Materi Pokok Kisi Kisi Soal SKB CPNS dengan CAT untuk Seleksi CPNS Tahun 2019



Materi Pokok Kisi Kisi Soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS dengan CAT untuk Seleksi CPNS Tahun 2019

»»

373 CPNS Kabupaten Bone Lulus SKB, 1 Orang Mengundurkan Diri

Tahapan pendaftaran ulang dan pemilihan lokasi tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.
373 CPNS di Bone Lulus SKB, 1 Orang Mengundurkan Diri
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone, Andi Fajaruddin. 
Tahapan pendaftaran ulang dan pemilihan lokasi tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 telah berakhir.
Pendaftaran ulang dan pemilihan lokasi tes dilaksanakan dari 1-7 Agustus.
Dari 373 pelamar yang dinyatakan lolos SKB, sebanyak 372 orang mendaftar ulang dan memilih lokasi tes. Sementara satu orang mengundurkan diri.
br />
"Satu orang mengundurkan diri. Pelamar tersebut melanjutkan pendidikan spesialis kedokteran. Jadi yang akan mengikuti tes SKB sebanyak 372 pelamar," kata Kepala BKPSDM Bonendi Fajaruddin, Selasa (11/8/2020). 

372 pelamar akan mengikuti tes SKB di lima lokasi berbeda.
Sebanyak 365 pelamar akan mengikuti tes di Kantor Regional IV BKN Makassar.
Kemudian, 2 pelamar di UPT BKN Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
2 pelamar di UPT BKN Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
2 pelamar di UPT BKN Pusat, Kota Jakarta Timur dan 1 pelamar di UPT BKN Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Setelah itu, para pelamar mencetak kartu ujian sembari menunggu jadwal pelaksanaan tes SKB yang akan keluar pada 18 Agustus.
Dijadwalkan oleh Panselnas CPNS, pelaksanaan tes dilaksanakan 1 September hingga 12 Oktober.
Andi Fajaruddin mengingatkan kepada seluruh pelamar untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.
Sebab yang menjadi faktor kelulusan para pelamar adalah kompetensi yang dimilikinya.
"Saya imbau pelamar tidak percaya dengan pihak-pihak yang janjikan kelulusan untuk menjadi PNS. Para pelamar lulus berkat kemampuan dan kompetensi yang dimiliki," imbaunya.(*)
Laporan Wartawan TribunBone, Kaswadi Anwar
»»

24 Peserta SKB CPNS Pilih Lokasi Ujian di Luar Sulawesi Selatan

Syachrul Arsyad
Sebanyak 489 peserta sudah melakukan pendaftaran ulang untuk mengikuti tes seleksi kompetensi bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 lingkup Pemprov Sulsel. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
Sebanyak 489 peserta sudah melakukan pendaftaran ulang untuk mengikuti tes seleksi kompetensi bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 lingkup Pemprov Sulsel.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel mencatat, dari total peserta tersebut sebanyak 465 orang diantaranya bakal mengikuti tes SKB di kompleks kantor Gubernur Sulsel. Sedangkan 24 lainnya, memilih lokasi tes di luar Sulsel, sesuai dengan domisi masing-masing.

Kepala BKD Sulsel, Imran Jausi mengaku, mereka yang di luar Sulsel memilih lokasi di kantor regional (kanreg) badan kepegawaian negara (BKN) yang tersebar di tiap daerah. Pemilihan lokasi tes ini menyesuaikan dengan tempat tinggal terdekat peserta.

"Yang akan ikut tes di tempat kami itu 465 orang. Sisanya 24 orang berada di luar. Ada yang ikut di BKN Semarang, ada Palu, Mataram, Mamuju, Kendari, ada Gorontalo, Balikpapan, Denpasar, Jayapura, Bandung dan Surabaya," ungkap Imran kepada SINDOnews, kemarin.

Pelaksanaan SKB CPNS ini memang berbeda dibanding tes sebelumnya. Tahun ini, peserta diberi kesempatan memilih lokasi tes sendiri yang menyesuaikan tempat tinggalnya. Walaupun formasi seleksi CPNS tempatnya mendaftar juga berbeda wilayah.

Kebijakan ini diambil untuk mengurangi mobilisasi perpindahan wilayah para peserta. Apalagi ini masih masa pandemi. Langkah tersebut diharapkan bisa mencegah penularan Covid-19 lebih meluas.

Imran melanjutkan, untuk lokasi tes seleksi SKB CPNS lingkup Pemprov Sulsel dipusatkan di kompleks kantor Gubernur Sulsel. Tepatnya, di ruang Assesment Center BKD Provinsi Sulsel. Fasilitas untuk tes SKB melalui sistem CAT pun sudah disiapkan.

