Search Cari

Pendaftar CPNS di Aceh Jaya Capai 1.570, Ini Formasi Paling Diminati

Ia juga menambahkan, jika di Aceh Jaya sendiri fomasi yang paling diminati sesuai dengan data banyaknya pendaftar itu di formasi pengelola keuangan.
Pendaftar CPNS di Aceh Jaya Capai 1.570, Ini Formasi Paling Diminati Kepada BKPSDM Aceh Jaya, Yasma Hijar.  Ia juga menambahkan, jika di Aceh Jaya sendiri fomasi yang paling diminati sesuai dengan data banyaknya pendaftar itu di formasi pengelola keuangan. Disusul formasi kesehatan masyarakat.
Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya


Hingga hari ke 9 pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pihak BKPSDM Aceh Jaya sudah menerima kurang lebih 1.570 pendaftar.
Hal tersebut disampaikan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Aceh Jaya, Yasma Hijar , di ruang kerjanya kawasan Desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya.
Menurutnya, dari total 1.570 pendaftar baru sekitar 462 pelamar yang sudah melakukan submit.
Submit yang dimaksud dilakukan ke akun BKN yang memilih mendaftar di Aceh Jaya.
“Jadi yang sudah mendaftar itu beda dengan yang submit, kalau yang daftar baru membuat akun, tapi kalau yang sudah submit itu sudah memilih dan melakukan konfirmasi pendaftaran,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, jika di Aceh Jaya sendiri fomasi yang paling diminati sesuai dengan data banyaknya pendaftar itu di formasi pengelola keuangan.
Disusul formasi kesehatan masyarakat.
“Kalau yang banyak melakukan pendaftaran CPNS itu dari disiplin ilmu Kebidanan, dengan formasi yang dibuka untuk D3 11 formasi dan S1 2 formasi, sedangkan yang mendaftar mencapai 339,” tutupnya. (*)

Aceh Trbn
»»

Serba-serbi CPNS 2019, Permintaan SKCK Membeludak hingga Pelamar Abal-abal

/ELSA CATRIANAIlustrasi:

Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2019 telah dibuka pendaftarannya sejak 11 November 2019.
Dari sebelum pendaftaran dibuka hingga berlangsungnya masa pendaftaran saat ini, penerimaan CPNS kali ini diwarnai dengan berbagai cerita.
Terakhir, BKN mengingatkan para pelamar untuk berhati-hati menyebarkan informasi mengenai NIK dan KK masing-masing.
BKN mengindikasi adanya pelamar yang tak serius alias abal-abal karena menggunakan NIK dan KK yang sudah digunakan pendaftar lainnya.
Melansir dari berbagai pemberitaan , berikut serba-serbi terkini CPNS 2019:

1. Membeludaknya pemohon SKCK

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan salah satu surat yang dipersyaratkan dalam seleksi administrasi CPNS 2019.
Tidak hanya tahun ini, tahun-tahun sebelumnya syarat ini juga ada.
Jelang pendaftaran CPNS, pemohon SKCK meningkat.
Bahkan, di beberapa daerah, kenaikannya dapat mencapai lebih dari 100 persen. Misalnya, yang terjadi di Polres Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Di Polres Jakarta Pusat, kenaikan pemohon SKCK mencapai dua kali lipat dari rata-rata pemohon biasanya.

Sementara di Polres Jakarta Barat, kenaikan jumlah pemohon SKCK mencapai tiga kali lipat dari rata-rata jumlah biasanya.

2. Turunnya passing grade
Badan Kepegawaian Negara (BKN) 2019 menurunkan passing grade atau nilai ambang batas minimal dalam rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019.
Sebelumnya, sistem seleksi CPNS 2018 mengacu pada tes SKD menggunakan Permen PAN-RB Nomor 37 tahun 2018. Pada pasal 3, dijelaskan bahwa nilai ambang batas SKD CPNS 2018 adalah 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan.
Tahun ini, pemerintah mengumumkan untuk tidak memakai aturan tersebut, melainkan menggunakan Permen PAN-RB 24/2019.
Dalam Pasal 3 aturan tersebut, disebutkan bahwa nilai ambang batas SKD CPNS 2019 yang harus dipenuhi adalah 126 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 65 untuk TWK.

