Hindari "Joki", Seleksi CPNS akan Gunakan Identifikasi Wajah

CPNS 2021 screenshootCPNS 2021 Pemerintah menyempurnakan sistem computer assisted test (CAT) dalam pelaksanaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang terdiri atas Sekolah Kedinasan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.
Ada fitur tambahan yang disematkan, yakni identifikasi wajah (face recognition).

Hal ini untuk menghindari adanya peserta CASN yang menggunakan jasa "joki" untuk mengikuti tahap seleksi tersebut.

"Untuk meminimalisir potensi joki, karena tahun lalu di dalam penerimaan seleksi CPNS ada beberapa lokasi yang kemudian kami bisa menangkap joki tersebut. Maka kami menyempurnakan kembali di dalam sistem CATnya menggunakan face recognition," kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen dalam konfrensi pers virtual, Kamis (8/4/2021).

Untuk mengidentifikasi wajah para peserta CASN yang mengikuti seleksi, mereka diwajibkan melakukan swafoto.

Kemudian, foto tersebut diunggah ke sistem face recognition.

"Nantinya masing-masing calon peserta akan melakukan swafoto sebanyak tiga kali di dalam sistem pendaftaran. Mereka upload swafoto tadi dan itulah yang dijadikan sebagai database untuk melakukan face recognition para peserta seleksi," jelas Suharmen.

Sebagaimana diketahui, pendaftaran Sekolah Kedinasan tahun 2021 dijadwalkan akan dibuka mulai besok (9/4/2021).

Pendaftaran ini dilakukan secara online melalui laman www.sscasn.bkn.go.id, dengan memilih menu Dikdin.

Terdapat delapan instansi yang akan membuka pendaftaran tahun ini, yaitu Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara, Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan Kementerian Dalam Negeri.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengatakan, pendaftaran seleksi Sekolah Kedinasan akan membuka rangkaian seleksi CASN 2021.

Nantinya, masyarakat hanya dapat mendaftar pada satu Sekolah Kedinasan saja.

Seleksi Sekolah Kedinasan akan dilaksanakan dengan sistem CAT.

Dengan sistem CAT, Tjahjo menjamin proses seleksi akan adil, transparan, dan bebas KKN.

Untuk itu, Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan atau percaloan yang kerap muncul saat penerimaan CASN. Kompas