Penyebab Belum Bisa Umumkan Pendaftaran CPNS 2021

Kata BKN 

Kata BKN Soal Penyebab Belum Bisa Umumkan Pendaftaran CPNS 2021. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Ini Kata BKN Soal Penyebab Belum Bisa Umumkan Pendaftaran CPNS 2021

Mengapa pendaftaran CPNS 2021 belum juga dibuka.   Pendaftaran CPNS 2021 sebelumnya disebut bakal mulai dibuka antara April - Mei 2021. 

Namun, sampai pertengahan april 2021 ini belum ada tanda-tanda pendaftaran CPNS 2021 bakal dibuka oleh BKN. 

Apa penyebabnya?

Padahal sebelumnya dikatakan bahwa pendaftaran CPNS 2021 akan dimulai antara bulan April sampai Mei 2021. 

Namun, belum diketahui pula apakah jadwal pendaftaran CPNS 2021 akan melesat dari perkiraan awal, yakni pada Mei 2021. 

Kepala Biro Humas BKN, Paryono, mengungkapkan bahwa dirinya kurang tahu apakah jadwal pendaftaran CPNS 2021 akan meleset dari perkiraan awal atau tidak. 

"Saya kurang tau, karena penetapan formasi dari Kemenpan RB, setelah itu baru pengumuman n pendaftarannya," kata Paryono melalui pesan singkatnya, Jumat (9/4/2021). 

Ya, artinya jadwal pendaftaran CPNS 2021 baru bisa ketahuan setelah Kemenpan RB mengumumkan penetapan formasi CPNS 2021. 

SELALU MELESET DARI PERKIRAAN AWAL

Lalu, apakah bisa pendaftaran CPNS 2021 dimulai tepat waktu?

Jika tepat waktu pasti banyak yang senang karena bisa lekas mendaftar. 

Apalagi pelaksanaan CPNS sudah hilang satu tahun, yakni CPNS 2020.

Ya, Pendaftaran CPNS 2021 disebut bisa dimuai antara bulan April, Mei, atau Juni 2021. 

Pertanyaannya, apakah bisa pendaftaran CPNS 2021 pada bulan-bulan itu. 

Sebab tiga tahun belakangan tidak pernah ada pendaftaran CPNS yang dimulai pada bulan April, Mei, bahkan Juni. 

Mari kita simak dari data pelaksanaan CPNS dalam tiga tahun belakangan. 

Pada CPNS 2017, pendaftaran baru dimulai pada 11 September 2017. 

Pada CPNS 2018, pendaftaran baru dibuka pada 26 September 2018. 

Sedangkan pada CPNS 2019 pendaftara dimulai pada November 2019. 

Uniknya, pada awalnya baik CPNS 2017, CPNS 2018, dan CPNS 2019, seluruhnya memperkirakan waktu pendaftaran bakal dimulai pada bulan Juni. 

Melihat hal itu, sehingga selalu ada kemungkinan waktu pendaftaran mundur 3 bulan atau 5 bulan dari waktu perkiraan awal. 

Sehingga bisa diperkirakan pendaftaran CPNS 2021 sebenarnya mungkin saja baru bisa  antara bulan Juli, Agustus, September, Oktober, atau November 2021. 

Hal itu lantaran sampai saat ini sudah ada 3 perkiraan waktu kapan pendaftaran CPNS 2021 dimulai, yakni bulan April, mei, atau Juni. 

Sehingga jika ditarik mundur tiga sampai lima bulan, maka pendaftaran CPNS 2021 bisa saja baru akan dibuka pada bulan Juli, Agustus, September, Oktober, atau November 2021. 

Ya,  namun ini hanya perkiraan berdasarkan pengamalan pelaksanaan CPNS tiga tahun belakangan. 

DAFTAR INSTANSI DAN FORMASI JABATAN BERGAJI TINGGI

Selain menyiapkan diri, peminat CPNS 2021 pasti mulai memikirkan berapa besaran gaji yang akan mereka terima di formasi jabatan dan instansi yang mereka pilih. 

