Lulus SMA Bisa Daftar CPNS-Kedinasan Sekaligus, Merapat Guys

cover topik/ test CPNS_dalam 
Foto: cover topik/ test CPNS

Kabar baik buat lulusan SMA yang ingin mencari kerja. Pemerintah membuka pendaftaran sekolah kedinasan hingga calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk lulusan SMA/sederajat sekaligus tahun ini.

Adapun untuk pendaftaran sekolah kedinasan sudah dibuka sejak 9 April sampai 30 April 2021. Sedangkan, pendaftaran CPNS dan PPPK rencananya dibuka antara Mei-Juni 2021.

Plt. Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Teguh Widjanarko menyebutkan sekolah kedinasan membutuhkan lulusan sekolah dengan ijazah SMA/sederajat. Saat ini, untuk CPNS dan PPPK formasi untuk lulusan SMA masih sangat terbatas.

"Calon pelamar harus yakin dengan pilihan yang akan diambilnya, baik mendaftar ke sekolah kedinasan atau mengikuti seleksi CPNS dan PPPK. Selain karena formasi yang terbatas, hal ini juga dikarenakan pelamar hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan dan juga hanya satu formasi pada seleksi CPNS dan PPPK," kata Teguh dalam keterangan resminya, Minggu (25/04/2021).



Meski demikian, jumlah formasi dan persyaratan bagi seleksi CPNS dan PPPK untuk formasi lulusan SMA/sederajat belum diumumkan. Namun untuk sekolah kedinasan, jumlah formasi serta persyaratan sudah diumumkan, dan dapat dicek di laman dikdin.bkn.go.id serta laman sekolah kedinasan masing-masing.

"Jika ingin mendaftar sekolah kedinasan, lebih baik fokus terhadap proses seleksi sekolah kedinasan. Demikian juga sebaliknya. Percaya dengan pilihan yang diambil, diikuti dengan ikhtiar, doa, dan usaha yang cukup. Insyaallah hasil yang terbaik," kata dia.

Total rencana kebutuhan ASN pada rekrutmen CPNS 2021 kali ini sebanyak 1.275.387 formasi. Dari total tersebut sebanyak 83.669 di antaranya untuk memenuhi kebutuhan pemerintah pusat.

Sebanyak 1.191.718 lainnya untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah. Paling banyak ditempatkan sebagai guru PPPK sebanyak 1.022.616, PPPK non guru sebanyak 70.008, dan CPNS 119.094.

Nantinya hanya 741.551 formasi, terdiri dari 69.684, ditempatkan di pemerintah pusat. Rinciannya 61.129 untuk 56 K/L, dan 8.555 untuk 8 sekolah kedinasan.

Sedangkan, rencana penetapan untuk pemerintah daerah adalah sebanyak 671.867 dengan rincian 144.096. Ini dibagi ke 24 pemerintah provinsi dan 527.771 untuk 492 pemerintah kabupaten/kota.

Dengan rincian formasi guru PPPK sebanyak 565.633, PPPK non guru 21.571 dan CPNS 64.663. Lalu, adapun jabatan yang paling banyak dibutuhkan tahun 2021 ini adalah jabatan guru, tenaga kesehatan dan jabatan teknis.

Di pemerintah pusat, jabatan yang paling banyak dibutuhkan adalah dosen, penjaga tahanan, penyuluh KB. Ada pula analis perkara peradilan, pemeriksa, perawat, analis hukum.

(sef/sef)Cnbc Indonesia