4 Fakta Naskah Soal Ujian CPNS 2021

https: img.okezone.com content 2021 04 23 320 2399706 naskah-soal-ujian-cpns-sudah-siap-cek-4-faktanya-XL62hqz8CL.jpg 
CPNS 2021 Segera Diselenggarakan. (Foto: Okezone/Kemenkumham)  

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun 2021 telah menerima soal untuk seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Diserahkannya soal seleksi calon ASN tersebut selanjutnya tim Panselnas akan melakukan proses pemasukan input ke dalam sistem CAT BKN yang akan digunakan dalam pelaksanaan seleksi nantinya,” kata Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.

Beberapa fakta menarik tentang naskah soal ujian CPNS dan PPPK 2021, Sabtu (24/4/2021).

1. Naskah yang diterima Kemenpan RB dijamin kerahasiaannya

Tjahjo memastikan bahwa soal yang telah diterima Panselnas akan dijamin keamanannya dan kerahasiaannya. Di mana hal ini sudah dijamin dalam proses seleksi tahun-tahun sebelumnya.

"Naskah soal diserahkan dalam bentuk dokumen digital terenkripsi untuk mencegah kebocoran data. Kerahasiaan soal dijamin aman dan bahkan Tim Penyusun Soal pun tidak mengetahui kode enkripsinya," katanya.

Dia berharap seleksi CASN tahun 2021 dapat terus menjunjung tinggi transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapannya. “Kita bersama berharap agar proses seleksi CASN T.A 2021 ini dapat berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya,” tandas Tjahjo.

2. Panselnas kawal kelancaran dan keamanan proses CASN 2021

Menteri Tjahjo selaku Ketua Tim Pengarah Panselnas Pengadaan CASN 2021 berpesan kepada seluruh Tim Panselnas, khususnya BSSN, BPPT, BPKP, dan Tim Quality Assurance (QA) untuk bekerja sama dengan Kementerian PANRB, BKN, Kemendikbud agar dapat mengawal kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian proses seleksi CASN tahun 2021.

Tim Panselnas akan melakukan proses pemasukan (input) ke dalam sistem Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang akan digunakan dalam pelaksanaan seleksi nantinya.

“Pada proses ini diperlukan kehati-hatian dan jaminan kerahasiaan dan keamanan data-datanya. Kami yakin sejak tahun-tahun sebelumnya kerahasiaan dan keamanan data menjadi kata kunci kita bersama,” bebernya.

3. Tahapan penyusunan soal seleksi CPNS dan PPPK 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan soal SKD merupakan salah satu instrumen penting dalam menjaring calon-calon ASN berkualitas. Untuk itu, dalam penyusunan soal seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan.

Tahapan pertama, penyusunan kisi-kisi yang memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan seleksi CASN dan kisi-kisi tahun 2019 melibatkan unsur Kementerian PANRB, BKN, BNPT, dan para pakar dari perguruan tinggi, yang didampingi oleh ahli konstruksi soal dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemendikbud.

Tahapan kedua, penyesuaian soal seleksi CASN yang melibatkan penulis dari perguruan tinggi negeri di Indonesia. Di mana, dengan pendampingan dan penjaminan mutu oleh Pusat Asesmen dan Pembelajaran sebagai ahli konstruksi soal.

Tahap berikutnya adalah proses telaah bahasa oleh para ahli dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud untuk memastikan soal yang disusun telah sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

4. Soal kompetensi bidang diharapkan sesuai standar dan kebutuhan jabatan

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana meminta agar instansi memastikan penyusunan seleksi kompetensi bidang (SKB) untuk seleksi CPNS dan PPPK sesuai dengan standar tingkat kesulitan soal yang ditetapkan. Baik dari level jabatan maupun antar wilayah.

Soal tersebut paling lambat disampaikan kepada Panselnas tanggal 1 Juni 2021. Bima mengatakan penyusunan soal kompetensi teknis bagi PPPK Guru akan dipandu oleh Kemendikbud.

Kepala PPSS, Mohammad Ridwan mengatakan bahwa soal harus disesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan pada jabatan tersebut. “Pastikan soal-soal SKB yang disusun sesuai dengan tuntutan kompetensi bidangnya,” tuturnya.Okz