"Jadi kita sisa menunggu jadwal tes dari BKN. Dari 465 orang yang tes di tempat kami ini, kira-kira bisa berapa hari ujian. Kan tidak bisa banyak sekaligus ikut tes karena terkait dengan protokol kesehatan," sambung dia.

Imran pun menjamin, pelaksanaan tes SKB CPNS lingkup Pemprov Sulsel melalui protokol kesehatan yang ketat. Ada pemeriksaan suhu tubuh dengan menggunakan thermo gun bagi para peserta sebelum memasuki lokasi ujian.

"Kalau ada peserta pemeriksaannya di atas suhu tubuh normal, maka akan ditempatkan di ruangan khusus. Jadi artinya terpisah dari peserta yang lain, tapi tetap harus ikut tes," jelas Imran. 

Sementara Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi ASN BKD Sulsel, Taufiq Akbar menambahkan, pelaksanaan tes SKB CPNS rencananya digelar pada September-Oktober. Namun untuk jadwal pasti di tiap daerah, masih menunggu penyampaian lebih lanjut dari BKN.

"Jadwal tes SKB setiap instansi daerah belum ada. Tapi secara umum jadwal SKB sesuai surat dari BKN, rencananya dilaksanakan 1 September sampai dengan 12 Oktober 2020," pungkas Taufiq.

Diketahui, Pemprov Sulsel pada seleksi CPNS tahun anggaran 2019 menerima kuota 195 formasi. Formasi ini terdiri atas formasi khusus cumlaude dengan alokasi 4 formasi, sedangkan khusus disabilitas sebanyak 4 formasi pula. Sementara formasi umum, ada 187 formasi yang terdiri dari tenaga kesehatan 74 formasi, tenaga teknis 113 formasi



(sri)
»»

124 Peserta Tes di Luar Daerah SKB CPNS Provinsi Nusa Tenggara Barat


PERSIAPAN: Kepala Kanreg X BKN Denpasar Bambang Hari Samasto (kanan) ditemani Kepala BKD NTB H Muhammad Nasir (dua dari kanan) meninjau kesiapan SKB di NTB, Jumat (7/8/2020).
Jumlah pelamar CPNS NTB yang memilih lokasi seleksi kompetensi bidang (SKB) di luar daerah sebanyak 124 orang. ”Mereka akan tes di lokasi yang sudah mereka pilih,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB H Muhammad Nasir, Minggu (9/8/2020).
Peserta SKB tersebut tersebar di 15 kota di Indonesia, yakni Medan, Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Padang, Pekanbaru, Bandung, Jogjakarta, Denpasar, Pontianak, Balikpapan, Palu, Mamuju, dan Jayapura. ”Sisanya 812 orang peserta memilih tes di kantor BKD NTB,” katanya.
Dalam seleksi CPNS tahun ini, peserta diberikan kebebasan memilih lokasi SKB. Hal itu untuk mempermudah peserta selama masa pandemi covid-19. ”Jadi mereka tidak perlu melakukan perjalanan ke luar daerah,” jelasnya.
Namun demikian, hingga 7 Agustus lalu, belum semua peserta daftar ulang dan menentukan lokasi tes. Dari 942 orang perserta SKB, hanya 936 orang yang daftar ulang. Enam orang peserta belum memilih.
”Dari yang enam ini, empat orang belum menentukan lokasi tes SKB, satu meninggal dunia, dan satu mengundurkan diri,” ungkapnya.
Peserta yang meninggal dunia atas nama Rudiyanto, asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan meninggal karena sakit. Sedangkan yang mengundurkan diri atas nama Suriatun Thaibah asal Plampang, Sumbawa. Belum ada keterangan kenapa yang bersangkutan mundur. ”Alasan mengundurkan tidak dia jelaskan,” ujar Nasir.
Sedangkan empat peserta yang belum memilih lokasi tes, BKD belum bisa memutuskan, apakah mereka tetap bisa ikut SKB atau tidak. ”Kita tunggu hasil verifikasi dari BKN dan mudah-mudahan minggu depan sudah bisa diumumkan seluruhnya,” katanya.
Peserta gugur atau tetap lanjut ditentukan panitia seleksi nasional (panselnas) CPNS . Prinsipnya, kata Nasir, pemerintah akan berikan kesempatan. ”Kita tidak ingin merugikan para peserta,” katanya.
Sementara itu, persiapan lokasi tes kini terus diintensifkan. Jumat (7/8/2020) lalu, kepala Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Bambang Hari Samasto berkunjung ke NTB. Ia melihat kesiapan NTB menggelar SKB September-Oktober mendatang.
Dalam kunjungan itu, Bambang memberikan beberapa arahan. Antara lain, panitia tidak boleh menggugurkan peserta seleksi, walau pun peserta dari hasil rapid test reaktif. ”Pelaksanaan SKB dapat dilakukan di ruang khusus, setelah mendapat rekomendasi dari tenaga medis,” jelasnya.
Apabila suhu tubuh peserta di atas 37,3 derajat celcius,dilakukan pemeriksaan dua kali dengan jarak waktu lima menit. Jika suhu tubuhnya masih di atas 37,3 derajat celcius, peserta akan diperiksa tim medis.
Bila tim medis merekomendasikan ikut tes, peserta dapat melakukan tes di ruang khusus. Tetapi bila tidak mendapat rekomendasi, peserta akan mengikuti tes pada H+1 pelaksanaan SKB.
Ia menambahkan, selang waktu setiap pergantian sesi kurang lebih 90 menit. Waktu itu digunakan untuk membersihkan sarana prasarana yang digunakan dalam seleksi SKB. Seperti ruang CAT, keyboard, mouse, kursi, meja, handle pintu, loker, serta penyemprotan cairan desinfektan. ”Diharapkan untuk mematikan AC dan membuka jendela, guna menghindari penyebaran virus covid-19,” harapnya.
Panitia yang bertugas di ruang khusus dilengkapi dengan alat pelindung diri berupa masker, faceshield, dan sarung tangan. ”Bagi panitia penyelenggara disarankan ada ambulans yang standby,” imbuhya. (ili/r5)
»»

