Tahapan Seleksi Sekolah Kedinasan Berlangsung Sampai 30 April

Tahapan Seleksi Sekolah Kedinasan Berlangsung Sampai 30 April
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengumumkan mulai besok pendaftaran CPNS jalur sekolah kedinasan dimuka 9 April sampai 30 April. Foto tangkapan zoom

Pendaftaran CPNS dari jalur sekolah kedinasan atau Dikdin tahun 2021 akan dibuka secara serentak pada Jumat, 9 April 2021 Pukul 09.21 WIB.

Menurut Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen, kesempatan melakukan pendaftaran online akan diberikan selama 22 hari hingga 30 April 2021. 

Dia menyebutkan 8 instansi pembina sekolah kedinasan yang membuka rekrutmen yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

"Proses pendaftaran dilakukan melalui satu portal https://sscasn.bkn.go.id dan pendaftar hanya bisa melamar pada satu sekolah kedinasan," kata Suharmen di Jakarta, Kamis (8/4).

Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku ketua pelaksana panitia seleksi nasional (Panselnas) menyiapkan proses seleksi terintegrasi berbasis one stop recruitment rervices, di mana rangkaian pendaftaran, informasi seleksi, sampai dengan layanan helpdesk peserta tersedia dalam satu portal. 

Dia membeberkan tahapan seleksi sekolah kedinasan dijadwalkan akan berlangsung sampai dengan 30 Juni 2021, meliputi:

1. Pendaftaran online mulai 9 - 30 April 2021. 

2. Seleksi administrasi 10 April – Mei 2021.

3  Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi lanjutan pada 24 Mei–30 Juni 2021. 

Suharmen menjelaskan, pada portal SSCASN tersedia laman informasi program studi yang dibuka disertai persyaratan bagi pelamar yang akan melamar sekolah kedinasan, periode pendaftaran, batas usia, batas atas dan batas bawah usia mendaftar.

"Juga ada link portal dan call center seluruh sekolah kedinasan yang membuka rekrutmen, dan pengumuman lain-lain," tandasnya.(esy/jpnn)