111 Penyuluh Pertanian PPPK Terima SK

Ratusan PPPK di Pidie Terima SK Ratusan PPPK di Pidie Terima SK

Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai penyuluh pertanian menerima SK, yang diserahkan Bupati Pidie Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik menyerahkan SK pengangkatan sebagai PPPK di kebun Kambuek Paya Pie, Kecamatan Padag Tiji, Jumat (5/3/2021).  

Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai penyuluh pertanian menerima SK, yang diserahkan Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau Abusyik di lahan kebun di Kambuek Paya Pie, Kecamatan Padang Tiji, Jumat (5/3/2021).

Untuk diketahui, kebun Kambuk Paya Pie merupakan milik Abusyik yang dikelilingi tanaman produktif seperti pisang barangan dan jenis tumbuhan lainnya. Di lahan itu, orang nomor satu di Pidie iu mendirikan pabrik roduksi pupuk non organik.

"PPPK yang diserahkan SK itu harus adanya inovasi. PPPK bagian dari ASN. Untuk itu, pelayanan kepada masyarakat tidak berbeda," kata Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau Abusyik, kepada Serambi, Jumat (5/3/2021)

Ia menyebutkan, 111 PPPK yang menerima SK merupakan penyuluh pertanian. Kehadiran PPPK sangat diharapkan dalam upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Untuk itu, penyuluh pertanian harus menjadi garda terdepan dalam memberikan semangat dan motivasi kepada petani. Semua penyuluh harus bekerja keras dalam membimbing petani, agar produksi pertanian dan perkebunan meningkat.

"Kita ketahui dominan warga Pidie berprofesi sebagai petani. Wajar kesejahteraan petani menjadi prioritas Pemkab," ujarnya.

Kata Abusyik, alasan pemilihan lokasi penyerahan SK dipusatkan di lahan perkebunan untuk mendekatkan penyuluh dengan petani. Sebab, petani di lapangan harus dibimbing dengan praktik di kebun. Petani tidak bisa dibimbing dengan tiori yang hanya di meja kantor.

Selain itu, jelas Abusyik, peran penyuluh harus mensosialisasikan pertanian sehat dan bergizi, terhindar dari racun dan zat berbahaya bagi tubuh. Dengan demikian, warga akan terhindar dari serangan berbagai serangan penyakit. Turut hadir Sekda H Idhami MSi, Penasehat Bupati, Prof Dr Syamsul Rijal, sejumlah asisten, Kepala SKPK. (naz)Aceh Tribun