Yang Harus Dipatuhi saat Seleksi Kemampuan Bidang Tes CPNS Kota Semarang

Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang tengah menyiapkan teknis penyelenggaraan seleksi kemampuan bidang (SKB) bagi pesertaIkut Tes CPNS Kota Semarang? Ini yang Harus Dipatuhi saat Seleksi Kemampuan Bidang
Kepala BKPP Kota Semarang, Litani Satyawati  Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang tengah menyiapkan teknis penyelenggaraan seleksi kemampuan bidang (SKB) bagi peserta CPNS Pemkot Semarang. SKB rencananya akan diselenggarakan September-Oktober mendatang. Kepala BKPP Kota Semarang, Litani Satyawati mengatakan, ada 481 peserta yang lolos SKB namun hanya 477 peserta yang melakukan daftar ulang.
Mereka dipastikan akan mengikuti SKB di lokasi yang telah dipilih oleh masing-masing peserta yakni di Udinus Semarang, BKN Pusat, Kanreg BKN, maupun UPT BKN.

"Ada empat orang yang tidak mendaftar ulang. Kami sudah menghubungi dua hari sebelum penutupan daftar ulang.
Mereka tidak ada respon.
Kami telah laporkan ke BKN.
Saat ini masih menunggu info dari BKN apakah mereka autogugur atau bagaimana," papar Litani, Senin (10/8/2020).
BKPP sendiri tengah menyiapkan teknis penyelenggaraan SKB di Udinus Semarang.
Protokol kesehatan akan diberlakukan secara ketat diantaranya wajib memakai masker dan pemeriksaan suhu tubuh.
"Saat hari H ketahuan suhunya diatas 37 derajat, kami akan tetap perbolehkan mengikuti tes namun di ruangan khusus dengan sirkulasi terbuka.
Kami sudah kerjasama dengan tim Dinkes," terangnya.
Litani meminta peserta tidak usah membawa rombongan keluarga saat pelaksanaan tes.
Dikhawatirkan, hal itu dapat menimbulkan kerumunan massa.
Pihaknya bekerjasama dengan Dishub dan Satpol PP Kota Semarang untuk melakukan pengaturan.
Nantinya, panitia hanya akan menyiapkan tempat parkir khusus untuk peserta dan panitia saja.
Pihaknya akan memberi area drop zone sehingga nanti peserta hanya boleh diantar hingga area tersebut.
Panitia juga tidak akan menyediakan fasilitas atau peralatan bersama.
Artinya, peserta harus menyiapkan sendiri peralatan yang dibutuhkan.
Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19.
"Kami minta peserta bawa alat tulis sendiri.
Kalau yang bersangkutan datang ke lokasi, usahakan bawa barang seperlunya saja," pinta Litani.
Lebih lanjut, Litani mengingatkan, seleksi CPNS ini tidak dipungut biaya apapun.
Apabila ada oknum yang mengaku dapat meloloskan ataupun meminta biaya seleksi, itu merupakan penipuan.
"Kemarin ada yang kena. Jadi, berhati-hati.
Semua langkah-langkah CPNS zero rupiah," tegasnya.
Kabid Adminiatrasi Kepegawaian BKPP Kota Semarang, Umar menambahkan, dari 477 yang telah mendaftar ulang, ada 429 peserta yang bakal mengikuti SKB di Udinus Semarang.
Sisanya, mengikuti selekso di BKN Pusat, Kantor Regional BKN, dan UPT BKN. (eyf)
Tribun Jateng
»»

447 Peserta CPNS di Purwakarta Bakal Ikuti SKB

24 Orang Ikut di Tiga Daerah Lain

Ada 447 peserta CPNS di Kabupaten Purwakarta yang akan mengikuti SKB. Satu peserta dilaporkan mengundurkan diri.447 Peserta CPNS di Purwakarta Bakal Ikuti SKB, 24 Orang Ikut di Tiga Daerah Lain< Ilustrasi SKB. 


