Kemenag Upayakan Formasi Guru Agama Masuk PPPK Kemendikbud

Kemenag juga telah menggelar rapat membahas formasi guru pendidikan agama masuk dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kemendikbud. Kemenag tengah mengupayakan formasi guru pendidikan agama masuk dalam PPPK Kemendikbud 2021. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nizar mengatakan pihaknya mengupayakan membuka formasi guru pendidikan agama lewat seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) 2021.

"Kami semua masih mengupayakan agar mereka (honorer guru agama) bisa masuk dalam usulan PPPK Kemendikbud. Nantinya, Kemenag akan bertugas membuat soal ujian untuk seleksi calon PPPK-nya. Ini masih kita upayakan bersama," kata Nizar dalam keterangan resminya yang dikutip Rabu (10/3).Nizar menyebut formasi PPPK untuk guru agama yang berstatus honorer masih sangat terbatas. Formasi yang tersedia hanya sekitar 9.000 untuk tahun. Dari jumlah itu juga dialokasikan bagi sisa honorer K2.

Di sisi lain, kata Nizar, jumlah honorer guru agama sangat banyak. Berdasarkan data Kementerian Agama terdapat 120.000 guru agama yang masih berstatus honorer.

Nizar mengatakan pihaknya bersama Kemendikbud, Kementerian Dalam Negeri, KemenPAN-RB, Kementerian Keuangan, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menggelar rapat terkait formasi PPPK bagi guru agama pada Jumat 5 Maret lalu.

Menurutnya, pembahasan lintas kementerian perlu dilakukan mengingat guru agama tersebar di tiga institusi negara. Pertama, guru yang diangkat Kemenag. Kedua, guru yang diangkat Kemendikbud. Ketiga, guru yang diangkat oleh Pemerintah daerah.

"Saat ini masih dilakukan verifikasi dan validasi data, berapa total guru agama dengan status honorer di sekolah, baik guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu," ujarnya.

Formasi PPPK Kemendikbud tahun 2021 mencapai 1 juta. Sampai 5 Maret 2021, kebutuhan formasi yang diajukan Pemda ke KemenPAN-RB baru 568.238. Dengan demikian, masih ada selisih 431.762 formasi yang belum terisi.

"Semoga honorer guru agama nantinya bisa mengisi formasi tersebut," kata Nizar.Sebelumnya, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) mengancam mogok mengajar menuntut formasi guru pendidikan agama pada seleksi PPPK 2021. Menurut informasi yang mereka dapat, pemerintah berencana tidak menyediakan formasi guru pendidikan agama pada seleksi PPPK.

Ketua Umum DPP AGPAII Manhan Marbawi mengatakan rencana mogok tersebut tak bisa dicegah jika pemerintah tidak memberikan kesempatan bagi guru agama honorer menjadi PPPK melalui seleksi yang diberikan kepada 1 juta guru lainnya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya sedang melakukan sinkronisasi pengadaan guru pendidikan agama, bersamaan dengan guru di sekolah kejuruan.

(rzr/fra)
Cnn Indonesia