Tes CAT CPNS 2021 Bakal Terapkan Fitur Pengenalan Wajah Untuk Hindari Percaloan

Ekspresi peserta saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk CPNS Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Kantor BKN Regional V, Jakarta, Senin (27/1/2020). Seleksi diikuti 2.162 peserta. (Iqbal Nugroho)

Seleksi Calon atau Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 akan segera dilaksanakan. Badan Kepegawaian Negara (BKN) saat ini tengah mengembangkan teknologi yang mampu pencegahan tindak percaloan dalam pelaksanaan ujian CAT CPNS 2021. Caranya dengan menambahkan fitur baru pada sistem CAT BKN.

Penambahan fitur pada tes CAT BKN ini ditujukan untuk menjaga kualitas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi CPNS 2021, serta mencegah tindak kecurangan atau percaloan.

“Untuk mengantisipasi hal itu, kami tengah mempersiapkan fitur tambahan pada sistem CAT BKN, yakni face recognition diperuntukkan untuk mengidentifikasi peserta yang melakukan ujian, sehingga dapat meminimalkan adanya percaloan dalam pelaksanaan ujian,” jelas Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, dikutip dalam keterangan tertulis bkn.go.id, Minggu (27/3/2021).

Adapun kategori rekrutmen calon PNS pada tahun ini adalah, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Sekolah Kedinasan, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bima menambahkan, selain fitur face recognition, peningkatan fitur teknologi pada Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) telah dilakukan, sehingga peserta seleksi CPNS 2021 tidak perlu mengunggah dokumen saat pendaftaran.

“Portal SSCASN akan terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemendikbud, data STR di Kementerian Kesehatan, dan akses data ijazah akreditasi Perguruan Tinggi di Kementerian Ristekdikti,” terangnya.

Selanjutnya, untuk pelaksanaan ujian akan dilakukan dengan memenuhi protokol kesehatan salah satunya, yaitu live score peserta akan dilakukan melalui Youtube BKN untuk menghindari kerumunan peserta.

Kemudian, bagi peserta positif Covid 19 akan disediakan sarana khusus untuk tetap mengikuti tahap seleksi. Adapun peserta seleksi yang berada di luar negeri bisa melakukan seleksi di kantor KBRI setempat.

Reporter: Anisa Aulia

Sumber: Merdeka