Sebanyak 448 peserta yang lolos dari tes seleksi kompetensi dasar (SKD) pada CPNS formasi 2019 berhak mengikuti tes seleksi kompetensi bidang (SKB).
Namun, satu orang mengundurkan diri lantaran ikut suami dan hanya sebanyak 447 orang yang akan ikut SKB.
Kepala Bidang Pengadaan pada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Hermawan mengatakan, berdasar penjadwalannya mulai 1 Agustus hingga 7 Agustus ialah tahapan pendaftaran beserta titik lokasi tes.
"Sekarang kan sudah bebas bisa tes SKB di mana saja bisa sesuai tempat kediaman terdekat mereka," ujarnya, Senin (10/8/2020).
Hermawan mengaku sebanyak 24 orang dari 447 orang melakukan tes di luar Provinsi Jawa Barat, seperti di Medan, DKI Jakarta, dan Yogyakarta.
"Tanggal 8 Agustus sampai 10 Agustus ini para peserta sudah diperbolehkan mencetak nomor peserta," katanya.
Penyelenggaraan tes SKB di tempat terdekat peserta sudah merupakan keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi lantaran adanya kasus Covid-19.
"Tes SKB untuk Purwakarta itu dilakukan di BKN (Bandung). Tapi tanggalnya masih belum ditentukan kapan. Dalam jadwal semula kan antara 1 September hingga 12 September. Jadi, di sela-sela tanggal itu," ujarnya.
Tribun Jabar
»»

6 Peserta CPNS Kota Lampung Belum Memilih Lokasi Tes SKB

6 Peserta CPNS Kota Belum Memilih Lokasi Tes SKB

Kabid Pengadaan, Pembinaan dan Pemberhentian Pegawai BKD Kota Bandar Lampung, Eni Dhartati. Deta Citrawan

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung mencatat, sampai dengan batas waktu yang ditentukan bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk lakukan pemilihan lokasi tes sekaligus daftar ulang pada 7 Agustus lalu terdapat 6 peserta yang belum memilih lokasi tes.

Kepala BKD Kota Bandar Lampung Wakhidi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pembinaan dan Pemberhentian Pegawai Eni Dhartati mengatakan, bagi peserta yang akan mengikuti test SKB maka diharapkan dapat memilih lokasi test sesuai domisili.
"Sampai dengan data per tanggal 8 Agustus kemarin, jumlah peserta CPNS yang belum memilih lokasi test ada 6 orang, dari total jumlah peserta 560 orang," ujar Eni, Senin, 10 Agustus 2020.

Dijelaskan, terhadap yang belum memilih lokasi test SKB itu, makan peserta secara otomatis akan ditempat pada titik lokasi asal yaitu di kampus Itera. "Sesuai juknis yang dikeluarkan BKN, otomatis mereka ikut di titik lokasi asal (Itera)," kata dia.

Sebelum sampai dengan batas waktu pemilihan lokasi, lanjutnya, petugas BKD Kota Bandar Lampung menghubungi secara langsung peserta yang belum agar dapat segera membuka akun SSCN dan lakukan proses daftar ulang untuk memilih lokasi test. 

"Sudah kita (BKD) hubungi 2 hari sebelum penutupan dan kirim via email ke masing-masing juga, tapi ternyata masih ada yang belum daftar ulang dan sekarang juga sudah masuk pencetakan kartu peserta," ungkapnya. 

Sebagai informasi, jumlah peserta CPNS Kota Bandar Lampung tahun 2019 yang lolos SKD dan lanjut ke tahap SKB sebanyak 560 orang. Sedangkan kuota formasi CPNS Kota sebanyak 358 dengan rincian tenaga pendidik 231 dan tenaga kesehatan 127. 

Mengenai data peserta CPNS yang telah memilih lokasi tes antara lain :
BKN Pusat 12.
Itera 511.
Kantor Regional I BKN Yogyakarta 3.
Kantor Regional III BKN Bandung 8.
Kantor Regional IV BKN Makasar 1. 
Kantor Regional IV BKN Medan 1. 
Kantor Regional VII BKN Palembang 8.
Kantor Regional XII BKN Pekanbaru 1.
UPT BKN Batam 1.
UPT BKN Bengkulu 4.
UPT BKN Padang 1.
UPT BKN Semarang 1.
UPT BKN Serang 2.
Belum memilih lokasi test 6.

Winarko
»»