3. Dapat menggunakan nilai SKD 2018
Salah satu keistimewaan yang diberlakukan pada seleksi CPNS 2019 adalah bagi pelamar CPNS 2018 yang telah mengikuti seleksi tahun lalu tetapi belum lulus hingga tahap akhir.
Pelamar ini masuk ke dalam kategori P1/TL.
Pelamar dalam kategori ini diberikan kesempatan untuk menggunakan nilai terbaik antara SKD 2018 dan SKD 2019 sebagai dasar untuk mengikuti tahap SKB selanjutnya.
Pelamar kategori ini adalah peserta seleksi penerimaan CPNS 2018 dan memenuhi nilai ambang batas berdasarkan Permen PAN-RB Nomor 37 tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2018 serta masuk dalam tiga kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengikuti SKB tahun lalu.
Pelamar P1/TL harus memilih untuk mengikuti atau tidak mengikuti SKD 2019 pada sistem SSCASN. Jika pelamar memilih tidak mengikuti SKD, maka nilai yang digunakan adalah nilai tahun lalu.

Sementara, apabila memilih mengikuti SKD, maka yang akan digunakan ialah nilai terbaik diantara hasil 2018 dan 2019.
Kemudian, jika nilai SKD 2019 tidak memenuhi nilai ambang batas, nilai yang akan digunakan adalah nilai SKD dari tahun 2018.

4. BKN menutup fitur jumlah pelamar
BKN menutup fitur jumlah pelamar dalam menu pencarian formasi pada portal SSCN seleksi CPNS 2019.
Sebelumnya, melalui menu pencarian formasi dalam portal tersebut, pelamar dapat mengetahui data jumlah pelamar pada setiap formasi secara real time.
Namun, adanya indikasi kecurangan penyalahgunaan data pelamar tersebut akhirnya menyebabkan BKN menutup fitur jumlah pelamar.
Sebagai alternatif, BKN memberikan update jumlah pelamar, diantaranya memuat informasi pelamar yang sudah membuat akun, sudah mengisi formulir, dan sudah submit.

5. Adanya pelamar abal-abal

BKN menemukan sejumlah pendaftar abal-abal alias yang tidak serius di situs web rekrutmen CPNS 2019.
Menurut BKN, ada pelamar yang menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang bukan miliknya untuk mendaftarkan diri dalam CPNS 2019.
BKN juga menutup fitur jumlah pelamar dengan alasan tersebut.
Indikasi kecurangan oknum dilakukan dengan mendaftarkan sejumlah pelamar fiktif pada formasi tertentu agar terlihat telah memiliki banyak pendaftar.
Banyaknya jumlah pelamar bertujuan untuk mengecoh calon pelamar sehingga formasi tersebut tidak lagi menjadi pilihan pada penerimaan CPNS 2019.

Kcm
»»

Update Pelamar Tes CPNS di Lhokseumawe

Formasi Terbanyak Dipilih

Untuk tenaga pendidikan sebanyak 61 orang, tenaga kesehatan sebanyak 41 orang, dan tenaga teknis sebanyak 45 orang.

Update Pelamar Tes CPNS di Lhokseumawe, Formasi Terbanyak Dipilih /SAIFUL BAHRI Kabid Pengadaan dan Penilaian Kinerja ASN pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lhokseumawe, Vera Nandalia SSTP MAP.  


