Proses Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Bakal Diumumkan Bulan Depan

https: img.okezone.com content 2021 02 16 320 2362871 proses-seleksi-cpns-dan-pppk-2021-bakal-diumumkan-bulan-depan-YHpFZnvJpt.jpg CPNS (Setkab) Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan RB) akan melaksanakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan informasi proses penerimaan CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Diperkirakan waktu pengumuman itu terjadwal pada pertengahan Maret. href="https://economy.okezone.com/read/2021/02/15/320/2362373/cpns-dan-pppk-2021-bakal-dibuka-serentak-seleksinya-masih-dirancang">CPNS dan PPPK 2021 Bakal Dibuka Serentak, Seleksinya Masih Dirancang

"Diperkirakan pertengahan bulan Maret 2021 akan ada pengumuman lebih lanjut mengenai proses penerimaan CPNS/PPPK formasi tahun 2021," ujarnya kepada Okezone, Selasa (16/2/2021).

Dia menjelaskan, kini pihaknya sedang merampungkan tahapan validasi proses penerimaan CPNS dan PPPK untuk formasi 2021.

"Saat ini kami masih dalam tahapan validasi proses penerimaan CPNS/PPPK untuk formasi tahun 2021," katanya.

Sebelumnya, Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Teguh Widjinarko mengatakan, masih belum diketahui apakah seleksi CPNS yang didahulukan atau PPPK. Namun menurutnya, kemungkinan besar akan dilakukan secara bersamaan.

"Mungkin bisa berbarengan (pelaksanaan seleksi CPNS dan PPPK)," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (15/2/2021).

Namun menurutnya, hal tersebut baru kemungkinan-kemungkinan. Sebab untuk jelasnya pihaknya harus melakukan pembahasan secara intensif dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Mengenai rencana seleksinya, sedang kita rancang. Kami sedang intensif membahas ini dengan Kemendikbud dan BKN," jelasnya.Okz