Search Cari

Pelamar CPNS Kabupaten Garut Mencapai 21.703 Orang, Kuota CPNS Garut 838

ARI MAULANA KARANGPetugas verifikator memeriksa berkas lamaran pelamar CPNS yang melamar ke Pemkab Garut, Selasa (3/12/2019)
Sebanyak 21.703 orang tercatat ikut mendaftarkan diri menjadi calon pegawai negeri sipil ( CPNS) di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Padahal, kuota penerimaan CPNS di Garut hanya untuk 838 orang.
"Hingga pendaftaran ditutup ada 21.703 orang pendaftar," ujar Sekretaris Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut Muchlis saat ditemui di Kantor BKD Garut, Selasa (3/12/2019).


Muchlis yang juga menjadi Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) di BKD Kabupaten Garut menyampaikan, jumlah pelamar CPNS di Garut memamg lebih banyak dibanding kabupaten/kota lainnya di wilayah Priangan Timur.
Saat ini, menurut Muchlis, BKD tengah melakukan verifikasi terhadap semua berkas lamaran yang masuk.
Verifikasi lamaran dilakukan untuk memeriksa kelengkapan, apakah sesuai dengan yang telah ditentukan.
"Pengesahan memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS) akan dilakukan lewat pleno oleh pak Sekda sebagai ketua tim seleksi," kata Muchlis.
Rencananya, BKD akan mengumumkan hasil verifikasi lamaran tersebut pada 16 Desember 2019 mendatang, setelah sebelumnya dibawa ke rapat pleno.

Untuk itu, saat ini tim verifikasi tengah bekerja keras selama 24 jam untuk memeriksa kelengkapan berkas lamaran.
Menurut Muchlis, selain kuota CPNS di Garut lebih banyak dibanding daerah lain, longgarnya persyaratan juga membuat pelamar membludak dibanding tahun lalu, yang jumlah pelamarnya hanya sekitar 2.000 orang.
"Tahun ini tidak ada ketentuan akreditasi perguruan tinggi, hanya dibatasi IPK minimal 2.75. Sebelumnya kan hanya lulusan perguruan tinggi berakreditasi A," kata dia.

Dari 21.703 pelamar yang ada, menurut Muchlis, kebanyakan pelamar untuk posisi tenaga guru dengan jumlah pelamar sebanyak 11.832 orang.
Kemudian, tenaga teknis sebanyak 4.965 pelamar dan tenaga kesehatan sebanyak 4.846 pelamar.