Untuk tenaga pendidikan sebanyak 61 orang, tenaga kesehatan sebanyak 41 orang, dan tenaga teknis sebanyak 45 orang.  Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

Sejak pendaftaran  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dimulai di Kota Lhokseumawe, yakni Senin (11/11/2019) pukul 23.00 WIB, hingga Senin (18/11/2019) siang, sudah 154 calon yang resmi mendaftar atau untuk submit.
Sebagaimana diketahui, pada tahun 2019 ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI memberi kuota penerimaan CPNS untuk Kota Lhokseumawe pada tahun 2019 ini sebanyak  147 orang.
Untuk tenaga pendidikan sebanyak 61 orang, tenaga kesehatan sebanyak 41 orang, dan tenaga teknis sebanyak 45 orang.

Formasi lengkapnya:
A. Farmasi Tenaga Pendidikan (61 orang)

1. S-1 Pendidikan Agama Islam (2 orang).
2. S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia (1 orang).
3. S-1 Pendidikan Bimbingan Konseling (4 orang).
4. S-1 Pendidikan Fisika / S-1 Pendidikan Biologi (1 orang).
5. S-1 Pendidikan Ekonomi/ S-1 Pendidikan Sejarah/ Geografi (2 orang).
6. S-1 PGSD (17 orang).
7. S-1 Pendidikan Matematika (2 orang).
8. S-1 Pendidikan Olahraga / S-1 Pendidikan dan Rekreasi/ S-1 Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (16 orang).
9. S-1 Pendidikan Ketrampilan Kerajinan /S-1 Pendidikan PKK (3 orang).
10. S-1 Pendidikan Seni Budaya/ S-1 Pendidikan Seni Musik/ S-1 Pendidikan Seni Tari (8 orang).
11. S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (5 orang).

B Tenaga Kesehatan (41 Orang)
1. S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (3 orang).
2. Apoteker (5 orang).
3. Dokter Umum (7 orang).
4.Dokter Gigi (6 orang).
5. S-1 Fisioterapi (2 orang).
6. D-IV Gizi (4 orang).
7. D-1 Kesehatan Kerja/S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (1).
8. S-1 Analis Kesehatan (2 orang).
9. S-1 Kesehatan Lingkungan (3 orang).
10. D-III Farmasi (1 orang).
11. D-III Gizi (3 orang).
12. D-III Keperawatan Gizi (1 orang).
13. D-III Perekam Medis/ D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (1 orang).
14. D-III Analis Kesehatan (1 orang).
15. D-III Kesehatan Lingkungan (1 orang).

C. Tenaga Teknis (45 orang)
1. S-1 Pertanian /S-1 Agribinis (2 orang).
2. S-1 Sistem Informasi /S-1 Ilmu Komputer (2 orang).
3. S-1 Teknik Industri (1 orang).
4. S-1 Pendidikan Seni (1 orang).
5. S-1 Transportasi (5 orang).
6. S-1 Manajemen (1 orang).
7. S-1 Ilmu Hukum (3 orang).
8. S-1 Ekonomi Akutansi (7 orang).
9. S-1 Administrasi Negara (1 orang).
10. S-1 Geologi Pertambangan (1 orang).
11.  S-1 Teknik Informatika /S-1 Sistem Informasi (4 orang).
12. S-1 Jaringan Komputer / S-1 Teknik Informatika (2 orang).
13. S-1 Antropologi (1 orang).
14. S-1 Psikologi (1 orang).
15. D-III Pariwisata (1 orang).
16. D-III Teknik Kimia (1 orang).
17. D-III Teknik Lingkungan (1 orang).
18. D-IV Manajamen Teknik Informatika (1 orang).
19. D-III Koperasi (1 orang).
20. S-1 Perpustakaan (1 orang).
21. S-1 Teknik Sipil (2 orang).
22. S-1 Dakwah Islam (1 orang).
23. S-1 Sosiologi (1 orang).
24. S-1 Kearsipan (1 orang).
25. S-1 Ekonomi Pembangunan (1 orang).
26. D-III Akutansi /D-III Perpajakan (1 orang).

