Angka Passing Grade PPPK 2021 Lebih Tinggi Dari 2019, Mengkhawatirkan dan Menakutkan, Ketum PHK21

Angka Passing Grade PPPK 2021 Lebih Tinggi Dari 2019, Mengkhawatirkan dan Menakutkan, Ketum PHK21
Ketum Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih bicara soal passing grade PPPK 2021. Ilustrasi Foto: Ricardo/

Jelang pendaftaran CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 pada Mei mendatang, para tenaga honorer masih dihantui soal angka passing grade.

Mereka khawatir angka passing grade 2021 lebih tinggi dibandingkan 2019.

Ketum Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih mengungkapkan, melihat usia honorer K2 yang rerata sudah di atas 35 tahun tidak memungkinkan lagi ikut CPNS. Dia melihat sebagian teman-temannya akan ikut tes PPPK.

"Cuma ini kendalanya di passing grade. Ada rasa ketakutan kalau enggak lolos passing grade," kata Titi , Jumat (23/4).

Faktor usia lanjutnya, sangat memengaruhi psikologi honorer K2.

Apalagi ada yang sudah pernah ikut tes PPPK 2019, makin terbebani bila gagal lagi tahun ini.

Titi menilai, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus kepada honorer K2 yang masa kerjanya paling sedikit 17 tahun.

Sangat tidak adil bila disamakan dengan honorer yang baru mengabdi.

"Usia sudah tua disuruh belajar seperti anak muda tetap beda penangkapannya. Hari ini belajar, besok sudah lupa," ucapnya.

Kendala itu, kata Titi, yang harus dipertimbangkan pemerintah sehingga perlu ada formula khusus buat honorer K2.

Titi yang juga guru PPPK hasil seleksi Februari 2019 ini berharap soal tesnya minimal sama dengan seleksi PPPK 2019.

Selain itu tetap ada formasi khusus untuk honorer K2 seperti tahun 2019.

"Kawan-kawan sudah kami bekali dengan materi PPPK 2019 di samping tambahan fasilitas belajar Kemendibud," ungkapnya.

Mudah-mudahan, tambah Titi, pemerintah tidak menetapkan passing grade tinggi-tinggi biar banyak honorer K2 yang lulus tes PPPK. (esy/jpnn)