Persiapkan Penguasaan Bahasa Inggris untuk CPNS 2021 Bersama LB LIA

LIA
Foto: LIA
Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 akan dibuka pada Mei-Juni 2021. Ratusan ribu pelamar akan berkompetisi untuk menduduki ribuan formasi yang dibuka oleh kementerian/lembaga negara, serta pemerintah daerah.

Beberapa kementerian/lembaga serta instansi pemerintahan daerah mewajibkan sertifikat Bahasa Inggris untuk syarat pendaftaran. Salah satu Sertifikat Bahasa Inggris yang dibutuhkan adalah TOEFL® Prediction. Skor minimal yang dibutuhkan pun bervariasi antara 400 sampai dengan 550.

Lembaga Bahasa LIA yang telah berdiri sejak tahun 1959 merupakan salah satu lembaga bahasa yang memiliki produk TOEFL® Prediction yang selama ini banyak digunakan oleh para pelamar CPNS. Tes yang bernama LIA EPT™ (English Proficiency Test) ini dirintis sejak tahun 1977 untuk kepentingan internal LIA, dan telah melalui pengujian serta riset yang intensif.

Pada tahun 1998 tes LIA EPT™ resmi diluncurkan ke publik dan sejak saat itu mulai digunakan oleh berbagai perusahaan, institusi pendidikan, dan lembaga pemerintahan, seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Universitas Indonesia, IPB, PT Astra International, PT Telkom, dan masih banyak lagi.

LIA
LIA Foto: LIA

Pada tahun 2019 tes LIA EPT™ telah diambil oleh hampir 3000 calon pelamar CPNS yang menjalani tes di berbagai Test Center LIA yang tersebar di Jakarta, Bogor, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Padang. Kini tes LIA EPT™ tersedia dalam bentuk internet-based dan dapat diakses di lebih banyak kota di Indonesia.

Seiring dengan semakin tingginya penggunaan LIA EPT™ oleh berbagai kementerian/ lembaga pemerintah, perguruan tinggi, maupun perusahaan swasta untuk berbagai keperluan seperti rekrutmen maupun promosi jabatan, semakin tinggi pula permintaan atas kelas persiapan TOEFL®. Sejak tahun 2006 Lembaga Bahasa LIA telah membuka program LIA Preparation Course for the TOEFL® yang kini dapat diikuti secara daring. Kelas intensif juga dibuka untuk mereka yang hanya memiliki waktu singkat untuk mempersiapkan diri.

LIA Preparation Course for the TOEFL® adalah program yang dirancang dengan tujuan untuk membantu para peserta kursus mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes TOEFL®. Peserta akan mempelajari berbagai jenis soal, serta strategi dan tips yang tepat untuk menyelesaikan soal dengan benar, sehingga peserta akan lebih percaya diri dalam menghadapi tes TOEFL®. Serangkaian latihan listening, structure, dan reading, yang diikuti dengan diskusi untuk menganalisa soal, akan membantu peserta mencapai skor yang diinginkan.

Kegiatan belajar di kelas daring maupun luring terdiri dari beragam aktivitas yang difokuskan untuk membantu peserta mencapai tujuan belajar. Untuk bagian Listening, para peserta akan diberikan kesempatan untuk mendengarkan berbagai dialog atau monolog yang diikuti oleh soal-soal.

Hal ini akan membantu para peserta untuk terbiasa dengan format tes dan pertanyaan, sehingga mereka akan lebih mudah memprediksi jawaban yang benar. Untuk bagian Structure, peserta akan diperkenalkan dengan berbagai grammatical rules, yang diikuti dengan kuis dan latihan soal. Untuk bagian Reading, peserta akan diberikan serangkaian bacaan dengan soal-soal, sehingga mereka mendapat kesempatan untuk berlatih membaca secara intensif dan ekstensif. Melalui serangkaian bacaan ini mereka juga akan sekaligus berkesempatan untuk memperluas perbendaharaan kosakata bahasa Inggris mereka.

LIA
LIA Foto: LIA

Kementerian Perdagangan adalah salah satu kementerian yang saat ini bekerja sama dengan Lembaga Bahasa LIA untuk menyelenggarakan kelas intensif persiapan TOEFL® bagi para pegawainya.

Sementara itu, Mahkamah Agung RI melalui Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Balitbang Diklat Hukum dan Peradilan masih terus melanjutkan kerja sama dengan Lembaga Bahasa LIA untuk menyelenggarakan LIA Preparation Course for the TOEFL® dan berbagai pelatihan program Bahasa Inggris lainnya. Kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2020 ini telah membantu meningkatkan kompetensi bahasa Inggris lebih dari 4500 pegawai Mahkamah Agung RI, termasuk para hakim tinggi dan ketua pengadilan negeri maupun pengadilan agama di seluruh Indonesia.

Kemampuan mengidentifikasi kelemahan dan menggunakan hal tersebut sebagai titik landasan untuk bergerak maju sehingga mencapai tingkat kepercayaan diri yang tinggi menjadi faktor yang menentukan bagi keberhasilan dalam menghadapi tes TOEFL®.

(ads/ads)

Detik