9 April Pendaftaran CPNS 2021 Sekolah Kedinasan Hanya di sscasn.bkn.go.id

Syarat Lengkapnya

Pendaftaran CPNS 2021 khusus sekolah kedinasan akan segera dibuka, 9 April 2021 besok.

Besok Pendaftaran CPNS 2021 Sekolah Kedinasan Hanya di sscasn.bkn.go.id, Simak Syarat Selengkapnya

ilustrasi penerimaan CPNS 2021.   Siap-siap pendaftaran CPNS 2021 sekolah kedinasan dibuka besok 9 April 2021, simak syaratnya.

Pendaftaran CPNS 2021 khusus sekolah kedinasan akan segera dibuka, 9 April 2021 besok.

Berikut selengkapnya syarat mendaftar CPNS 2021 sekolah kedinasan.

Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan RB ) mengumumkan jadwal pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur sekolah kedinasan.

Untuk jalur ini rencananya akan dibuka pada 9 April 2021.

Dilansir dari laman bkn.go.id, berikut ini KompasTV sarikan, Selasa (6/4/2021), terkait syarat dan link seleksi CPNS 2021 melalui jalur sekolah kedinasan.

Bagi Anda yang tertarik, informasi terkait pendaftaran sekolah kedinasan dapat disimak melalui laman dikdin.bkn.go.id.

Para pelamar pun wajib mengetahui ketentuan-ketentuan terkait jurusan, pendidikan dan sekolah kedinasan yang dilamar.

Diketahui, setiap jurusan dan sekolah kedinasan memiliki persyaratan yang berbeda.

Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan pelamar telah mempersiapkan syarat-syarat dokumen yang diperlukan. Berikut ini syaratnya:

- Kartu Keluarga Kartu Tanda Penduduk (KTP)

- Ijazah Rapor SMA/sederajat

- Pas foto

- Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar. 

Cara daftar sekolah kedinasan 2021

Untuk tata cara pendaftaran sekolah kedinasan, langkah-langkahnya sebagai berikut:

- Pelamar harus masuk ke portal SSCASN di situs https://sscasn.bkn.go.id

- Pelamar pilih menu Sekolah Kedinasan untuk masuk ke portal Sekolah Kedinasan,

- Membuat akun dan mencetak Kartu Informasi Akun di laman https://dikdin.bkn.go.id

- Pelamar melakukan log in dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan

- Pelamar melakukan swafoto, mendaftar sekolah dan jurusan yang tersedia dan melengkapi form isian.

- Pelamar memasukkan nilai

- Pelamar melengkapi biodata

- Pelamar mengunggah (upload) dokumen sesuai dengan persyaratan

- Pelamar mengecek kembali isian yang telah dilengkapi (Resume)

- Pelamar mengklik Kirim, data yang telah dikirim tidak dapat diubah

- Pelamar mengecek hasil verifikasi

- Pelamar yang dinyatakan lulus verifikasi akan mendapatkan kode billing sebagai kode untuk pembayaran tes seleksi. Aturan mengenai pembayaran dapat dicek di web instansi atau sekolah kedinasan yang dipilih

- Pelamar yang sudah melakukan pembayaran dan sudah diverifikasi pembayarannya akan mendapatkan Kartu Ujian

- Pelamar mengikuti tahapan tes seleksi

- Pelamar mengecek hasil kelulusan tes seleksi

- Pelamar yang lulus tes seleksi dan dinyatakan diterima di sekolah kedinasan, harap menghubungi instansi atau sekolah kedinasan terkait untuk proses selanjutnya.

Petunjuk pendaftaran Sekolah Kedinasan 2021 dapat disimak panduannya di sini.,

Perlu diketahui, pelamar hanya dapat melamar 1 Sekolah Kedinasan saja.

Aturan lebih rinci mengenai sekolah kedinasan dan jurusan yang dipilih dapat dicek di halaman situs masing-masing sekolah kedinasan.

Ada yang Berbeda

Ada yang berbeda dalam seleksi CPNS 2021 mendatang.

Kali ini, peserta tidak perlu mengunggah ijazah saat melakukan pendaftaran berkas CPNS 2021.

Lantas bagaimana prosedur pendaftaran CPNS 2021 yang baru?

Pemerintah bakal segera membuka seleksi CPNS tahun 2021. 

Penerimaan CPSN tahun ini terbagi dalam tiga kategori yakni CPNS, sekolah kedinasan dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan jumlah formasi yang dibuka dalam seleksi CPNS 2021 akan diputuskan akhir bulan ini.

"Kami merencanakan dengan BKN nanti mudah-mudahan akhir Maret ini kita putuskan (jumlah formasi), berapa sebenarnya formasi yang dibutuhkan, jadi ini tawar-menawar masih banyak, baik daerah beberapa Kementerian/Lembaga (K/L) instansi, tapi Alhamdulillah ini akan mencapai," ujar Tjahjo, dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Rabu (24/3/2021).

Meski belum diputuskan, Tjahjo mengungkapkan diperkirakan ada 1.275.387 lowongan dengan rincian 83.669 di antaranya untuk memenuhi kebutuhan pemerintah pusat dan 1.191.718 lowongan untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah. 

Dari total lowongan yang dibutuhkan, Tjahjo menyebut posisi paling banyak akan ditempatkan sebagai guru PPPK yaitu sebanyak 1.022.616, PPPK non guru sebanyak 70.008, dan sisanya sebagai CPNS sebanyak  119.094.

"Tapi jumlah rencana penetapan untuk pemerintah pusat sebanyak 69.684 dengan rincian 61.129 untuk 56 K/L, dan 8.555 untuk 8 sekolah kedinasan," jelas Tjahjo.

"Untuk pemerintah daerah sebanyak 671.867 dengan rincian guru PPPK sebanyak 565.633, PPPK non guru 21.571 dan CPNS 64.663," imbuhnya.

(Tribunnews/Daryono/Vincentius Jyestha) (TribunMataram/ Salma)