Seleksi CPNS 2021 Akan Tetapkan Protokol Kesehatan, Wajib Rapid Test?

Peserta bersiap mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kemenkumham di Gedung Kepegawaian Negara, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Pelaksanaan SKB CPNS yang diikuti 829 peserta itu menerapkan protokol kesehatan (/Imam Buhori)


Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memastikan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 akan dilaksanakan tahun ini, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Nantinya seleksi akan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan," ujar Plt Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Teguh Widjinarko kepada Liputan6.com, Sabtu (13/3/2021).

Teguh bahkan buka kemungkinan jika peserta harus menyertakan hasil swab atau rapid tes guna mengikuti ujian CPNS 2021, utamanya saat Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Dia berkaca pada pelaksanaan CPNS 2019 yang sempat terhambat di tengah jalan akibat wabah Covid-19 pada 2020 lalu.

"Tampaknya akan seperti itu. Soalnya tahun lalu kami melakukan seleksi dengan protokol yang ketat dibawah pengawasan Satgas Covid-19 di masing-masing daerah. Hal yang sama dilakukan untuk tahun ini," ungkapnya.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelumnya sempat mengabarkan, akan menyediakan sistem computer assisted test (CAT) berbasis online secara keseluruhan yang diikuti dengan penggunaan video conference. Itu dilakukan guna mengawasi kegiatan tes yang berjalan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyebutkan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk menghindari adanya kerumuman di lokasi ujian. Salah satunya dengan melakukan penerapan protokol kesehatan.

"Termasuk pelaksanaan seleksi di titik lokasi luar negeri, bahwa pada seleksi CPNS formasi tahun 2019 BKN bersinergi dengan Kementerian Luar Negeri dalam melaksanakan ujian di 15 negara," jelas Bima.Liputan6