Search Cari

Formasi CPNS yang Tidak Mencapai Nilai Batas Minimal 255 Tetap Kosong

Peserta CPNS yang tidak lulus passing grade saat ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT akan menggunakan sistem perengkingan
Formasi yang Tidak Mencapai Nilai 255 Tetap Kosong

Kepala BKPSDM Kabupaten Peserta CPNS yang tidak lulus passing grade saat ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT akan menggunakan sistem perengkingan dengan nilai standar 255. Sesuai petunjuk teknis, jumlah peserta yang masuk dalam sistem perengkingan dihitung tiga kali formasi.
Apabila dalam satu formasi tidak ada peserta yang memenuhi nilai 255 maka formasi tersebut tetap dikatakan kosong.
Hal itu dijelasakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malaka, Veronika Flora Fahik saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, Jumat (23/11/2018).
Menurut Flora Fahik, sistem perengkingan bagi CPNS yang tidak lulus passing grade diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) nomor 61 tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Formasi CPNS tahun 2018.

Sistem perengkingan dilakukan oleh Pansenal dan BKD masing-masing kabupaten/kota hanya melakukan rekonsiliasi.
"Nama-nama yang masuk perengkingan di-print oleh Pansenal. Kami BKD dipanggil ke Jakarta hanya untuk klarifikasi atau rekonsiliasi data saja," kata Flora Fahik.
Menurut Flora, peserta CPNS yang mencapai nilai 255 di Kabupaten Malaka mencapai ribuan orang dari total peserta ujian SKD sebanyak 3.293 orang. Data tersebut sudah diumumkan secara online di BKN. Selanjutnya panselnas yang akan mencetak sekaligus mengumumkan nama-nama yang masuk dalam perengkingan untuk mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Jumlah peserta yang masuk dalam perengkingan sebanyak tiga kali formasi. Jumlah itu yang akan mengikuti ujian SKB.
"Sesuai juknis, jumlah peserta yang masuk dalam perengkingan tiga kali formasi. Misalnya, satu formasi ada 2 orang maka dikali tiga," jelas Flora Fahik.
Menurut Flora Fahik, ujian SKB tetap menggunakan sistem CAT. Perbedaannya, soal ujian SKB khusus pada bidang masing-masing. Pelaksanaan ujian tetap dari BKN. Informasi selanjutnya soal ujian SKB masih menunggu petunjuk dari BKN.