Jika ini berpendapatan besar, kalian harus memilih instansi dan formasi jabatan yang tepat. 

Jangan sampai salah pilih. 

Kesalahan pilih instansi dan formasi jabatan bisa berpengaruh terhadap penghasilan. 

Ya, Menjadi PNS memang bisa membuat seseorang lebih cepat kaya.

Oleh karena itulah Warta Kota memberikan panduah cara memilih instansi yang tepat agar kalian cepat jadi kaya. 

Paling utama yang harus dicek adalah instansi dan kelas jabatan formasi yang kalian pilih. 

Karena kelas jabatan formasi nantinya akan berpengaruh terhadap tunjangan kinerja yang diperoleh. 

Selain itu, instansi tentu saja berpengaruh karena&nbsnbsp; ada instansi yang memang memilki standar tunjangan kinerja tinggi. 

Lalu ada pula jabatan tertentu yang kelas jabatannya tinggi sehingga pada akhirnya berpengaruh pada tunjangan kinerjanya. 

Lalu instansi apa saja yang memiliki tunjangan kinerja PNS tertinggi?

Ya, diketahui bahwa tunjangan kinerja PNS memang lebih besar dari gajinya. 

Gaji PNS golongan IIIA rata-rata ada di angkan Rp 2,4 juta. 

Namun, tunjangan kinerjanya bisa beragam tergantung kemampuan daerah dan instansi. 

Oleh karena itu jika kalian mendaftar CPNS 2021 untuk memperoleh pendapatan besar, maka jangan salah pilih instansi. 

Inilah daftar instansi dengan tunjangan kinerja terbesar di Indonesia : 

1. Pemprov DKI Jakarta

Jika ingin berpenghasilan besar, maka lamarlah CPNS DKI Jakarta pada CPNS 2021.

Tunjangan kinerja PNS golongan IIIA di Pemprov DKI bisa mencapai Rp 8 juta bahkan lebih. 

Artinya jika ditambah gaji pokok dan tunjangan lainnya, seorang PNS baru golongan IIIA di Pemprov DKI bisa memperoleh take home pay sebesar Rp 13 juta sampai Rp 15 juta. 

Bayangkan, itu kalian peroleh ketika baru diangkat menjadi PNS. Menggiurkan bukan. 

2. Mahkamah Agung

Tunjangan kinerja di Mahkamah Agung juga tidak main-main. 

Seorang PNS golonga IIIA di Mahkamah Agung bisa memperoleh penghasilan.

PNS Mahkamah Agung golongan IIIA apabila jabatannya berada di kelas jabatan ke 8, maka bisan memperoleh tunjangan kinerja sampai Rp 7 juta sebulan. 

Artinya jika ditambah gaji pokok dan tunjangan lainnya, seorang PNS Mahkamah Agung bisa mendapat take home pay Rp 10 juta per bulan. 

Tapi kalian harus perhatian kelas jabatan yang kalian lamar. 

Analisis perkara peradilan di MA masuk kelas jabatan ke 7, sehingga tunjangan kinerjanya hanya sekitar Rp 5,5 juta. 

Jadi pilihlah jabatan yang kelas jabatannya ke 8 agar dapat Tukin mencapai Rp 7 juta per bulan. 

3. Pemprov Jawa Timur

Take home pay PNS Pemprov Jawa Timur yang baru masuk disebut bisa mencapai Rp 12 juta. 

4. Pemprov Kalimantan Timur

Begiutu juga Pemkot Kaltim, PNS golonga IIIA baru masuk bisa memperoleh penghasilan Rp 12 juta per bulan.

5. Pemkot Bandung

Pemkot Bandung juga memiliki tunjangan kinerja yang besar untuk PNS baru. 

Sehingga PNS baru di sana bisa memperoleh take home pay sampai Rp 12 juta per bulan. WartaKota