Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Usulkan Kuota 300 Kursi, Seleksi P3K-CPNS Segera Digelar


Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut), segera digelar dalam waktu dekat. Masyarakat Tanah Tonsea yang berminat siap-siap mendaftar.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Minut Marthen Sumampouw mengatakan, pihaknya mengusulkan 150 formasi CPNS di tahun ini. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan anggaran Pemkab Minut.

“Hampir semua OPD terakomodir jumlah kebutuhan PNSnya. Tapi dari formasi tersebut, tentu paling banyak tenaga teknis dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Sementara untuk P3K, pihaknya Pemkab Minut mendapat jatah 150 kursi untuk tenaga pendidikan atau guru. “Sementara tenaga teknis lainnya belum,” beber Sumampouw.

Diakuinya jumlah itu masih jauh dari total kebutuhan. Berdasarkan kajian, Pemkab membutuhkan penambahan 1.200 PNS di semua OPD. Namun setelah berbagai pertimbangan, jumlah itu dirasa yang paling urgent saat ini.

Usai diusulkan ke KemenPAN-RB, pihaknya tinggal menunggu jawaban. Dia berharap usulan tersebut bisa mendapatkan respon positif KemenpanRB. “Tinggal nanti kita menunggu arahan pusat. Kapan dibuka dan berapa yang disetujui. Pasti disampaikan sebelum proses dimulai,” tutur dia.

Kepala Dinas Pendidikan Minut Olfy Kalengkongan menjelaskan, pihaknya kekurangan 625 guru. Berbagai upaya dilakukan. Salah satunya dengan penambahan tenaga pendidik lewat jalur P3K. Namun, dari usulan yang diberikan, hanya 125 yang direstui.

Sebelumnya, ada 350 guru honorer yang diangkat jajaran Disdik melalui sekolah. “Tetapi aturan tak lagi mengizinkan hal tersebut. Sehingga kita sekarang mengangkat guru jalur P3K. Jumlahnya pun terbatas. Karena ketersediaan anggaran juga tidak memadai,” tutupnya. (jen)

Editor:

MPID Manadapost