Fitur Portal SSCASN yang Dipakai untuk Seleksi ASN 2021

Tampilan halaman utama situs SSCASN 
Situs SSCASNTampilan halaman utama situs SSCASN Seleksi aparatur silpil negara (ASN) tahun 2021 akan digelar melalui portal resmi terintegrasi yakni Sistem Seleksi Calon ASN ( SSCASN).

Pendaftarannya pun diselenggarakan secara paralel, meliputi seleksi taruna/taruni Sekolah Kedinasan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Bagi kamu yang ingin mendaftar, pahami dulu fitur-fitur yang tersedia dalam portal resmi SSCASN.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Rapat Koordinasi Penyederhanaan Birokrasi dan Pengadaan CASN Tahun 2021 secara virtual di Jakarta, 4 Maret 2021, memberikan penjelasan terkait hal ini. Berikut rangkumannya, dikutip dari bahan paparan Bima Haria Wibisana pada Sabtu (6/3/2021).

Portal SSCASN merupakan portal masuk dan informasi mengenai suatu proses seleksi baik SSCN, SSPPPK, maupun Sekolah Kedinasan.

Adapun melalui portal SSCASN. pelamar bisa mendapatkan informasi mengenai Jadwal, Formasi yang dibuka, Alur Pendaftaran dan Informasi lainnya yang diinput oleh Instansi hanya melalui Portal SSCASN tersebut.

Pada portal ini, terdapat fitur Dasboard yang diperuntukkan bagi petugas yang terlibat menjaring pendaftaran. Instansi maupun Panselnas dapat memonitoring progress pendaftaran maupun pengolahan nilai pada Dasboard SSCASN ini.

Selanjutnya, ada pula fitur Portal Akun Dan Pendaftaran. Dalam fitur ini, pelamar yang sudah mendaftar hanya perlu masuk ke fitur ini untuk melihat proses Verifikasi maupun Pengumuman Kelulusan.

Lalu ada fitur Pengolahan Hasil Seleksi (SKD, SKB). Proses Pengolahan Nilai yang masuk akan diproses pada tahapan ini tanpa campur tangan tangan dengan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan. Fitur ini disediakan bukan untuk pelamar.

Selanjutnya, ada juga fitur Verifikasi. Fungsinya, digunakan bagi instansi melakukan Verifikasi Administrasi kepada pelamar secara online/daring terhadap dokumen yang diunggah berdasarkan persyaratan instansi.

Terdapat pula fitur Admin Instansi Dan Bkn Pusat/Kanreg. Ini merupakan modul yang diperuntukan Admin Instansi untuk melakukan pengaturan Formasi, Lokasi Penempatan maupun Persyaratan sebelum pendaftaran dimulai. Dan juga Untuk BKN Pusat/Kantor Regional melakukan validasi Formasi.

Kemudian ada fitur Helpdesk yakni Fitur Bantuan untuk pelamar. Selanjutnya, terdapat fitur Alur dan Petunjuk Penggunaan, yakni Fitur Petunjuk bagi Pelamar untuk mengetahui tahapan pendaftaran sampai akhir proses seleksi CASN, berupa Buku Pedoman dan gambaran besar alur seleksi.

Lalu ada fitur Simulasi Pemilihan Formasi (SPF). Yakni suatu fitur yang dapat digunakan oleh peserta atau pelamar untuk dapat melihat formasi jabatan yang lowong sesuai dengan klasifikasi pendidikannya di seluruh instansi yang membuka lowongan.

Tak kalah penting ada fitur Pengumuman. Inilah fitur yang dapat dipantau Pelamar mengenai pengumuman pendaftaran seluruh Instansi dan juga link pengumuman instansi- instansi.

Sebagai informasi, SSCASN merupakan portal yang juga terintegrasi dengan data dari sejumlah instansi. Dalam laman ini, terdapat integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang digunakan sebagai awal data pendaftaran SSCASN bekerja sama dengan Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil).

Selain itu, integrasi juga terjadi dalam pengecekan data NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan). Pengecekannya dilakukan untuk validasi data Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang terdata pada Dapodik (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan).

Sedangkan integrasi data Akreditasi Program Studi maupun Akreditasi Universitas dan Lembaga Pendidikan Tinggi dilakukan dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Adapun data Nomor Ijazah diintegrasikan sebagai validasi Pendidikan Pelamar SSCASN.

Kemudian dilakukan pula integrasi STR (Surat Tanda Registrasi). Integrasi ini merupakan hasilkerja sama BKN – Kementerian Kesehatan, yang diintegrasikan bersama:

1. KKI (Konsil Kedokteran Indonesia)
2. KTKI (Konsil Tenaga kesehatan Indonesia)
3. KFN (Komite Farmasi Indonesia)

Kompas