Search Cari

Pelamar CPNS Membeludak di Kabupaten Bogor

MASRIADIIlustrasi PNS.


 Sebanyak 22.161 orang tercatat sebagai pelamar calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2019 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Dari jumlah tersebut, Pemkab Bogor sengaja tidak memperpanjang pendaftaran CPNS karena membeludaknya pelamar yang memperebutkan 839 kuota atau formasi.
Formasi ini diklasifikasikan berdasarkan kebutuhan Pemkab Bogor yakni, tenaga kependidikan atau guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Artinya,kesempatan untuk mendaftar sebagai abdi negara di tahun ini sudah tertutup. Sampai akhir masa pendaftaran, terdapat sejumlah instansi yang juga masih minim peminat.

Kendati demikian, jumlah pelamar yang sampai 22 ribuan itu nyatanya masih jauh dari harapan jumlah ASN yang diinginkan Pemkab Bogor, terutama tiga kategori di atas.
"Yang dibutuhkan Kabupaten Bogor belum terpenuhi, yang jelas tenaga guru, tenaga kesehatan itu ya jenisnya baik medis atau para medis dan teknis tertentu lainnya yang memang beberapa kekurangan," ujar Kepala Bidang Formasi pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor Susi Hastuti kepada Kompas.com, Jumat (29/11/2019).
Meski begitu kata Susi, jumlah pelamar terbanyak masih didominasi tenaga guru dan tenaga kesehatan, di antara instansi yang banyak diminati itu adalah guru kelas 3.445 atau 15,55 persen, bidan 2,106 atau 9,50 persen dan perawat 1,643 atau 7,41 persen.
"Faktornya karena lulusannya banyak kan, seperti bidan, perawat, guru itu kan melimpah sekali makanya pendaftar itu banyak," ujarnya.
Sementara formasi yang memiliki sedikit pelamar, yakni formasi pelaksana arsiparis 2 orang, pengelolaan kesejahteraan sosial 2 orang dan pengelola pelayanan rehabilitasi sosial dan lansia paling sedikit yaitu 1 orang.
"Dia mungkin mengira peluangnya kecil sehingga dia memilih ke instansi lain yang lebih banyak peluangnya. Untuk jabatan tersebut (sosial) memang sedikit diberikannya," terang dia.

Tapi kalau arsip itu sebenarnya malah banyak  4 atau 8 begitu, tapi kualifikasi lulusannya D4 sampai S1 kearsipan memang minim," tambahnya.

Susi menyebut, untuk data pelamar tahun ini didominasi kaum perempuan berjumlah 14.456 atau 65,23 persen. Sementara untuk pelamar laki-laki
hanya 7.705 atau 34,77 persen.

Selain itu, animo masyarakat di Kabupaten Bogor untuk menjadi abdi negara sangat lah tinggi. Hal itu bisa diketahui dari jumlah pelamar domisili Bogor yang berjumlah 14.607 orang atau 65,91 persen dan jumlah dari luar Bogor berkisar 7.554 atau 34,09 persen.

Menurutnya, meskipun beberapa formasi kurang peminat, setiap pendaftar yang ada tidak otomatis langsung diterima.

Diterima atau tidaknya para pelamar harus tetap berdasarkan hasil tes yang nantinya dilalui.

Sejak awal kata dia, para pelamar harus mengantisipasi supaya tidak ada penipuan yang mengatasnamakan seleksi CPNS.

Ia menuturkan, setiap tahapan seleksi CPNS benar-benar dilakukan secara terbuka dan transparan tanpa ada pungutan apapun.