Kabupaten Gowa Sudah Usulkan 613 Formasi CPNS Tahun 2021

Pemkab Gowa Sudah Usulkan 613 Formasi CPNS Tahun 2021
Pemerintah Kabupaten Gowa sudah mengusulkan 613 formasi CPNS termasuk kouta untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Foto: Istimewa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengusulkan 613 Formasi Calon Pegawai Sipil (CPNS) ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKPSDM Kabupaten Gowa, M Agus Salim Harahap mengatakan, dari 613 formasi tersebut, untuk tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga Pendidik atau Guru sebanyak 342.


Kemudian Formasi diusulkan juga untuk Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 155 formasi. Sedang untuk tenaga kesehatan 109 formasi. 109 formasi ini nanti yang akan mengisi Rumah Sakit dan juga semua Puskesmas di Kabupaten Gowa.


Kemudian BKPSDM Gowa juga mengusulkan untuk Tenaga Teknis sebanyak 7 orang. Tenaga teknis ini nanti yang mengisi Humas, BKD, di Dinas Koperasi, Keuangan, dan yang lainnya.

"Usulan formasi CANS ini telah dilakukan BKPSDM Kabupaten Gowa sejak 9 April 2021 lalu," ujarnya, Minggu (25/4/2021).

Agus menjelaskan, terkait formasi PPPK diperuntukkan salah satunya bagi tenaga kontrak yang masih aktif dengan umur minimalnya 20 tahun dan maksimal 59 tahun.

Yang paling penting calon peserta untuk PPPK harus terdaftar pada Dapodik selama 2 tahun. Kemudian memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan jenjang pendidikan minimal D1 atau Sarjana Strata 1.

"Biasanya tenaga honorer itu ada daftar Dapodiknya, dia harus terdaftar disitu. Karena banyak kita temukan tenaga honor yang dadakan. Karena syarat terdaftar di dapodik itu selama 2 tahun," katanya.

Agus berharap, masyarakat Kabupaten Gowa bisa mengikuti tahap demi tahapan penerimaan dengan baik. Tidak mempercayai Joki ataupun calo dalam Pendaftaran CANS tahun ini.

"Silahkan persiapkan diri dengan belajar yang baik, percaya kemampuan diri sendiri, jangan pake joki atau percaya issu-issu adanya soal bocor," tandasnya.

(agn Herni Amir

Sindo