Kabid Pengadaan dan Penilaian kinerja ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lhokseumawe, Vera Nandalia SSTP MAP menyebutkan, sampai saat ini, yang sudah resmi mendaftar atau sudah submit diaplikasi pendaftaran sebanyak 154 orang.
Dari 154 yang sudah submit, pilihan terbanyak di formasi penyusunan laporan keuangan, yakni 19 pelamar.
Lalu, dokter dan verifikator masing-masing delapan pelamar, guru kelas tujuh orang.
"Selebihnya, antara satu sampai lima pelamar untuk satu formasi," katanya.
Namun dia memastikan, jumlah pendaftar akan terus bertambah, apalagi masa pendaftaran masih lama, yakni hingga 25 November2019 mendatang.(*)

Aceh Trbn
»»

Pelamar CPNS Bireuen Capai 1.253 Orang

Formasi Paling Banyak Peminat Disebutkan, dari 1.253 pelamar baru sekitar 300 orang lebih yang sudah menyerahkan berkas ke BKPSDM Bireuen. Pelamar CPNS Bireuen Capai 1.253 Orang, Ini Formasi Paling Banyak Peminat YUSMANDIN IDRIS Hingga pukul 09.30 WIB, Selasa (19/11/2019) pelamar CPNS di lingkungan Pemkab Bireuen yang sudah mendaftar melalui online sebanyak 1.253 orang. 

Hingga pukul 09.30 WIB, Selasa (19/11/2019) pelamar CPNS di lingkungan Pemkab Bireuen yang sudah mendaftar melalui online sebanyak 1.253 orang.
"Hingga saat ini sudah ada 1.253 orang pelamar yang mendaftar CPNS Bireuen dan memilih formasi Bireuen," ujar Zainuddin selaku Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bireuen kepada Serambinews.com, Selasa (19/11/2019).
Dari jumlah tersebut pilihan paling banyak adalah untuk formasi guru kelas mencapai 424 orang, kemudian guru bahasa Indonesia mencapai 200 orang dan urutan ketiga adalah guru Penjankes 125 orang.

Sedangkan formasi lainnya di bawah 100 orang.
Disebutkan, dari 1.253 pelamar baru sekitar 300 orang lebih yang sudah menyerahkan berkas ke BKPSDM Bireuen.
"Kalau yang menyerahkan berkas baru sekitar 300 orang lebih, sedangkan lainnya mungkin diserahkan dalam waktu dekat atau sedang dilengkapi pelamar," ujar Zainuddin.
, sebagian pelamar berada di lingkungan kantor bupati Bireuen, ada yang sedang menyusun berkas dan ada juga sedang mengurus kelengkapan berkas.(*)

Aceh Trbn
»»

Terganggunya Pendaftaran CPNS di Bener Meriah Tahun 2019





Kata Kepala BKPP

Sejumlah peserta CPNS di Kabupaten Mener Meriah dalam beberapa hari ini mengeluh akibat susahnya mengakses dan mengunggah dokumen secara online ....


Sejumlah peserta CPNS di Kabupaten Mener Meriah dalam beberapa hari ini mengeluh akibat susahnya mengakses dan mengunggah dokumen secara online ke situs https://sscasn.bkn.go.id 
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bener Meriah, Muhammad Jafar SH MH melalui Sekretaris BKPP, Kamaruddin MAP membenarkan dalam beberapa hari ini jaringan internet lelet sehingga pendaftara kesulitan menakses website pendaftaran CPNS.
Sampai sejauh ini kendala yang terjadi dalam beberapa hari kebelakangan ini, akibat jaringan internet agak bermasalah,” ujar Sekretaris BKPP Bener Meriah, Kamaruddin MAP.
Ia menambahkan, dari hasil verifikasi yg sudah mulai dilakukan ada beberapa berkas calon peserta yg di-upload tidak sesuai dgn apa yang ditetapkan, hal ini disebabkan peserta tidak teliti dlm membaca dan memahami persyaratan.
 “Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya para calon peserta mengakses website BKPP Bener Meriah atau bisa juga langsung melalui layanan informasi seputar penerimaan CPNS yang ada di kantor BKPP Bener Meriah,” sebut Kamaruddin.(*)
»»

