Kabupaten Tangerang Usulkan 8.128 Kuota CPNS dan PPPK 2021 ke Kemenpan RB

Ilustrasi rekrutmen CPNS 2021.  

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tangerang sudah mengusulkan sebanyak 8.128 kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB.

Berdasarkan data usulan dari Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, total kuota diajukan tersebut, 1.678 untuk CPNS dan 6.450 untuk PPPK.

Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang Hendar Herawan mengatakan, Pemkab Tangerang sudah mengusulan sebanyak 8.128 kuota CPNS dan PPPK. Namun dari total usulan tersebut, paling banyak untuk PPPK. Hal tersebut bertujuan untuk mengakomodir tenaga honorer di Kabupaten Tangerang yang belum menjadi PNS.

“Sudah diusulkan, dimana totalnya 8.128 kuota formasi CPNS dan PPPK. Rinciannya, 1.678 untuk CPNS dan 6.450 untuk PPPK,” ujar Hendar, Rabu, 7 April 2021.

Ia mengatakan surat usulan kebutuhan CPNS dan PPPK yang ditandatangani Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar tersebut sudah diserahkan ke Kemenpan RB. Oleh karena itu, dirinya berharap, kouta usulan mendapat persetujuan dari Kemenpan RB.

“Surat usulan sudah diberikan, tapi kouta itu belum tentu disetujui oleh Kemanpan RB karena itu baru usulan. Namun mudah-mudahan bisa disetujui,” imbuhnya.

Lebih lanjut Hendar menambahakan, penetapan kouta CPNS dan PPPK untuk di Pemkab Tangerang dikabarkan pertengahan April 2021 sudah diputuskan oleh Kemenpan RB.

“Berdasarkan informasi, penetapan kuota CPNS dan PPPK dari Menpan pertengahan April ini sudah turun. Semoga secepatnya ada keputusan,” tukasnya.

Sementara itu sebanyak 759 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam lingkup Pemkab Tangerang menerima Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat, Rabu, 7 April 2021.

SK diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kepada tiga orang penerima yang digelar secara virtual di Ruang Cituis Lt. 5 Gedung Setda Kabupaten Tangerang.

Ahmed Zaki Iskandar mengatakan saat ini yang sudah mendapatkan kenaikan pangkat sebanyak 759, dan masih ada 101 yang masih diproses oleh BKN. Hal ini berdasarkan hasil verifikasi usulan kenaikan pangkat periode 1 April 2021 berjumlah 860.

"Kenaikan pangkat sebagaimana tertuang dalam UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN bukanlah suatu hak, akan tetapi merupakan sebuah penghargaan yang diberikan negara atas dasar hasil penilaian kinerja, pengabdian dan prestasi kerja," ujarnya.***

Editor: Kasiridho/Kabarbanten