Update Informasi CPNS 2021: Jadwal, Jumlah Formasi, dan Syarat Pendaftaran

Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. 
AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). 

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Pemerintah memastikan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terlaksana pada 2021.

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dengan Komisi II DPR RI, Rabu (24/3/2021).

Menpan RB Tjahjo Kumolo mengatakan total kebutuhan CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) telah diputuskan pada akhir Maret 2021, termasuk jadwal pelaksanaan pembukaan CPNS 2021.

"Pada prinsipnya kami akan memutuskan akhir Maret ini berapa yang fix, baik untuk Kementerian, Lembaga maupun di daerah," kata Tjahjo.

Jadwal seleksi

Seleksi CPNS ada di bawah kewenangan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dengan mendapat infrastruktur sistem seleksi yang auditnya dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Sementara itu, sistem keamanan IT dibantu oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Adapun jadwal rencana pelaksanaan seleksi CPNS 2021, yaitu:

Pendaftaran

  • Sekolah pendidikan kedinasan: April 2021
  • PPPK guru: Mei-Juni 2021
  • CPNS dan PPPK non-guru: Mei-Juni 2021

Pelaksanaan seleksi sekolah pendidikan kedinasan

  • SKD Mei 2021, adapun seleksi lanjutan dijadwalkan masing-masing instansi
  • PPPK guru:

Tahap 1: Agustus 2021
Tahap 2: Oktober 2021
Tahap 3: Desember 2021

  • CPNS dan PPPK non-guru: Juli-Oktober 2021.

Pengumuman, pemberkasan dan penetapan NIP

  • PPPK guru

Tahap 1: Agustus-September 2021
Tahap 2: Oktober-November 2021
Tahap 3: Desember 2021- Januari 2022

  • CPNS dan PPPK non-guru: November 2021-Januari 2022

Adapun untuk titik lokasi seleksi sekolah pendidikan kedinasan, CPNS dan PPPK non-guru dilaksankan di:

  • BKN pusat
  • Kanreg
  • UPT BKN
  • Titik lokasi mandiri Cost Sharing (khusus CPNS dan PPPK non-guru)

Sementara titik lokasi golongan lainnya tergantung sebaran peserta seleksi.

Jumlah formasi

Total kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) pada 2021 sebanyak 1.275.387 orang.

Namun meskipun jumlah ASN yang dibutuhkan lebih dari satu juta orang, untuk rencana penetapannya, Tjahjo menyebut jumlahnya hanya 741.551 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 69.684 untuk pemerintah pusat dan 671.867 untuk pemerintah daerah.

Dari angka tersebut kebutuhan ASN terdiri dari:

  • Instansi pemerintah pusat sebanyak 69.684 orang, dengan rincian 61.129 untuk 56 kementerian/lembaga dan 8.555 untuk 8 sekolah kedinasan
  • Instansi pemerintah daerah sebanyak 671.867 orang

Rincian formasi untuk pemerintah daerah meliputi:

  • PPPK guru 565.633 orang
  • PPPK non-guru 21.517 orang
  • CPNS 84.663 orang

Dengan rincian 144.096 untuk 34 pemerintah provinsi dan 527.771 untuk 492 pemerintah kabupaten dan pemerintah kota.

Kebutuhan ASN di atas diperoleh dari usulan yang disampaikan oleh 588 instansi dengan rincian 539 instansi telah mengusulkan dengan dokumen lengkap.

Kemudian, 49 instansi sudah mengusulkan dan sedang dalam proses melengkapi dokumen, serta 32 instansi yang tidak mengusulkan kebutuhan ASN.

Syarat pendaftaran

Syarat dan dokumen yang diperlukan untuk CPNS tahun ini sama dengan rekrutmen CPNS sebelumnya.

Hal ini dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi BKN Paryono.

“(Dokumen) sama tahun lalu,” kata Paryono melalui WhatsApp, Sabtu (20/3/2021).

Merujuk pada seleksi CPNS sebelumnya, beberapa dokumen utama yang perlu disiapkan antara lain:

  • Pasfoto berwarna latar belakang merah
  • Swafoto dengan Kartu Identitas dan Kartu Informasi Akun
  • KTP/Surat Keterangan Kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
  • Ijazah
  • Transkrip nilai
  • Surat lamaran
  • Dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan sesuai instansi yang diminati

(Sumber: Kompas/Mela Armani, Rosy Dewi Arianti Saptoyo | Editor: Rizal Setyo Nugroho)