Search Cari

Pesan Wabup Bireuen Ingatkan Pelamar CPNS tidak Tertipu Calo

Penerimaan CPNS dengan sistem CAT siapa pun tidak bisa membantu untuk meluluskan seseorang pelamar, karena semuanya tergantung kemampuan calon itu sen
Wabup Bireuen Ingatkan Pelamar CPNS tidak Tertipu Calo, Ini Pesannya YUSMANDIN IDRIS Pemkab Bireuen memasang satu spanduk, mengingatkan pelamar CPNS untuk tidak terperdaya dengan calo dan jangan sampai tertipu.  Penerimaan CPNS dengan sistem CAT siapa pun tidak bisa membantu untuk meluluskan seseorang pelamar, karena semuanya tergantung kemampuan calon itu sendiri dalam memanfaatkan waktu dan mengisi jawaban  berbagai soal nantinya,” ujarnya , Rabu (27/11/2019) saat melihat tim BKPSDM sedang melakukan verifikasi data berkas yang sudah diterima.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi mengingatkan para pelamar yang telah mendaftar secara online dan sudah menyerahkan berkas ke BKPSDM Bireuen untuk terus memantau akun masing-masing.

Diharapkan mereka tidak terpengaruh dengan rayuan para calo.
“Penerimaan CPNS dengan sistem CAT siapa pun tidak bisa membantu untuk meluluskan seseorang pelamar, karena semuanya tergantung kemampuan calon itu sendiri dalam memanfaatkan waktu dan mengisi jawaban
berbagai soal nantinya,” ujarnya , Rabu (27/11/2019) saat melihat tim BKPSDM sedang melakukan verifikasi data berkas yang sudah diterima.
Disebutkan, calo diduga akan mendekati para calon CPNS.
Calo akan  mengaku bisa membantu.
Dengan mengatakan punya kedekatan dengan BAKN Jakarta atau unsur lainnya.

Namun semua itu kamuflase belaka.
Karena apapun yang dilakukan oleh siapa saja untuk membantu calon CPNS, tidak bisa dilakukan sama sekali.
Nilai kemampuan seseorang calon, akan tertera.
Sebagaimana dalam penerimaan CPNS tahun lalu.
Pemkab Bireuen tambahnya, terus mengingatkan para calon.
Agar jangan terpengaruh dengan janji bisa membantu kelulusan seseorang.
“Setiap pelamar jangan sampai tertipu calo karena sistem penerimaan sudah begitu jelas dan masing-masing calon mempersiapkan diri dengan belajar banyak,” ujarnya.
Muzakkar juga mengingatkan, tim verifikasi berkas untuk melakukan tugas dengan baik, benar, dan tidak melakukan tindakan salah.

Hasil verifikasi nantinya akan diumumkan, berkasnya tidak lengkap dan dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Calon pelamar diberi kesempatan menyanggah.
Bila diketahui adanya manipulasi, akan berhadapan dengan munculnya gugatan.
Disebutkan, setelah seluruh berkas diverifikasi akan diumumkan.
Baik berkas yang memenuhi syarat  mau pun berkas yang tidak memenuhi syarat.
Pelamar yang memastikan berkasnya lengkap, kemudian dinyatakan tidak lengkap dipastikan akan meminta penjelasan di mana permasalahannya.
Sehingga berkas dinyatakan tidak lengkap.
“Melakukan kesalahan saat verifikasi akan mendatangkan masalah nantinya, setiap pegawai yang diberi kewenangan melakukan verifikasi laksanakan dengan baik dan benar serta tidak melakukan pelanggaran,” imbaunya. (*)

Aceh Trbn