Sebab Berkas 22 Pelamar CPNS di Lhokseumawe Dinyatakan tak Memenuhi Syarat

Dari 47 berkas yang masuk, hanya 18 berkas yang dinyatakan lengkap syarat. Sedangkan 22 berkas lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Berkas 22 Pelamar CPNS di Lhokseumawe Dinyatakan tak Memenuhi Syarat, Ini Sebabnya Hand-over dokumen pribadi Kabid Pengadaan dan Penilaian kinerja ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lhokseumawe, Vera Nandalia SSTP MAP. Sejak pendaftaran  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dimulai di Kota Lhokseumawe, yakni Senin (11/11/2019) pukul 23.00 WIB, hingga Jumat (15/11/2019) siang, baru 47 calon yang resmi mendaftar (submit diaplikasi).

Sedangkan yang sudah mengisi formulir, tapi belum submit, jumlahnya mencapai 286 orang.
Kabid Pengadaan dan Penilaian kinerja ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lhokseumawe, Vera Nandalia SSTP MAP, menyebutkan, dari 47 berkas yang sudah submit, pihaknya pun telah melakukan verifikasi terhadap 40 berkas.
Sehingga hanya 18 berkas yang dinyatakan lengkap atau memenuhi syarat. Sedangkan 22 berkas lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.
"Dinyatakan tidak memenuhi syarat karena dua penyebab. Pertama, pelamar bukan ber-KTP Lhokseumawe. Kedua, ijazahnya tidak sesuai dengan formasi yang dipilih," katanya.
Sehingga bagi yang sudah submit dan berkasnya ditanyakan tidak lengkap, maka dipastikan tidak bisa mendaftar lagi.
"Jadi bagi pelamar yang saat ini belum submit, diharapkan untuk bisa memenuhi syarat yang ditentukan, baik syarat umum ataupun syarat khusus yang ditetapkan Pemerintah Kota Lhokseumawe," demikian Vera.
Sebagaimana diketahui, pada tahun 2019 ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI memberi kuota penerimaan CPNS untuk Kota Lhokseumawe pada tahun 2019 ini sebanyak  147 orang.
Untuk tenaga pendidikan sebanyak 61 orang, tenaga kesehatan sebanyak 41 orang, dan tenaga teknis sebanyak 45 orang.
Formasi lengkapnya:
A. Farmasi Tenaga Pendidikan (61 orang)
1. S-1 Pendidikan Agama Islam (2 orang).
2. S-1 Pendidikan Bahasa Indonesia (1 orang).
3. S-1 Pendidikan Bimbingan Konseling (4 orang).
4. S-1 Pendidikan Fisika / S-1 Pendidikan Biologi (1 orang).
5. S-1 Pendidikan Ekonomi/ S-1 Pendidikan Sejarah/ Geografi (2 orang).
6. S-1 PGSD (17 orang).
7. S-1 Pendidikan Matematika (2 orang).
8. S-1 Pendidikan Olahraga / S-1 Pendidikan dan Rekreasi/ S-1 Pendidikan Olahraga
dan Kesehatan (16 orang).
9. S-1 Pendidikan Ketrampilan Kerajinan /S-1 Pendidikan PKK (3 orang).
10. S-1 Pendidikan Seni Budaya/ S-1 Pendidikan Seni Musik/ S-1 Pendidikan Seni Tari
(8 orang).
11. S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (5 orang).
B Tenaga Kesehatan (41 Orang)
1. S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (3 orang).
2. Apoteker (5 orang).
3. Dokter Umum (7 orang).
4.Dokter Gigi (6 orang).
5. S-1 Fisioterapi (2 orang).
6. D-IV Gizi (4 orang).
7. D-1 Kesehatan Kerja/S-1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (1).
8. S-1 Analis Kesehatan (2 orang).
9. S-1 Kesehatan Lingkungan (3 orang).
10. D-III Farmasi (1 orang).
11. D-III Gizi (3 orang).
12. D-III Keperawatan Gizi (1 orang).
13. D-III Perekam Medis/ D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (1 orang).
14. D-III Analis Kesehatan (1 orang).
15. D-III Kesehatan Lingkungan (1 orang).
C. Tenaga Teknis (45 orang)
 1. S-1 Pertanian /S-1 Agribinis (2 orang).
2. S-1 Sistem Informasi /S-1 Ilmu Komputer (2 orang).
3. S-1 Teknik Industri (1 orang).
4. S-1 Pendidikan Seni (1 orang).
5. S-1 Transportasi (5 orang).
6. S-1 Manajemen (1 orang).
7. S-1 Ilmu Hukum (3 orang).
8. S-1 Ekonomi Akutansi (7 orang).
9. S-1 Administrasi Negara (1 orang).
10. S-1 Geologi Pertambangan (1 orang).
11.  S-1 Teknik Informatika /S-1 Sistem Informasi (4 orang).
12. S-1 Jaringan Komputer / S-1 Teknik Informatika (2 orang).
13. S-1 Antropologi (1 orang).
14. S-1 Psikologi (1 orang).
15. D-III Pariwisata (1 orang).
16. D-III Teknik Kimia (1 orang).
17. D-III Teknik Lingkungan (1 orang).
18. D-IV Manajamen Teknik Informatika (1 orang).
19. D-III Koperasi (1 orang).
20. S-1 Perpustakaan (1 orang).
21. S-1 Teknik Sipil (2 orang).
22. S-1 Dakwah Islam (1 orang).
23. S-1 Sosiologi (1 orang).
24. S-1 Kearsipan (1 orang).
25. S-1 Ekonomi Pembangunan (1 orang).
26. D-III Akutansi /D-III Perpajakan (1 orang).(*)

