS 2021 di semua daerah Indonesia.

Menurut Tjahjo, pihaknya sudah meminta kabupaten/kota tersebut untuk mengajukan usulan kuota rekrutmen CPNS 2021. Akan tetapi, sampai saat ini usulan itu tidak masuk ke mejanya, sehingga akhirnya rekrutmen dibuka di daerah-daerah yang mengusulkan kebutuhan ASN saja.

"Tidak semua 514 itu mengajukan usulan kuota, dan itu deputi kami sudah minta terus mana, mana, mana, nggak ada. Ya sudah, sehingga dari 514 muncul 400-an itu," ujar Tjahjo dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Selasa (8/6/2021).

Tjahjo menjelaskan penerimaan CPNS itu tidak bisa dibuat atas dasar keinginan daerah atau keinginan instansi pemerintah, melainkan atas dasar kebutuhannya.

"Kalau tidak dibutuhkan ya tidak. Contoh BPK, BPK ngapain rekrut CPNS untuk Dokter hanya untuk mengisi poliklinik kantor BPK, kan minta Depkes aja kan bisa, nah ini saya kira sebagai bentuk contoh saja," terangnya.


Adapun total kebutuhan ASN pada rekrutmen CPNS 2021 kali ini adalah sebanyak 1.275.387 formasi. Rincinya, dari total tersebut sebanyak 83.669 di antaranya untuk memenuhi kebutuhan pemerintah pusat.Untuk diketahui, untuk rekrutmen tahun ini, pemerintah hanya menetapkan kuota kebutuhan ASN 2021 di 494 pemerintahan kabupaten/kota saja. Sementara, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri Indonesia, terdapat total 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Dengan begitu, ada sekitar 20 kabupaten/kota yang tidak membuka lowongan CPNS tahun ini.

Lalu, sebanyak 1.191.718 lainnya untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah, paling banyak ditempatkan sebagai guru PPPK sebanyak 1.022.616, PPPK non guru sebanyak 70.008, dan CPNS 119.094.

Namun, penetapannya hanya 698.618 formasi terdiri dari 63.597 untuk ditempatkan di pemerintah pusat dengan rincian 55.042 untuk 56 K/L, dan 8.555 untuk 8 sekolah kedinasan. Sedangkan, rencana penetapan untuk pemerintah daerah adalah sebanyak 635.021 dengan rincian 139.021 dibagi ke 34 pemerintah provinsi dan 496.000 untuk 494 pemerintah kabupaten/kota.

Dari segi formasinya sebanyak 532.547 untuk jabatan PPPK, 21.155 untuk jabatan PPPK non guru, dan 81.319 untuk jabatan CPNS.

eds/eds) Detik