Bocoran Tahapan Penyusunan Soal Seleksi CPNS 2021

Ekspresi peserta saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk CPNS Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kantor BKN Regional V, Jakarta, Senin (27/1/2020). Seleksi berlangsung 27-31 Januari 2020. (/Iqbal Nugroho)
Seleksi ASN atau CPNS 2021 dan PPPK akan ibuka pada Mei-Juni 2021. Pemerintah terus mempersiapkan diri, salah satunya tentang naskah soal seleksi CPNS 2021.

 Naskah soal seleksi CPNS 2021 saat ini telah diserahkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Ketua Pelaksana Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Calon ASN bersama Kementerian PANRB selaku Ketua Pengarah Panselnas.

Naskah soal seleksi ASN Tahun 2021 disusun oleh Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia dan akan dipergunakan pada seleksi Calon ASN atau CASN mendatang.

Untuk mencegah kebocoran dan keamanan soal, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim beberapa waktu lalu, menjelaskan bahwa naskah soal diserahkan dalam bentuk dokumen digital dan telah dienkripsi dengan baik.

Selanjutnya Tim Panselnas akan melakukan proses input ke dalam sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Proses input data soal ke dalam sistem CAT BKN dilakukan untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan data sebagai kunci penyelenggaraan seleksi secara aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN dan tidak dipungut biaya.

Menurutnya, soal seleksi CASN Tahun 2021 ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaring ASN berkualitas di lingkungan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Tahapan Penyusunan Soal Seleksi CPNS 2021

Nadiem juga menguraikan proses penyusunan soal seleksi ASN dihasilkan melalui beberapa tahapan, yakni tahapan pertama pada penyusunan kisi-kisi.

Tahapan ini dilakukan dengan memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan seleksi CASN dan kisi-kisi tahun 2019.

Tahap kedua ada pada penyesuaian soal seleksi CASN yang melibatkan penulis dari PTN di Indonesia. Tahapan ini juga disertai dengan pendampingan penjaminan mutu dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemdikbud sebagai ahli konstruksi soal.

Tahapan berikutnya adalah proses telaah bahasa oleh para ahli dari Badan Pengembangan Pembinaan Bahasa.

Tahapan ini dilakukan untuk memastikan soal yang disusun telah sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Selanjutnya, dalam berjalannya proses ini juga melibatkan beberapa unsur dari Kementerian/Lembaga terkait, seperti Kementerian PANRB, BKN, BNPT dan para pakar dari perguruan tinggi yang didampingi ahli konstruksi soal dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemdikbud.Liputan6