5 Fakta Seleksi CPNS 2021, Guru?

https: img.okezone.com content 2021 01 01 320 2337442 5-fakta-seleksi-cpns-2021-maaf-bukan-untuk-guru-iPf51VDKqD.jpg CPNS (Okezone)

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, embukaan ini nantinya akan mempertimbangkan jumlah kebutuhan pegawai di instansi pemerintahan.

Berikut adalah fakta CPNS 2021 yang dirangkum , Sabtu (2/1/2021):

1. Akan Dibuka Mei 2021

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, saat ini instansi sedang melakukan penghitungan jumlah kebutuhan formasi untuk lima tahun ke depan. Setelah itu, jumlah formasi tersebut akan diserahkan kepada Kementerian PANRB.

Barulah, BKN dan Kementerian PANRB akan menetapkan jumlah formasi yang akan dibuka pada CPNS 2021 mendatang. Adapun pengumuman jumlah formasi ini dilakukan paling lambat pada Mei 2021 mendatang .

"Itu diperkirakan formasi itu Mei sudah dapat ditetapkan," ujarnya dalam konferensi pers virtual.

2. Formasi Disesuaikan Dengan Kebutuhan Instansi

Pertama adalah Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah harus menghitung ulang jumlah kebutuhan pegawainya di masing-masing instansi. Penghitungan ini harus dilakukan untuk kebutuhan pegawai selama lima tahun ke depan. Kemudian, instansi tersebut harus membaginya ke dalam lima bagian.

Lalu setelah sama, maka barulah BKN akan mengumumkan jumlah formasi yang akan dibuka pada CPNS 2021 mendatang. Ditargetkan, penghitungan dan pengumuman jumlah formasi CPNS 2021 bisa dilakukan pada Mei tahun depan.

"Hanya jika teman-teman instansi menyampaikan formasi kepada Menpan RB kami baru bisa menetapkan formasinya. Berapa jumlahnya," jelas Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

3. 162.484 PNS Akan Pensiun pada 2021

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam periode 2021-2024 ada sekitar 706.438 pegawai negeri sipil yang akan pensiun. Pada 2021, ada 162.484 pegawai yang akan pensiun baik itu karena batas usia pensiun (BUP) atau non bup.

Kemudian pada 2022 dan 2023 jumlah pegawai yang pensiun meningkat yakni masing-masing 180.534 dan 187.381 pegawai. Pada 2024, jumlah pegawai yang akan pensiun mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Sebab pada tahun ini, jumlah pegawai pensiun hanya sekitaran 176.039 pegawai saja.

Sementara itu, pada periode 2019-2020 ada 325.476 pegawai yang sudah pensiun. Adapun rinciannya adalah ada 180.905 pegawai yang pensiun di tahun 2019, kemudian ada sekitar 144.571 pegawai yang pensiun pada tahun ini alias 2020.

4. Tidak Ada Lowongan Bagi Tenaga Adminsitrasi

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik sekaligus Juru Bicara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Andi Rahadian mengatakan, pemerintah tidak akan membuka lowongan CPNS untuk tenaga adminsitrasi. Karena pada tahun ini, pemerintah akan memprioritaskan tenaga teknis untuk mendukung pembangunan nasional.

"Tenaga teknis yang mendukung arah dan prioritas pembangunan nasional dan potensi daerah namun bukan tenaga administrasi,” ujarnya..

5. Tidak Merekrut Formasi Guru dan Tenaga Kesehatan

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, pada seleksi CPNS tahun depan tidak akan ada formasi guru. Karena seluruh formasi PPPK akan dialihkan menuju seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini juga termasuk untuk pengisian tenaga kesehatan hingga penyuluhan yang nantinya akan diisi oleh lewat seleksi PPPK.

"Kemudian apakah guru CPNS, sementara ini bapak Menpan, bapak Mendikbud sepakat bahwa ke depan guru akan beralih menjadi PPPK. Demikian juga tenaga kesehatan dokter, penyuluh juga PPPK " ujarnya dalam konferensi pers virtual.