Aceh Trbn
»»

Pelamar CPNS di Pidie Jaya Baru 506 Orang, Tenaga Kesehatan Ramai Diserbu

Jumlah ini masih sedikit, namun diperkirakan terus meningkat mencapai 6.000 orang lebih hingga batas akhir pendaftaran ini 25 November 2019
Pelamar CPNS di Pidie Jaya Baru 506 Orang, Tenaga Kesehatan Mendominasi, Pendaftaran 7 Hari Lagi Dokumen BKSDM Pidie Jaya. Staf BKSDM Pidie Jaya melayani salah satu pendaftar CPNS 2019 di Sekretariat Pemkab Pidie Jaya, Senin (18/11/2019).  Jumlah ini masih sedikit, namun diperkirakan terus meningkat mencapai 6.000 orang lebih hingga batas akhir pendaftaran ini 25 November 2019 atau tujuh hari lagi.
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

Sejak dibuka pendaftaran secara online pada tanggal 11 November 2019, pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pidie Jaya yang sudah mendaftar 506 orang. 
Jumlah ini masih sedikit, namun diperkirakan terus meningkat mencapai 6.000 orang lebih hingga batas akhir pendaftaran ini 25 November 2019 atau tujuh hari lagi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie Jaya, Drs Sulaiman Ajie MM, menyampaikan hal ini , Senin (18//2019).
Ia menyebutkan formasi CPNS tahun 2019 yang diterima Pemkab Pidie Jaya adalah 150 orang.
Rinciannya untuk tenaga pendidik (guru) 76 orang, tenaga teknis 42 orang, dan tenaga kesehatan 32 orang.

Adapun rincian pelamar yang sudah mendaftar, Sulaiman menyebutkan dari 506 orang itu, 188 di antaranya tenaga kesehatan, 165 tenaga pendidik, dan 153 tenaga teknis

Aceh Trbn
»»