Search Cari

Kesalahan Pelamar CPNS yang Bikin Gagal Lolos Seleksi Administrasi

/LABIB ZAMANIPeserta tes penerimaan CPNS 2018 Pemkot Surakarta saat mengikuti TKD di GOR Diponegoro Sragen, Jawa Tengah, Senin (29/10/2018).

Hari ini mayoritas instansi menutup pendaftaran calon pegawai negeri sipil ( CPNS), beberapa kesalahan paling umum dan fatal masih kerap kali terjadi.
Menurut Kasubbag Hubungan Media dan Antar Lembaga Badan Kepegawaian Negara ( BKN), Diah Eka Palupi, banyak pelamar kurang teliti dalam mengunggah datanya.
"Kalau untuk kendala, salah satu yang paling banyak adalah soal salah input foto, data, dan dokumen," kata Diah kepada Kompas.com, Jumat (29/11/2019).

Input foto

Kebanyakan pelamar CPNS melakukan kesalahan dalam input foto adalah foto selfie atau swafoto dengan KTP. Kebanyakan pelamar berfoto sendiri tanpa menunjukkan KTP-nya. Beberapa instansi juga mewajibkan latar belakang foto dengan warna tertentu dan beberapa pelamar tidak mengikuti persyaratan tersebut.

Input data

Kesalahan input data mencakup data-data umum kepesertaan, seperti nama, tanggal lahir, pendidikan, dan lain sebagainya.

Input dokumen

Kesalahan paling banyak dalam input dokumen mencakup kesalahan mengunggah ijazah yang dipersyaratkan, SKCK, KTP, dan banyak lagi.

Sementara itu, hingga Jumat, jumlah pelamar CPNS sudah mencapai 5.035.715 pelamar. Yang sudah mengisi formulir sebanyak 4.382.047 pelamar dan yang sudah submit sebanyak 4.071.025 pelamar.
Adapun lima instansi dengan pelamar terbanyak yaitu sebagai berikut.
  •  Kementerian Agama 183.494 pelamar.
  • Kejaksaan Agung 74.741 pelamar.
  • Mahkamah Agung RI 58.320 pelamar.
  • Kementerian Perhubungan 34.323 pelamar.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 33.606 pelamar.

Sementara itu, instansi yang sepi pelamar yaitu:
  • Sekretariat Jenderal MPR 483 pelamar.
  • Pemerintah Kabupaten Bone Bolango 483 pelamar.
  • Kementerian Koordinator Bidang PMK 476 pelamar.
  • Kementerian Pemuda dan Olahraga 459 pelamar.

Meski mayoritas instansi menutup periode lamarannya, tetapi Anda tak perlu khawatir. Sebab, masih ada 105 instansi lagi yang masih membuka periode lamaran dengan maksimal penutupan sampai dengan 7 Desember 2019.

Kompas