Pemerintah Pastikan Tidak Buka Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan Guru

Perlu diketahui, CPNS dan PPPK merupakan skema yang berbeda dan diperuntukan bagi formasi yang berbeda pula.

Pemerintah Pastikan Tidak Buka Formasi CPNS 2021 untuk Lulusan Guru, Simak Penjelasan Berikut IniCalon pegawai negeri sipil yang mengenakan masker dan face shield sebagai langkah berjaga-jaga terhadap penyebaran virus corona COVID-19 saat mengikuti tes di Surabaya, Selasa (22/9/2020)  Pemerintah memastikan tidak membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 untuk guru.

Kepastian itu disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo pada Kamis (4/3/2021).

Menurutnya, lulusan keguruan akan direkrut melalui jalur formasi khusus program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Tjahjo mengatakan, pemerintah akan membuka 1 juta guru melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Perlu diketahui, CPNS dan PPPK merupakan skema yang berbeda dan diperuntukan bagi formasi yang berbeda pula.

Formasi CPNS 2021 nantinya akan diisi oleh jabatan teknisi, sedangkan PPPK akan diisi formasi guru dan jabatan fungsional.

Tahun ini, pemerintah membuka 1,3 juta formasi CPNS/PPPK untuk diangkat menjadi Aparatur Negeri Sipil (ASN).

Proses pengadaan CPNS dan Guru PPPK tahun 2021, dengan total jumlah sekitar 1,3 juta pegawai merupakan pengalaman pertama bagi pemerintah.

"Jumlah yang tidak pernah kita lakukan sebelumnya," ujar Tjahjo.

Tak hanya lulusan guru, pemerintah daerah juga membuka 70 ribu formasi melalui skema PPPK, dengan jabatan fungsional.

Sedangkan pemerintah pusat, akan membuka 41.500 formasi PPPK untuk ditempatkan di Kementerian/Lembaga.

Berikut perincian 1,3 juta formasi CPNS yang dibuka tahun ini:

1. Sebanyak 1 juta guru PPPK melalui skema yang menjadi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (untuk pemda)

2. Untuk pemda (di luar guru) ditentukan sebesar sekitar 189 ribu yang terdiri atas:

Sebanyak 70 ribu PPPK jabatan fungsional (selain guru).

Sebanyak 119 ribu CPNS untuk berbagai jabatan teknis yang sangat diperlukan (termasuk tenaga kesehatan).

3. Untuk instansi pemerintah pusat ditentukan kebutuhan sebesar sekitar 83 ribu dengan persantase 50 persen PPPK dan 50 persen CPNS.

Menurut Tjahjo, jumlah tersebut merupakan kebutuhan untuk dua tahun yakni 2020 dan 2021.

Lantaran, pada tahun 2020, pemerintah tidak membuka rekrutmen.

Untuk rekrutmen 1 juta guru, lanjut Tjahjo, para tenaga-tenaga honorer yang terdaftar dalam data pokok pendidikan (Dapodik) Kemendikbud bisa melamar dalam jalur seleksi PPPK.

Begitu pula dengan para guru tenaga honorer kategori kedua dan lulusan PPG atau Pendidikan Profesi Guru yang tidak mengajar pun bisa mengisi lowongan Guru PPPK ini.

"Bahkan Kemendikbud menyediakan fasilitas bagi tenaga-tenaga honorer ini meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tes seleksi, dan memberikan kesempatan tes sebanyak tiga kali," ujar Tjahjo, dikutip dari Kompas.com.

Oleh karena itu, pemerintah mencoba merumuskan prosedur, memperkuat dukungan kebijakan, mengidentifikasi berbagai risiko, dan berbagai persiapan lain yang diperlukan.

Termasuk mencoba keajegan sistem seleksi secara online bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Pengadaan ASN dan Guru PPPK ini adalah sebuah upaya yang terkait dengan prioritas pembangunan SDM, terutama SDM ASN yaitu dengan melakukan rekrutmen pegawai ASN," pungkas Tjahjo.

Daftar CPNS/PPPK 2021 lewat Portal Mana?

Nantinya, saat pelamar masuk ke portal sscasn.bkn.go.id akan ditampilkan dengan tiga pilihan situs.

Ketiga situs tersebut yakni, SSCN, SSCN DIKDIN, dan SSP3K.

Dan pastikan pelamar mengetahui kegunaan masing-masing portal tersebut.

1. SSCN (sscn.bkn.go.id)

SSCN adalah situs resmi pendaftaran CPNS secara nasional dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh masing-masing instansi.

Portal ini sebagai pintu pendaftaran seleksi CPNS ke seluruh instansi baik Pusat maupun Daerah.

Jika Anda ingin menjadi bagian dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka portal ini menjadi pintu utama untuk pendaftaran pada bulan April mendatang.

Pastikan Anda memenuhi persyaratan saat mendaftar di portal SSCN (sscn.bkn.go.id).

2. SSCN DIKDIN (dikdin.bkn.go.id)

SSCN DIKDIN adalah situs resmi yang digunakan untuk pendaftaran online Seleksi Calon Siswa Sekolah Kedinasan 2020.

Portal ini diperuntukan bagi pelamar yang ingin melamar di sekolah Kedinasan.

Sekolah kedinasan ini memiliki ikatan dengan lembaga pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan, seperti IPDN (Kemendagri), STAN (Kemenkeu), STIS (Badan Pusat Statistik) dan lainnya.

Pelamar disarankan untuk selalu cek info terkini melalui portal dan login akun SSCN DIKDIN, juga melihat informasi pada web masing-masing Instansi Sekolah Kedinasan

Pastikan Anda memenuhi persyaratan saat mendaftar di portal SSCN DIKDIN (dikdin.bkn.go.id)

3. SSP3K (ssp3k.bkn.go.id)

SSP3K adalah situs resmi yang diperuntukan untuk mendaftar sebagai calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Portal ini sebagai pintu pendaftaran seleksi PPPK bagi pelamar yang telah memenuhi persyaratan.

Proses pendaftaran tidak jauh berbeda dengan portal SSCN (sscn.bkn.go.id). (Aceh Tribun/Agus Ramadhan)