Afirmasi Nilai Kompetensi Teknis Bagi Guru Honorer dan Yang Memiliki Serdik Tahun 2021

Afirmasi Nilai Kompetensi Teknis Bagi Guru Honorer dan Yang Memiliki Serdik Tahun 2021
Ketua Panselnas CASN Bima Haria Wibisana menjelaskan soal pendaftaran PPPK 2021. Foto: dokumentasi pribadi 

PermenPAN-RB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru pada instansi daerah tahun 2021 mengatur afirmasi bagi honorer.

Pada Pasal 28, afirmasi nilai kompetensi teknis diberikan kepada guru honorer maupun pemilik sertifikat pendidik (Serdik).

"Penambahan nilai kompetensi teknis diberikan kepada peserta yang memenuhi persyaratan," kata Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Nasional Calon Aparatur Sipil Negara (Panselnas CASN) 2021 Bima Haria Wibisana , Sabtu (13/6).

Adapun ketentuan afirmasi nilai kompetensi teknis sebagaimana Juknis PermenPAN-RB 28/2021 adalah:

1. Pelamar yang memiliki Serdik linier dengan jabatan yang dilamar mendapat nilai paling tinggi sebesar 100 persen dari nilai paling tinggi kompetensi teknis;

2. Pelamar yang berusia di atas 35 tahun terhitung saat melamar dan berstatus aktif mengajar sebagai guru paling singkat 3 tahun secara terus menerus sampai saat ini berdasarkan data Dapodik mendapatkan tambahan nilai sebesar 15 persen dari nilai paling tinggi kompetensi teknis;

3. Pelamar dari penyandang disabilitas yang sudah diverifikasi jenis dan derajat kedisabilitasannya sesuai dengan jabatan yang dilamar mendapatkan tambahan nilai sebesar 10 persen dari nilai paling tinggi kompetensi teknis;

4. Pelamar dari honorer K2 dan aktif mengajar sebagai guru paling singkat 3 tahun secara terus-menerus sampai dengan saat ini berdasarkan data Dapodik mendapatkan tambahan nilai sebesar 10 persen dari nilai paling tinggi kompetensi teknis 

5. Dalam hal pelamar mendapatkan tambahan nilai sebagaimana dimaksud (angka 1 sampai 4) secara kumulatif, diberikan nilai kompetensi teknis tidak lebih dari nilai paling tinggi kompetensi teknis sebesar 100 persen.

Dalam Juknis PermenPAN-RB ini juga menerangkan penambahan nilai untuk peserta berserdik, diberikan sesuai dengan jabatan yang dipilih pada masing-masing seleksi kompetensi.

"Penambahan nilai kompetensi teknis diperhitungkan sebagai nilai awal pada masing-masing seleksi kompetensi dan termasuk sebagai komponen penentu terpenuhi atau tidaknya niilai ambang batas kompetensi teknis pelamar," kata Bima yang juga kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini.(esy/jpnn)