Kemenag Alokasikan Kuota 9.495 Guru PPPK, Ini Sebarannya di 30 Provinsi

Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. 

AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). 

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Pemerintah akan menggelar penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) 2021, baik CPNS maupun PPPK.

Salah satu formasi PPPK yang akan dibuka adalah guru madrasah.

Kementerian Agama (Kemenag) sendiri mengalokasikan kursi sebanyak 9.495 guru madrasah PPPK pada CASN 2021.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Nizar mengatakan, kuota formasi tersebut tersebar di 30 provinsi di Indonesia.

“Tahun ini, ada 9.495 formasi PPPK yang disiapkan bagi guru madrasah, tersebar di 30 provinsi,” kata Nizar dalam keterangan resmi, Minggu (28/3/2021).

Jadwal dan formasi

Nizar mengatakan, formasi yang dibuka diperuntukkan bagi eks Tenaga Honorer K-II yang belum bisa mengikuti seleksi PPPK di rekrutmen sebelumnya.

“Formasi ini diperuntukkan bagi eks Tenaga Honorer K-II yang tidak dapat mengikuti seleksi PPPK pada tahun 2019,” ujarnya.

Terdapat empat provinsi yang tidak mempunyai kuota PPPK 2021, yaitu Kalimantan Utara, Gorontalo, Papua, dan Papua Barat.

Sementara itu, kuota terbanyak tersebar di provinsi Sulawesi Selatan (2.918 kuota), Jawa Timur (1.238 kuota), dan Jawa Tengah (863 kuota).

Sedangkan, untuk kuota paling sedikit seperti Maluku Utara (1 kuota), Sulawesi Utara (3 kuota), dan Nusa Tenggara Timur (3 kuota).

Seleksi PPPK ini diperkirakan mulai Agustus 2021.

Alokasi di 30 provinsi

Berikut kuota formasi PPPK guru madrasah 2021:

1. Nanggroe Aceh Darussalam (802 kuota)

2. Sumatera Utara (291 kuota)

3. Sumatera Barat (287 kuota)

4. Riau (43 kuota)

5. Kepulauan Riau (7 kuota)

6. Jambi (202 kuota)

7. Sumatera Selatan (122 kuota)

8. Bangka Belitung (33 kuota)

9. Bengkulu (138 kuota)

10. Lampung (107 kuota)

11. Banten (240 kuota)

12. DKI Jakarta (112 kuota)

13. Jawa Barat (613 kuota)

14. Jawa Tengah (863 kuota)

15. DI Yogyakarta (6 kuota)

16. Jawa Timur (1.238 kuota)

17. Bali (102 kuota)

18. Nusa Tenggara Barat (113 kuota)

19. Nusa Tenggara Timur (3 kuota)

20. Kalimantan Barat (35 kuota)

21. Kalimantan Tengah (42 kuota)

22. Kalimantan Selatan (132 kuota)

23. Kalimantan Timur (18 kuota)

24. Sulawesi Utara (3 kuota)

25. Sulawesi Tengah (97 kuota)

26. Sulawesi Barat (459 kuota)

27. Sulawesi Selatan (2.918 kuota)

28. Sulawesi Tenggara (464 kuota)

29. Maluku (4 kuota)

30. Maluku Utara (1 kuota) Kompas